NEW
Font size
Worksheetsosce 2
Total questions: 55
Worksheet time: 28mins
Seorang pasien post operasi tampak lemas dan tekanan darah 85/55 mmHg. Dokter meminta rehidrasi segera. Cairan apa yang paling tepat diberikan?
Dextrose 5%
Ringer Laktat
Dextrose 10%
Albumin
Pasien mengeluh nyeri dan bengkak di area infus. Saat diraba terasa dingin dan infus tidak menetes. Apa diagnosis keperawatan yang tepat?
Flebitis
Infiltrasi
Hematoma
Syok
Saat mengatur infus, Anda melihat botol infus lebih rendah dari posisi tangan pasien. Apa akibat dari kondisi ini?
Infus menetes lebih cepat
Infus bocor
Infus tidak menetes
Infus berjalan normal
Pasien dengan gagal ginjal diberikan infus terlalu cepat. Apa komplikasi utama yang harus diwaspadai?
Hipoglikemia
Edema paru
Hipotensi
Syok
Saat mengganti cairan infus, Anda tanpa sengaja menyentuh spike infus. Tindakan yang benar:
Bersihkan dengan alkohol
Biarkan saja
Ganti spike
Bilas dengan NaCl
Pasien mengalami infus bengkak dan kemerahan dengan rasa panas di sekitar area. Apa kemungkinan diagnosis?
Infiltrasi
Flebitis
Syok
Hematoma
Saat pasien terpasang infus, Anda mencatat tetesan 12 tpm padahal targetnya 40 tpm. Apa tindakan awal?
Tambah cairan
Cek dan atur roller clamp
Ganti spuit
Naikkan posisi lengan
Pasien anak sulit dipasang infus. Apa teknik terbaik untuk memudahkan vena terlihat?
Kompres dingin
Rendam tangan di air dingin
Posisikan lengan lebih rendah dari jantung
Letakkan tangan di atas kepala
Saat melepas infus, pasien tiba-tiba menarik tangannya. Apa yang harus dilakukan segera?
Cabut infus sambil menekan
Ikat lengan pasien
Diamkan
Lanjutkan prosedur
Anda menemukan botol infus sudah habis dan udara masuk ke selang. Apa tindakan tepat?Ganti cairan segera
Ganti cairan segera
Lanjutkan sampai habis
Tutup jalur dan evaluasi dan spull
Tambahkan air
Pasien dengan trakeostomi tampak gelisah, napas berbunyi grok-grok, dan saturasi 88%. Apa prioritas tindakan?
Pasang NGT
Suction segera
Beri minum
Posisikan miring
Saat suction, pasien batuk hebat dan wajah memerah. Apa yang harus dilakukan?
Lanjutkan suction
Hentikan suction dan beri O2
Tambah tekanan suction
Cabut kanul
Anda hendak melakukan suction pada pasien yang tidak sadar. Tindakan sebelum suction adalah:
Beri makan
Cuci tangan dan beri O2 prasuctions
Minta pasien duduk
Siram jalan napas
Lama maksimal melakukan suction dalam satu sesi adalah:
30 detik
20 detik
15 detik
1 menit
Setelah suction, pasien tenang dan saturasi meningkat menjadi 98%. Tindakan selanjutnya?
Langsung pergi
Dokumentasikan hasil dan evaluasi
Ulangi suction
Beri minum
Pasien trakeostomi mengalami produksi sekret kental. Apa tindakan pendahuluan sebelum suction?
Beri oksigen
Lakukan nebulisasi
Beri paracetamol
Tutup kanul
Anda melakukan suction oral, namun tidak ada lendir yang keluar. Apa kemungkinan penyebabnya?
Kanul terlalu kecil
Tekanan rendah
Pasien tidak sadar
Saluran kering
Pasien anak gelisah saat suction. Apa tindakan yang tepat?
Lanjutkan cepat
Hentikan dan tenangkan dulu
Tambah tekanan
Ganti ke suction hidung
Pasien setelah stroke tampak sesak dan penuh sekret. Apa tindakan awal yang paling aman?
Panggil dokter
Posisi semifowler dan lakukan suction
Lakukan fisioterapi
Beri bronkodilator
Saat suction, Anda lupa pakai sarung tangan. Apa risiko utamanya?
Infeksi silang
Hipoksia
Syok
Keracunan
Seorang pasien dengan nyeri dada dirujuk ke UGD. Anda disuruh lakukan EKG. Apa hal penting sebelum menempelkan elektroda?
Posisikan tangan pasien di atas kepala
Bersihkan kulit dari minyak
Pasien harus puasa
Tutup dada pasien
Hasil EKG menunjukkan ST elevasi. Apa arti dari kondisi tersebut?
Fibrilasi atrium
Infark miokard akut
Hipotensi ortostatik
PVC
Saat EKG, hasil tampak tidak beraturan dan pasien tidak responsif. Apa tindakan pertama?Saat EKG, hasil tampak tidak beraturan dan pasien tidak responsif. Apa tindakan pertama?
Ulangi EKG
Lakukan BHD
Tunggu dokter
Beri O2
Gelombang P pada EKG menunjukkan:
Kontraksi ventrikel
Depolarisasi atrium
Istirahat jantung
Detak jantung normal
Pasien hipertensi mengalami palpitasi. Hasil EKG menunjukkan takikardia. Tindakan awal yang tepat:
Defibrilasi
Oksigenasi dan observasi
CPR
Lanjutkan aktivitas
Selama EKG, pasien berbicara dan banyak bergerak. Hasilnya tidak akurat. Apa penyebabnya?
Kabel EKG rusak
Infark jantung
Hiperkalemia
Artefak gerakan
Lead dada V1-V6 dipasang di:
Lengan
Perut
Dada anterior
Punggung
Fungsi gel EKG adalah:
Menempelkan kabel
Menyalurkan listrik ke kulit
Memperjelas konduksi
Mendinginkan kulit
Pasien pasang EKG, kulitnya basah oleh keringat. Tindakan terbaik?
Keringkan kulit sebelum tempel elektroda
Pasang langsung
Ganti tempat
Gunakan alkohol
EKG menunjukkan gelombang datar, tetapi pasien sadar. Kemungkinan penyebab?
Asistol
Kabel terlepas
Fibrilasi ventrikel
Infark
Pasien demam, keringat dingin, dan tampak menggigil. Anda cek suhu aksila 39,2°C. Apa tindakan awal?
Kompres hangat
Beri selimut tebal
Lakukan kompres dingin
Biarkan saja
Anda mengukur nadi pasien dan hasilnya 110x/menit. Apa interpretasinya?
Bradikardia
Normal
Takikardia
Asistol
Seorang pasien dengan hipertensi rutin dicek tekanan darah. Posisi tubuh terbaik saat pengukuran adalah:
Berdiri
Duduk dengan tangan setinggi jantung
Tidur miring
Berbaring miring ke kiri
Saat mengukur frekuensi napas, pasien sadar Anda sedang mengamati. Apa dampaknya?
Tidak berpengaruh
Napas jadi lebih cepat atau lambat
Pasien tidak bernapas
Frekuensi jadi stabil
Nadi pasien diukur selama 15 detik dan didapatkan 20 denyut. Maka, frekuensi nadinya adalah:
20x/menit
40x/menit
60x/menit
80x/menit
Anda akan melakukan injeksi IM di regio dorsogluteal. Apa risiko yang perlu dihindari?
Infeksi kulit
Cedera saraf ischiadicus
Kontraktur otot
Kekurangan cairan
Seorang pasien dengan DM membutuhkan injeksi insulin. Lokasi injeksi subkutan terbaik adalah:
Paha lateral
Lengan atas bagian dalam
Dorsogluteal
Leher
Injeksi ID dilakukan untuk:
Imunisasi BCG atau uji tuberkulin
Pemberian insulin
Terapi vitamin
Transfusi
Anda salah memasukkan dosis obat injeksi. Apa yang harus dilakukan?
Catat dan diamkan
Lapor ke atasan dan observasi pasien
Segera suntik ulang
lapor ke febri
Pasien wanita kesulitan BAK selama 12 jam. Apa tindakan keperawatan yang tepat?
beri minum
lakukan kompresd hangat di perut
pasang kateter urin
membuat pasien tertawa terbahak bahak
Saat memasang kateter urin, Anda melihat urin mengalir ke tabung. Apa tindakan selanjutnya?
segera tarik
diamkan
kembangkan balon kateter
bilas tabung
Setelah pemasangan kateter urin, pasien mengeluh nyeri. Apa yang perlu dievaluasi?
posisi pasien
ukuran balon
lubrikasi dan teknik pemasangan
warna kulit
Pasien dengan kateter urin menunjukkan urin keruh dan berbau. Tindakan awal?
laporkan ke febri
lanjutkan pemantauan
laporkan ke dokter, evaluasi infeksi
hentikan semua cairan
Seorang pasien stroke diberikan makan lewat NGT. Apa yang harus dilakukan sebelum pemberian makan?
Periksa sisa volume lambung
Luruskan kaki
ganti spuit
beri vitamin
Posisi pasien saat pemberian makanan lewat NGT adalah:
supine
semi fowler
miring kiri
telungkap
Anda curiga NGT masuk ke saluran napas. Apa yang Anda lakukan?
Lanjutkan pemberian makanan
Dorong cepat agar masuk lambung
Cek posisi dengan auskultasi dan X-ray
Cabut dan pasang ulang
Pasien dengan luka insisi mengalami nanah dan bau tidak sedap. Tindakan pertama Anda adalah:
Tutup luka lebih rapat
Bersihkan luka dengan teknik steril
Kompres hangat
oleskan lotion
Setelah wound care, Anda membuang perban bekas ke tempat sampah biasa. Apa risiko utamanya?
terpeleset
infeksi
luka bakar
luka santet
Anda menemukan pasien tidak responsif dan tidak bernapas. Apa langkah pertama?
Lakukan kompresi dada
Periksa respons dan napas
Panggil dokter dan febri
pasang infus
Pasien mengalami kesulitan bernapas dan saturasi oksigen 85%. Apa tindakan pertama yang harus dilakukan?
Hubungi dokter
Posisikan pasien duduk
Berikan oksigen tambahan
Periksa denyut nadi
Anda menemukan pasien dengan luka bakar derajat dua. Apa langkah pertama dalam perawatan luka tersebut?
Tutup dengan perban
Oleskan salep antibiotik
Bersihkan dengan air mengalir
Berikan analgesik
Pasien dengan diabetes mengalami hipoglikemia. Apa gejala awal yang mungkin muncul?
Keringat berlebih dan tremor
Penglihatan kabur
Nyeri dada
Kesulitan berbicara
Pasien mengalami nyeri dada dan berkeringat. Apa tindakan pertama yang harus dilakukan?
Periksa denyut nadi
Berikan aspirin
Hubungi dokter
Posisikan pasien dalam posisi nyaman
Pasien dengan luka bakar menunjukkan kemerahan dan bengkak. Tindakan awal yang tepat adalah:
Oleskan salep antibiotik
Basuh dengan air dingin
Tutup luka dengan perban
Biarkan terbuka
Pasien mengalami pusing dan mual setelah pemberian obat. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
Biarkan pasien beristirahat
Berikan obat anti-mual
Catat gejala dan laporkan
Berikan air putih
