Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz 11 BPN Agustus 2025

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Wanita berusia 50 tahun, menjalani oeprasi pembedahan mata trabekulotomi. Pada saat operator melakukan traksi pada otot bola mata, nadi pasien turun menajdi 40x/menit. Saraf eferen yang terlibat pada kondisi tersebut adalah

a)

N. trigeminus V 3

b)

N. trigeminus V 1

c)

N. vagus

d)

N. trigeminus V2

e)

Facialis

2.

Seorang Wanita 36 tahun, TB 151 cm, BB 80 kg, menjalani operasi simple mastektomi, pasca bedah pasien mengeluh sakit kepala, tampak kuning, TD 110/70 mmHg, N: 105X/menit, RR 20x/menit, Suhu 37,3 C. Dari pemeriksaan laborat didapatkan SGOT 200 U/L, SGPT 200 U/L, Bilirubin total 3 mg%. Sebelum operasi tidak didapatkan tanda-tanda seperti ini. Komplikasi pada pasien tersebut sangat jarang terjadi dan diduga diakibatkan oleh penggunaan obat inhalasi tertentu, dimakan terjadi gangguan pada kasus tersebut

a)

Intravascular hemolytic

b)

Prehepatic

c)

Post hepatic

d)

Bile duct

e)

Hepatic

3.

Seorang residen anestesi melakukan kesalahan dalam mempersiapkan larutan lidocaine 1% untuk memfasilitasi tindakan intubasi.Larutan obat tersebut tidak sempat diberikan kepada pasien karena kesalahan tersebut diketahui oleh Spesialis Anestesi pembimbingnya. Apakah insiden keselamatan pasien yang terjadi pada kasus ini?

a)

Kejadian Potensial Cedera (KPC)

b)

Kejadian Nyaris Cedera (KNC)

c)

Kejadian Tidak Cedera (KTC)

d)

Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)

e)

Kejadian Sentinel

4.

Wanita didiagnosa severe Preeklampsia dan dilakukan pembedahan section caesarea, pasca bedah mengalami penyulit HELLP syndrome. Yang tidak termasuk gejala HELLP syndrome adalah

a)

Proteinuria

b)

Trombositopenia

c)

Hemolisis

d)

Liver enzim meningkat

e)

Hipotensi

5.

Seorang laki-laki dengan diagnosa OMSK direncanakan akan dilakukan operasi timpanoplasti. Dari evaluasi preoperatif didapatkan pasien dengan status fisik ASA 1. Pasien dilakukan anestesi umum kemudian diberikan gas inhalasi rumatan dengan sevoflurane 2 vol% dan O2:N2O = 50%:50%. Pernyataan mana yang benar mengenai penggunaan nitrous oxide?

a)

Nitrous oxide merupakan kontraindikasi pada operasi telinga.

b)

Nitrous oxide lebih lambat berdifusi ke dalam rongga yang berisi udara dibanding nitrogen.

c)

Nitrous oxide dapat menyebabkan ruptur membran timpani apabila pasien mengalami obstruksi tuba eustachius.

d)

Nitrogen lebih mudah larut dalam darah dibanding nitrous oxide.

e)

Nitrous oxide tidak diabsorbsi ke dalam darah.

6.

Laki-laki 25 tahun kecelakaan motor 2 jam sebelum masuk ke unit gawat darurat. pasien datang dengan keadaan tidak sadar dan terdapat luka di daerah kepala dan bengkak di paha kanan. Dari hasil pemeriksaan didapatkan pasien curiga trauma kepala berat dan fraktur tertutup femur kanan. USG fast dilakukan hasilnya negative. Setelah dilakukan resusitasi cairan dengan kristaloid pada pasien ini, hasil pemeriksaan didapatkan tekanan darah 80/40 mmhg, frekuensi nadi 40 bpm, suhu 36,5 C, frekuensi nafas 40 x. menit. Gangguan pernafasan pada pasien dicuriga terjadi karena?

a)

Pasien memiliki riwayat chronic obstructive pulmonary disease

b)

Gangguan pada fungsi nervus phrenicus

c)

Cedera pada medulla spinalis cervikalis diatas C2

d)

Hipoksia akibat perdarahan akibat kerusakan a. femoralis

e)

Penurunan tekanan parsial carbon dioksida

7.

Seorang laki-laki, usia 40 tahun dengan diagnosa tumor fossa posterior. Dari pemeriksaan fisik didapatkan dengan status fisik ASA 3 dengan peningkatan tekanan intrakranial kronis. Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal dengan faal haemostasis dalam batas normal. Tanda dari kegawatan emboli udara vena pada pasien yang menjalani operasi kraniotomi di fosa posterior adalah

a)

Penurunan PaCO2

b)

Hipotermia

c)

Krepitasi di daerah thoracal

d)

hipertensi

e)

penurunan etCO2

8.

Seorang pasien wanita usia 65 tahun datang untuk menjalani operasi besar di rumah sakit. Sebagai bagian dari manajemen anestesi, penting untuk mengetahui kebutuhan cairan pasien. Anda bertugas untuk menilai dan mengelola terapi cairan untuk pasien ini selama periode intraoperasi. Pernyataan yang tepat mengenai terapi cairan pengganti intraoperatif:

a)

Pada semua prosedur, cairan kristaloid normal saline (NaCl 0,9%) dipilih sebagai cairan rumatan

b)

Transfusi 1 labu PRC dapat meningkatkan sebanyak Hb 3 gr/dL dan hematokrit 10%

c)

Pasien dengan hematokrit normal sebaiknya mulai diberikan transfusi jika perdarahan >8-9% dari total volume darah

d)

Pada trauma masif, cairan kristaloid pengganti diberikan dengan rasio 1:2 dengan jumlah perdarahan

e)

Pada konsentrasi Hb <7 gr/dL, curah jantung meningkat untuk mempertahankan transportasi oksigen dalam tubuh

9.

Nyeri yang terjadi pada daerah yang kurang sensasi adalah ?

a)

Hyperalgesia

b)

Paresthesia

c)

Allodynia

d)

Hyperpatia

e)

Anesthesia dolorosa

10.

Yang bukan termasuk fisiologis transmisi nyeri akut nosiseptif adalah

a)

Serabut saraf nyeri dan kepala antara lain dibawa oleh N.trigeminus dan facialis

b)

Second order neuron terhubung (synaps) dengan third order neuron di thalamus

c)

Transmisi cepat dari rangsang nyeri akut nociceptive dihantarkan oleh serabut A delta

d)

Jalur nyeri di medulla spinalis melalui tractus spinothalamicus ventralis

e)

Descending tract bersifat modulasi transmisi nyeri akut nociceptive

11.

Seorang laki laki 30 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien datang ke Unit Gawat Darurat dengan syok hemoragik grade 4. Dilakukan resusitasi cairan dan penghentian perdarahan. Manakah statement berikut yang bisa meningkatkan delivery oksigen dari pasien tersebut dengan cara menurunkan demand oksigen?

a)

pemberian inotropik

b)

Pemberian cairan apabila preload masih kurang

c)

Pemberian analgetik

d)

Pemberian oksigen 100%

e)

pemberian vasopressor

12.

Seorang pasien usia 55 tahun dengan riwayat diabetes tipe 2 menjalani operasi elektif untuk pengangkatan kantung empedu. Pada saat operasi, pasien mengalami komplikasi pembedahan sehingga pasien mengalami perdarahan sebanyak 1.800 cc. Pasien diputuskan untuk diberikan transfusi darah. Pernyataan yang tepat mengenai transfusi darah adalah:

a)

Reaksi transfusi terberat dapat dicegah dengan uji indirect Coomb test

b)

Tujuan dari abbreviated crossmatch yang dilakukan dalam 5 menit adalah untuk mengkonfirmasi kompatibilitas Rhesus

c)

Pada pasien dengan trauma, protokol transfusi masif dilakukan dengan pemberian transfusi whole blood : fresh frozen plasma : trombosit dengan rasio 1:1:1

d)

Transfusi trombosit profilaksis diindikasikan pada pasien dengan trombosit <50.000 x 109/L

e)

Fresh frozen plasma tidak perlu dihangatkan hingga 37oC sebelum diberikan untuk transfusi

13.

Wanita, usia 36 tahun dengan G3P2A0 hamil 41 minggu direncanakan terminasi kehamilan dengan section cesarean. Pasien dengan preeklampsia berat, tekanan darah 180/110 mmhg. Nadi 65 bpm dengan terapi nifedipine 4x10 mg. diantara pertimbangan tatalaksana perioperative yang benar pada pasien ini adalah

a)

Teknik anesthesia umum adalah pilihan utama

b)

HELLP syndrome merupakan kontraindikasi untuk anestesi regional

c)

Loading magnesium sulfat 4gr/iv, untuk tercapai kadar terapeutik 1-1 mEq/L → kadar terapeutik 4-6 mEq/L

d)

Anesthesia epidural mengganggu perfusi uteroplacental

e)

Rehidrasi cairan dengan RL 10-15 ml/kgbb/jam

14.

Yang bukan merupakan Intervensi Pascaoperatif pada pencegahan delirium adalah :

a)

Memberikan alat bantu dengar

b)

Mengeliminasi obat yang tidak di perlukan

c)

Menghindari obat-obatan kognitif aktif

d)

Melepas kateter urin segera

e)

Protokol pengawasan komplikasi perioperatif

15.

Manakah dari hormone dibawah ini yang akan menurun pada saat terjadinya stress akibat nyeri?

a)

Cortisol

b)

Cathecolamin

c)

Adrenalin

d)

Testosteron

e)

Glucagon

16.

Seorang anak usia 3 tahun dengan berat badan 18 kg datang untuk menjalani

operasi pembedahan darurat laparotomi eksplorasi untuk kecurigaan ileus obstruktif di

rumah sakit tempat anda bekerja. Sebagai bagian dari manajemen anestesi, penting

untuk mengetahui kebutuhan cairan yang akan diberikan pada pasien. Anda bertugas

untuk menilai dan mengelola terapi cairan untuk pasien ini selama periode intraoperasi.

Berapakah estimated blood volume pada pasien tersebut:

a)

1280 mL

b)

1440 mL

c)

1680 mL

d)

1350 mL

e)

1170 mL

17.

Laki-laki 50 tahun dengan diagnose meningioma, dari pemeriksaan fisik didapatkan

status fisik ASA 3 dengan peningkatan TIK kronis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan

TD 150/90 mmHg, N 60x/menit, RR, 20x/I, suhu 37 C. pemeriksaan laboratorium dalam

batas normal dengan faal haemostasis dalam batas normal. Direncanakan dilakukan

kraniotomi trepanasi. Hal yang tidak mempenagruhi tekanan intra kranial adalah

a)

Massa otak

b)

Aliran darah vena

c)

Cairan limfe

d)

Cairan serebro spinal

e)

Aliran darah ke serebral

18.

Seorang laki-laki 25 tahun, datang dibawa ke Ruang Resusitasi Instalasi Gawat

Darurat dengan riwayat kecelakaan lalu lintas 30 menit sebelum masuk rumah sakit.

Pasien dengan penurunan kesadaran dan didapatkan jejas pada clavicula kanan danluka terbuka pada kepala bagian temporal kanan. Tekanan darah 80/30 mmHg dan laju nadi 130x permenit. Akral dingin dan pucat. Jika pasien direncakan resusitasi dengan cairan dan diperlukan komponen darah. Berapakah perbandingan komponen darah

yang diberikan pada pasien:

a)

1 PRC : 2 FFP : 3 Trombocyte Concentrate

b)

2 PRC : 1 FFP : 1 Trombocyte Concentrate

c)

1 PRC : 1 FFP : 1 Trombocyte Concentrate

d)

2 PRC : 1 FFP : 2 Trombocyte Concentrate

e)

3 PRC : 2 FFP

19.

Otak sangat sensitif terhadap iskemia karena otak sangat membutuhkan oksigen dan

sangat tergantung pada metabolism glukosa secara aerob. Cedera otak iskemik biasanya

diklasifikasikan atas fokal (inkomplit) iskemia atao global (komplit) iskemia dimana

kondisi ini akan menyebakan kerusakan otak secara permanen. Strategi proteksi otak

untuk mencegah terjadinya iskemik/cedera otak:

a)

Memperbaiki aliran darah otak dengan menggunakan barbiturat.

b)

Memperbaiki aliran darah otak dengan cara menurunkan tekanan perfusi otak.

c)

Memperbaiki aliran darah otak dengan menggunakan nimodipine.

d)

Memperbaiki aliran darah otak dengan cara meningkatkan tekanan perfusi otak.

e)

Memperbaiki aliran darah otak dengan cara mengoptimalkan tekanan perfusi otak.

20.

Seorang laki-laki berusia 64 tahun dengan diagnose tumor paru kiri, akan menjalani

prosedur bronkoskopi.Dari pemeriksaan fisik didapatkan status fisik ASA 3 dengan

komorbid geriatric dan riwayat hipertensi,TD 140/70 mmhg,Nadi 64x/I, teraba kuat

dan teratur pada nadi radialis.Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal,Faal

hemostasis dalam batas normal. Selama bronkoskopi dilakukan, Tekanan darah pasien

berfluktuasi sesuai dengan stimulasi yang terjadi selama prosedur.Manakah yang bukan

merupakan pilihan obat atau tindakan untuk menjaga stabilitas hemodinamik selama

procedure endoskopi laring ?

a)

Melakukan blok n.glossopharyngeal

b)

Memberikan remifentanil ketika stimulasi meningkat

c)

Memberikan vasopressor ketika tekanan darah turun

d)

Memberikan esmolol ketika tekanan darah naik

e)

Memberikan propofol ketika tekanan darah naik

21.

Seorang Spesialis Anestesi bertugas di Kota A dan telah memiliki 3 Surat Ijin Praktik

yang masih berlaku di kota tersebut.Sebuah Rumah Sakit di Kabupaten B yang masihdalam satu provinsi dengan Kota A, yang jaraknya kira kira 10 km dari Kota A, meminta bantuan kepada Spesialis Anestesi tersebut untuk memberikan pelayanan Anestesi di RS Kabupaten B, karena belum adanya tenaga Spesilasis Anestesi di Kabupaten B.

Berdasarkan Permenkes 2052 tahun 2011 tentang ijin praktik dan pelaksanaan praktik

kedokteran , apakah yang diperlukan oleh Spesialis Anestesi tersebut ?

a)

Surat Ijin Praktik oleh Dinas Kesehatan Kota A

b)

Surat Ijin Praktik oleh Dinas Kesehatan Kabupaten B

c)

Surat Ijin Praktik oleh Dinas Kesehatan Provinsi

d)

Surat Tugas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten A

e)

Surat Tugas oleh Dinas Kesehatan Provinsi

22.

Seorang remaja laki-laki membawa temannya yang mengalami patah tulang pada

lengan akibat kecelakaan olahraga. Pasien dikonsultasikan untuk tindakan ORIF dan

pemasangan wire cito. Hasil pemeriksaan penunjang sebelum operasi didapatkan Hb

12,2 gr/dL, Hct 39,1%, Leukosit 10.600/µL, Trombosit 435.000/µL. Total perdarahan

selama operasi adalah 2.000 cc. Selama operasi, pasien diberikan cairan kristaloid,

koloid, dan produk darah. Pernyataan yang tepat mengenai pemberian cairan koloid

adalah:

a)

Waktu paruh cairan koloid di intravaskuler adalah 2-3 jam.

b)

Cairan koloid diberikan bersama dengan cairan kristaloid apabila terapi cairan yang dibutuhkan lebih dari 3-4 L sebelum transfusi dilakukan

c)

Pelarut cairan koloid adalah ringer laktat

d)

Dextran dapat digunakan sebagai ekspansi volume dan meningkatkan risiko pengentalan darah serta agregrasi sel darah merah.

e)

Koloid yang merupakan produk turunan dari darah meliputi gelatin dan dextrose starch.

23.

asien laki-laki 48 tahun dirawat di ICU setelah dilakukan operasi koreksi scoliosis

selama 12 jam. Intraoperatif terdapat perdarahan massif dan pasien mendapatkan

transfusi 5 unit PRC, 3 unit FFP dan 3 unit TC. Saat di ICU, pasien dicurigai TRALI

(transfusion related acute lung injury). Temuan apakah yang tidak sesuai dengan

diagnosis TRALI?

a)

Durasi gejala 48-96 jam

b)

Biasanya terjadi 12 jam pascatransfusi

c)

Gradien oksigen Alveolar to arterial (A-a) 25 mmHg

d)

Infiltrat pulmonal bilateral

e)

Hypoxemia

24.

Termasuk non catecholamine sintetik kerja tak langsung adalah

a)

Dopamin

b)

Ephedrin

c)

Isoproterenol

d)

Phenylephrine

e)

Dobutamine

25.

Wanita usia 76 tahun menajalani operasi THR. Operasi berjalan lancar selama 4 jam

dengan anestesi regional (anestesi kombinasi spinal-epidural) dan sedasi propofol.

Pasca operasi pasien dipindah keruang pulih. Pasien dipindah keruangan setelah skor

Aldrete l;ebih dari 9. Kesekoan harinya, anda di telp oleh perawat ruangan karena pasien

tidak mengenali anaknya dan mencari istrinya yang sudah meninggal 20 tahun yang lalu.

Pernyataan yang benar tentang diagnosis pasien ini adalah

a)

Delirium pasca operasi yang disebabkan gangguan kognitif praoperasi, tapi tidak berhubungan dengan derajat fraility pra operasi.

b)

Delirium pasca operasi yang berhubungan dengan operasi panggul yang dijalaninya

c)

Delirium pasca operasi yang berhubungan dengan ansietas praoperasi, dan dapat diatasi dengan pemberian benzodiazepine

d)

Post operative cognitive dysfunction yang disebabkan Tindakan anestesia

e)

Penyakit Parkinson

26.

Seorang residen anestesi tidak melakukan persiapan alat yang lengkap dalam

tindakan intubasi, walaupun tindakan intubasi tersebut berhasil dilakukan. Apakah

insiden keselamatan pasien yang terjadi pada kasus ini?

a)

Kejadian Potensial Cedera (KPC)

b)

Kejadian Nyaris Cedera (KNC)

c)

Kejadian Tidak Cedera (KTC)

d)

Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)

e)

Kejadian Sentinel

27.

Seorang wanita berusia 86 tahun mengalami patah tulang pinggul kanan dan menjalani operasi penggantian seluruh sendi pinggul kanan. Setelah operasi, pasien mengalami delirium dan disorientasi pasca operasi. Dia mengeluh melihat kerabat yang telah meninggal, mengunjungi kamarnya. Yang tidak dianggap sebagai factor resiko untuk komplikasi post operatif yang dialami pasien tersebut adalah

a)

Gangguan tidur

b)

Jenis kelamin wanita

c)

Nyeri

d)

Hipotensi perioperative

e)

Tipe operasi ortopedi patah tulang panggul

28.

Seorang perempuan hamil dengan status fisik ASA 2 akan menjalani prosedur bedah Caesar elektif dan direncanakan untuk dilakukan anestesi blok subaraknoid. Pilihan jenis tindakan anestesi tersebut disesuaikan dengan evidence based practice. Apakah prinsip dasar etika medis yang dianut pada kasus ini?

a)

Beneficience

b)

Non-maleficience

c)

Respect for autonomy

d)

Justice

e)

Least harm

29.

Pria 59 tahun telah menjalani pembedahan pemasangan prosthesis akibat fraktur collum femur kanan. Riwayat penyakit: pasien menderita cirrhosis hepatis akibat konsumsi alkohol kronis. Selama pembedahan terjadi perdarahan sebanyak 1200 ml, pasien mendapat kristaloid 1000 ml dan PRC 2 unit. Pascabedah dini prothrombin time 10 detlk diatas nilai kontrol, trombosit 146.000/cmm, hemoglobin 9 g/dL. Kateter luka operasi tertampung 500 ml darah. Terapl yang sesuai untuk kondisi terakhir ini adalah:

a)

Platelet concentrate

b)

Packed red blood cells

c)

Cryoprecipitate

d)

Vitamin K

e)

Fresh frozen plasma

30.

Chemoreseptor di carotid body mendeteksi perubahan komposisi darah yang akan merangsang pusat nafas di medulla. Rangsangan terbesar terhadap chemoreseptor carotid body disebabkan oleh perubahan

a)

Oxygen content

b)

PH darah

c)

Partial pressure CO2

d)

Partial pressure oksigen

e)

Saturasi oksigen di hemoglobin

31.

Manakah dari kondisi di bawah ini yang merupakan kontraindikasi absolut untuk menjalani transplantasi hepar?

a)

High viral load HIV

b)

Severe cardiomyopati

c)

Severe pulmonary hypertension

d)

Severe obesity

e)

Metastasis malignancy

32.

Seorang laki-laki dengan diagnosa OMSK direncanakan akan dilakukan operasi timpanoplasti. Dari evaluasi preoperatif didapatkan pasien dengan status fisik ASA 1. Pasien dilakukan anestesi umum kemudian diberikan gas inhalasi rumatan dengan sevoflurane 2 vol% dan O2:N2O = 50%:50%. Pada saat dokter bedah melakukan pemasangan graft membran timpani, apakah yang anda akan lakukan terkait dengan pemberian nitrous oxide?

a)

Menghentikan nitrous oxide 15 menit setelah pemasangan graft.

b)

Nitrous oxide dihentikan saat graft mulai dipasang

c)

Nitrous oxide tetap diberikan selama dan setelah pemasangan graft.

d)

Menghentikan pemberian nitrous oxide minimal 15 menit sebelum pemasangan graft.

e)

Nitrous oxide dihentikan sesaat sebelum dilakukan pemasangan graft kemudian dapat digunakan kembali setelah graft terpasang

33.

Functional residual capacity dapat diukur dengan Teknik wash out nitrogen atau wash out helium atau dengan cara body plethysmography. Faktor-faktor yang dapat merubah functional residual capacity adalah:

a)

Sex

b)

Body habitus/posture

c)

Diaphragmatic tone

d)

Lung disease

e)

Semua jawaban benar

34.

Seorang Residen Anestesi menemukan alat suntik kosong bekas fentanyl di kamar jaga. Teman jaga Residen Anestesi tersebut sudah lama dicurigai menggunakan fentanyl karena akhir-akhir ini berperilaku aneh. Apakah isu etika pada kasus ini sehubungan dengan yang harus dilakukan oleh Residen Anestesi tersebut?

a)

Commitment and willingness to help colleagues

b)

Professional responsibilities

c)

Respect the colleagues

d)

Ethical misconduct

e)

Recognition of limitations

35.

Seorang laki-laki usia 37 tahun direncanakan untuk operasi liang telinga, dari pemeriksaan fisik didapatkan dengan status fisik ASA 1. Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal. Setelah dilakukan anestesi umum, dilakukan sayatan pada lapangan operasi. Darah akibat manipulasi operasi dapat menganggu lapangan operasi. Teknik apa yang dapat dilakukan pada pasien tersebut?

a)

Elevasi kepala 15o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:50.000 – 1: 200.000)

b)

Elevasi kepala 15o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:25.000 – 1: 100.000)

c)

Elevasi kepala 30o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:50.000 – 1: 200.000)

d)

Elevasi kepala 0o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:50.000 – 1: 200.000)

e)

Elevasi kepala 30o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:25.000 – 1: 100.000)

36.

Pria 46 tahun, didiagnosa tromboemboli tungkai kanan, direncanakan pembedahan darurat embolektomi dan graft vascular. Penyakit penyerta end stage renal disease yang memerlukan dialysis 2-3 kali seminggu. Pemeriksaan penunjang : EKG PR interval memanjang dan Tall T, Natrium 138 mmol/L, Kalium 7,2 mmol/L, Terapi yang tepat untuk mengatasi hiperkalemia pada kasus ini adalah

a)

Furosemide 20 mg IV

b)

kalsium chlorida 10% 3-5 ml IV

c)

Salbutamol 250 mcg IV

d)

Insulin 50 Iu dalam waktu 1 jam IV

e)

Sodium bicarbonat 50 mmol dalam waktu 30 menit IV

37.

Sistem sirkulasi terdiri dari jantung, pembuluh darah dan darah. Fungsi sistem sirkulasi adalah untuk mensuplai oksigen dan nutrient ke jaringan dan membawa sisa hasil metabolisme untuk dibuang. Sebagian besar agen volatile anestesi bersifat vasodilator coroner, dengan efek yang bervariasi terhadap aliran darah coroner yaitu karena efek vasodilatasi secara langsung, menurunkan kebutuhan metabolic miokardium dan efeknya terhadap tekanan darah arteri. Pernyataan di bawah yang paling tepat tentang efek agen volatile anestesi terhadap aliran darah coroner adalah:

a)

Halothane dan isoflurane keduanya mempengaruhi pembuluh darah coroner yang kecil.

b)

Halothane dan isoflurane keduanya mempengaruhi pembuluh darah coroner yang besar.

c)

Halothane dan isoflurane memberikan efek yang paling besar terhadap aliran darah coroner.

d)

Halothane dan isoflurane tidak memberikan efek terhadap aliran darah coroner.

e)

Halothane dan isoflurane memberikan efek yang paling kecil terhadap aliran darah coroner.

38.

Seorang pasien laki-laki ASA 1 berumur 55 tahun dilakukan anestesi umum untuk

prosedur scleral buckle dan vitrectomy pada mata sebelah kiri. Keadaan pasien stabil

dengan tanda vital dalam batas normal. Sewaktu operator Anesthesia umum ETT

dengan kombinasi epidural analgesia bupivacaine terlihat di monitor laju nadi menurun

dari 72 kali per menit menjadi 40 kali per menit. Apakah langkah pertama yang perlu

dilakukan ?

a)

Memberikan sulfas atropine 0,5 milligram intravena

b)

Meningkatkan fraksi oksigen menjadi 100 %

c)

Memberikan ephedrine 5 milligram intravena

d)

Memberikan propofol untuk lebih mendalamkan anestesi pasien

e)

Memberitahu operator untuk menghentikan sementara

39.

Pria 56 tahun dating ke klinik nyeri dengan keluhan nyeri, rasa tidak nyaman, dan

kesemutan di panat kanan sampai tungkai kanan. Pasien didiganosa sindroma priformis

akibat penjepitan saraf

a)

Obturator

b)

Ingunalis

c)

Femoralis

d)

Sciatic

e)

Saphenous

40.

Salah satu pertimbangan dalam ambulatory anesthesia adalah pencegahan kondisi mual muntah pasca operasi. Obat pencegahan PONV yang terbukti efektif khususnya pada kondisi pembedahan rawat jalan adalah:

a)

Ondansetron 4 – 8 mg IV intraoperatif

b)

Ranitidine 50 mg IV pascaoperasi

c)

Tidak ada jawaban yang benar

d)

Dexametason 10 mg IV dalam 2-5 menit sebelum induksi

e)

Ondansetron 4 – 8 mg IV dalam 2-5 menit sebelum induksi

41.

Sistem sirkulasi terdiri dari jantung, pembuluh darah dan darah. Fungsi sistem

sirkulasi adalah untuk mensuplai oksigen dan nutrient ke jaringan dan membawa sisa

hasil metabolisme untuk dibuang. Aliran darah coroner normalnya seiring dengan

kebutuhan metabolik miokard. Dimana aliran darah rata-rata pada laki-laki dewasa

adalah 250 mL/mnt saat istirahat. Miokardium mengatur sendiri laju aliran darahnya

dengan rentang tekanan perfusi antara 50-120 mmHg. Diluar rentang ini, aliran darah

akan bersifat pressure dependent. Faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan

oksigen supply dan demand miokard adalah :

a)

Heart rate

b)

Coronary perfusion pressure

c)

Basal metabolic equipment

d)

Coronary artery disease

e)

Coronary vessel lumen

42.

Anestesi lumbal epidural dengan xylocaine 2% dilakukan pada seorang pasien untuk

hysterectomy vaginal. 3 jam pasca bedah pasien mengalami gangguan motoric berat

karena hematoma epidural dilokasi suntikan, yang ditegakkan dengan MRI. Untuk hasilyang terbaik dari kembalinya fungsi motoric, maka pembedahan harus dilakukan dalam

waktu

a)

12-18 jam

b)

4-8 jam

c)

1-4 jam

d)

18-24 jam

e)

8-12 jam

43.

Dari pernyataan berikut yang tidak benar mengenai perubahan fisiologi pada geriatri adalah . . .

a)

Penurunan respon hipekapnia dan hipoksia

b)

Penurunan massa renal

c)

Penurunan fungsi tubuler

d)

Penurunan respon renin-angiotensin-aldosteron

e)

Penurunan volume residual paru

44.

Pada kunjungan preoperatif , seorang residen anestesi mendapatkan prediksi masalah dalam penanganan jalan napas.Sesuai dengan surgical safety checklist, maka masalah pada pasien ini haruslah ditandai pada fase apa?

a)

Briefing

b)

Time out

c)

Before incision

d)

Sign in

e)

Sign out

45.

Wanita 42 tahun dirawat di ICU karena subarachnoid hemorrhage.Terapi yang dianjurkan untuk mencegah deficit neurologic iskemik karena vasospasme cerebral akibat subarachnoid hemorrhage adalah

a)

Amlodipine

b)

Nimodipine

c)

Nicardipine

d)

Verapamil

e)

Nifedipine

46.

Seorang Laki-laki usia 76 tahun dengan keluhan suara serak sejak 5 tahun yang lalu,

dysfagia dan berat badan turun drastis di diagnosa CA Laryng Stadium 3.b direncanakan

akan dilakukan tindakan Laryngectomy Total. Dari pemeriksaan fisik ASA 2 Karena

PPOK. Pemeriksaan Laboratorium dalam batas normal dengan faal haemostatis dalam

batas normal. Hasil tes Biopsi pada laring : menunjukan Karsinoma sel adenokarsinoma,

yang pada beberapa tempat menunjukan gambaran inti besar ireguler dengan polarisasi

sel. Pemeriksaan laringoskopi direk (Glotis : didapatkan masa kemerahan berdungkul

dan rapuh, mudah berdarah dan menutupi 75%). Kondisi medis umum yang

berhubungan dengan pasien diatas adalah, kecuali ?

a)

Coronary artery disease

b)

Hipertensi

c)

Obesitas

d)

Penyalahgunaan Alkohol

e)

Diabetes

47.

Seorang wanita berusia 50 tahun akan menjalani prosedur pembedahan akibat

glaucoma. Pasien memiliki riwayat terapi dengan obat antiglaucoma. Pasien diintubasi

dengan menggunakan obat pelumpuh otot suksinil kolin. Pada monitoring

intraoperative didapatkan pemanjangan efek durasi dari suksinil kolin. Obat tetes mata

yang digunakan pasien adalah

a)

Cyclopentate

b)

Scopolamine

c)

Acetazolamide

d)

Timolol

e)

Echotiophate

48.

Seorang laki-laki usia 32 tahun dibawa ke IGD oleh ambulans dengan fraktur femurkanan terbuka akibat kecelakaan lalu lintas. Pada survey primer didapatkan kulit tampak pucat, akral dingin, tekanan darah 80/65 mmHg, nadi 112 kali per menit, nadi teraba lemah, dan saturasi O2 97% dengan pemberian oksigen sungkup 10 liter per menit. Tampak jejas di abdomen kiri atas, sehingga dicurigai adanya internal bleeding. Setelah resusitasi dan stabilisasi pasien dibawa ke kamar operasi. Durante operasi ditemukan laserasi omentum, trauma lien dan fraktur femur yang dilakukan Laparotomi eksplorasi dan ORIF plate-screw. Paska operasi pasien dibawa ke ruang pemulihan. Jumlah perdarahan kurang lebih 2000 cc, dengan pemberian kristaloid 3000 cc, koloid 500 cc. Post operasi hasil pemeriksaan laboratorium adalah Hb 6,2 gr% Ht 18,5% dan diputuskan pemberian darah PRC. Pada saat pasien diberikan darah PRC, pasien tampak sesak, dan menjadi gelisah. Pasien diberikan adrenalin dan hidrokortison, kemudian keluhan sesak berkurang. Setelah ditelusuri pasien memiliki riwayat alergi yang didugaberhubungan dengan defisiens IgA. Pada kasus anafilaksis pasien defisiensi IgA ,pemberian transfusi dianjurkan:

a)

CMV negative packed

b)

Leukoreduced packed red cell

c)

Washed packed red cell

d)

Cross-matched ulang segera untuk mengganti PRC sebelumnya

e)

Stop transfusi, berikan manitol dan furosemide

49.

Seorang laki laki umur 55 tahun post KLL (kecelakaan lalu lintas), datang ke RS dengan penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan pasien tampak jejas di dada dan perut, dengantensi 70/40 mmHg dan nadi 160 kali/menit. Tatalaksana awal dilakukan dengan survey primer dan pemberian Kristaloid 1000 cc. Pada evaluasi kemudian didapati kesadaran membaik, TD menjadi 100/40 mmHg. laju nadi 120 kali/menit, sehingga diputuskandiberikan koloid 500 cc dan 500 cc PRC. Dari evaluasi selanjutnya, klinis stabil, tekanan darah 120/90 mmHg, laju nadi 89 x/menit dan Hb 6 gr persen Het 28persen. Pernyataan di bawah ini yang benar tentang transfusi adalah

a)

Trombosit yang ditransfusikan dapat bertahan di dalam darah sampai 14 hari pasca transfusi

b)

Salah satu indikasi transfusi FFP adalah jika ada kelainan pembekuan karenakerusakan ginjal

c)

Transfusi trombosit apheresis akan menaikkan kadar trombosit 5000-10,000 10^9/L tiap unitnya

d)

Transfusi darah 2-3 unit labu darah intraoperatif tidak perlu dihangatkan 37°C

e)

Tubing set transfusi harus memiliki filter 170 mikrometer untuk memfiter clot dandebris

50.

Pria 63 tahun mengalami penyulit bronchopleural fistulae pasca bedah pneumonectomy. Pasien diberi ventilasi mekanik di ICU namun volume tidal tidak pernah bisa mencapai nilaiyang seharusnya karena besarnya kebocoran melalul fistulae 2.5 liter/menit. Cara apakah yang cukup efektif agar tercapal ventilasi yang adekuat?

a)

Menggunakan high frequency jet ventilation

b)

Menaikkan flow rate sebesar 2.5 liter/menit

c)

Menaikkan PEEP sampal 7.5 cmH2O

d)

Menurunkan tekanan Inflasi

e)

Menurunkan frekuensi nafas