WorksheetsQuiz 11 BPN Agustus 2025
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Wanita berusia 50 tahun, menjalani oeprasi pembedahan mata trabekulotomi. Pada saat operator melakukan traksi pada otot bola mata, nadi pasien turun menajdi 40x/menit. Saraf eferen yang terlibat pada kondisi tersebut adalah
N. trigeminus V 3
N. trigeminus V 1
N. vagus
N. trigeminus V2
Facialis
Seorang Wanita 36 tahun, TB 151 cm, BB 80 kg, menjalani operasi simple mastektomi, pasca bedah pasien mengeluh sakit kepala, tampak kuning, TD 110/70 mmHg, N: 105X/menit, RR 20x/menit, Suhu 37,3 C. Dari pemeriksaan laborat didapatkan SGOT 200 U/L, SGPT 200 U/L, Bilirubin total 3 mg%. Sebelum operasi tidak didapatkan tanda-tanda seperti ini. Komplikasi pada pasien tersebut sangat jarang terjadi dan diduga diakibatkan oleh penggunaan obat inhalasi tertentu, dimakan terjadi gangguan pada kasus tersebut
Intravascular hemolytic
Prehepatic
Post hepatic
Bile duct
Hepatic
Seorang residen anestesi melakukan kesalahan dalam mempersiapkan larutan lidocaine 1% untuk memfasilitasi tindakan intubasi.Larutan obat tersebut tidak sempat diberikan kepada pasien karena kesalahan tersebut diketahui oleh Spesialis Anestesi pembimbingnya. Apakah insiden keselamatan pasien yang terjadi pada kasus ini?
Kejadian Potensial Cedera (KPC)
Kejadian Nyaris Cedera (KNC)
Kejadian Tidak Cedera (KTC)
Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)
Kejadian Sentinel
Wanita didiagnosa severe Preeklampsia dan dilakukan pembedahan section caesarea, pasca bedah mengalami penyulit HELLP syndrome. Yang tidak termasuk gejala HELLP syndrome adalah
Proteinuria
Trombositopenia
Hemolisis
Liver enzim meningkat
Hipotensi
Seorang laki-laki dengan diagnosa OMSK direncanakan akan dilakukan operasi timpanoplasti. Dari evaluasi preoperatif didapatkan pasien dengan status fisik ASA 1. Pasien dilakukan anestesi umum kemudian diberikan gas inhalasi rumatan dengan sevoflurane 2 vol% dan O2:N2O = 50%:50%. Pernyataan mana yang benar mengenai penggunaan nitrous oxide?
Nitrous oxide merupakan kontraindikasi pada operasi telinga.
Nitrous oxide lebih lambat berdifusi ke dalam rongga yang berisi udara dibanding nitrogen.
Nitrous oxide dapat menyebabkan ruptur membran timpani apabila pasien mengalami obstruksi tuba eustachius.
Nitrogen lebih mudah larut dalam darah dibanding nitrous oxide.
Nitrous oxide tidak diabsorbsi ke dalam darah.
Laki-laki 25 tahun kecelakaan motor 2 jam sebelum masuk ke unit gawat darurat. pasien datang dengan keadaan tidak sadar dan terdapat luka di daerah kepala dan bengkak di paha kanan. Dari hasil pemeriksaan didapatkan pasien curiga trauma kepala berat dan fraktur tertutup femur kanan. USG fast dilakukan hasilnya negative. Setelah dilakukan resusitasi cairan dengan kristaloid pada pasien ini, hasil pemeriksaan didapatkan tekanan darah 80/40 mmhg, frekuensi nadi 40 bpm, suhu 36,5 C, frekuensi nafas 40 x. menit. Gangguan pernafasan pada pasien dicuriga terjadi karena?
Pasien memiliki riwayat chronic obstructive pulmonary disease
Gangguan pada fungsi nervus phrenicus
Cedera pada medulla spinalis cervikalis diatas C2
Hipoksia akibat perdarahan akibat kerusakan a. femoralis
Penurunan tekanan parsial carbon dioksida
Seorang laki-laki, usia 40 tahun dengan diagnosa tumor fossa posterior. Dari pemeriksaan fisik didapatkan dengan status fisik ASA 3 dengan peningkatan tekanan intrakranial kronis. Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal dengan faal haemostasis dalam batas normal. Tanda dari kegawatan emboli udara vena pada pasien yang menjalani operasi kraniotomi di fosa posterior adalah
Penurunan PaCO2
Hipotermia
Krepitasi di daerah thoracal
hipertensi
penurunan etCO2
Seorang pasien wanita usia 65 tahun datang untuk menjalani operasi besar di rumah sakit. Sebagai bagian dari manajemen anestesi, penting untuk mengetahui kebutuhan cairan pasien. Anda bertugas untuk menilai dan mengelola terapi cairan untuk pasien ini selama periode intraoperasi. Pernyataan yang tepat mengenai terapi cairan pengganti intraoperatif:
Pada semua prosedur, cairan kristaloid normal saline (NaCl 0,9%) dipilih sebagai cairan rumatan
Transfusi 1 labu PRC dapat meningkatkan sebanyak Hb 3 gr/dL dan hematokrit 10%
Pasien dengan hematokrit normal sebaiknya mulai diberikan transfusi jika perdarahan >8-9% dari total volume darah
Pada trauma masif, cairan kristaloid pengganti diberikan dengan rasio 1:2 dengan jumlah perdarahan
Pada konsentrasi Hb <7 gr/dL, curah jantung meningkat untuk mempertahankan transportasi oksigen dalam tubuh
Nyeri yang terjadi pada daerah yang kurang sensasi adalah ?
Hyperalgesia
Paresthesia
Allodynia
Hyperpatia
Anesthesia dolorosa
Yang bukan termasuk fisiologis transmisi nyeri akut nosiseptif adalah
Serabut saraf nyeri dan kepala antara lain dibawa oleh N.trigeminus dan facialis
Second order neuron terhubung (synaps) dengan third order neuron di thalamus
Transmisi cepat dari rangsang nyeri akut nociceptive dihantarkan oleh serabut A delta
Jalur nyeri di medulla spinalis melalui tractus spinothalamicus ventralis
Descending tract bersifat modulasi transmisi nyeri akut nociceptive
Seorang laki laki 30 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien datang ke Unit Gawat Darurat dengan syok hemoragik grade 4. Dilakukan resusitasi cairan dan penghentian perdarahan. Manakah statement berikut yang bisa meningkatkan delivery oksigen dari pasien tersebut dengan cara menurunkan demand oksigen?
pemberian inotropik
Pemberian cairan apabila preload masih kurang
Pemberian analgetik
Pemberian oksigen 100%
pemberian vasopressor
Seorang pasien usia 55 tahun dengan riwayat diabetes tipe 2 menjalani operasi elektif untuk pengangkatan kantung empedu. Pada saat operasi, pasien mengalami komplikasi pembedahan sehingga pasien mengalami perdarahan sebanyak 1.800 cc. Pasien diputuskan untuk diberikan transfusi darah. Pernyataan yang tepat mengenai transfusi darah adalah:
Reaksi transfusi terberat dapat dicegah dengan uji indirect Coomb test
Tujuan dari abbreviated crossmatch yang dilakukan dalam 5 menit adalah untuk mengkonfirmasi kompatibilitas Rhesus
Pada pasien dengan trauma, protokol transfusi masif dilakukan dengan pemberian transfusi whole blood : fresh frozen plasma : trombosit dengan rasio 1:1:1
Transfusi trombosit profilaksis diindikasikan pada pasien dengan trombosit <50.000 x 109/L
Fresh frozen plasma tidak perlu dihangatkan hingga 37oC sebelum diberikan untuk transfusi
Wanita, usia 36 tahun dengan G3P2A0 hamil 41 minggu direncanakan terminasi kehamilan dengan section cesarean. Pasien dengan preeklampsia berat, tekanan darah 180/110 mmhg. Nadi 65 bpm dengan terapi nifedipine 4x10 mg. diantara pertimbangan tatalaksana perioperative yang benar pada pasien ini adalah
Teknik anesthesia umum adalah pilihan utama
HELLP syndrome merupakan kontraindikasi untuk anestesi regional
Loading magnesium sulfat 4gr/iv, untuk tercapai kadar terapeutik 1-1 mEq/L → kadar terapeutik 4-6 mEq/L
Anesthesia epidural mengganggu perfusi uteroplacental
Rehidrasi cairan dengan RL 10-15 ml/kgbb/jam
Yang bukan merupakan Intervensi Pascaoperatif pada pencegahan delirium adalah :
Memberikan alat bantu dengar
Mengeliminasi obat yang tidak di perlukan
Menghindari obat-obatan kognitif aktif
Melepas kateter urin segera
Protokol pengawasan komplikasi perioperatif
Manakah dari hormone dibawah ini yang akan menurun pada saat terjadinya stress akibat nyeri?
Cortisol
Cathecolamin
Adrenalin
Testosteron
Glucagon
Seorang anak usia 3 tahun dengan berat badan 18 kg datang untuk menjalani
operasi pembedahan darurat laparotomi eksplorasi untuk kecurigaan ileus obstruktif di
rumah sakit tempat anda bekerja. Sebagai bagian dari manajemen anestesi, penting
untuk mengetahui kebutuhan cairan yang akan diberikan pada pasien. Anda bertugas
untuk menilai dan mengelola terapi cairan untuk pasien ini selama periode intraoperasi.
Berapakah estimated blood volume pada pasien tersebut:
1280 mL
1440 mL
1680 mL
1350 mL
1170 mL
Laki-laki 50 tahun dengan diagnose meningioma, dari pemeriksaan fisik didapatkan
status fisik ASA 3 dengan peningkatan TIK kronis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
TD 150/90 mmHg, N 60x/menit, RR, 20x/I, suhu 37 C. pemeriksaan laboratorium dalam
batas normal dengan faal haemostasis dalam batas normal. Direncanakan dilakukan
kraniotomi trepanasi. Hal yang tidak mempenagruhi tekanan intra kranial adalah
Massa otak
Aliran darah vena
Cairan limfe
Cairan serebro spinal
Aliran darah ke serebral
Seorang laki-laki 25 tahun, datang dibawa ke Ruang Resusitasi Instalasi Gawat
Darurat dengan riwayat kecelakaan lalu lintas 30 menit sebelum masuk rumah sakit.
Pasien dengan penurunan kesadaran dan didapatkan jejas pada clavicula kanan danluka terbuka pada kepala bagian temporal kanan. Tekanan darah 80/30 mmHg dan laju nadi 130x permenit. Akral dingin dan pucat. Jika pasien direncakan resusitasi dengan cairan dan diperlukan komponen darah. Berapakah perbandingan komponen darah
yang diberikan pada pasien:
1 PRC : 2 FFP : 3 Trombocyte Concentrate
2 PRC : 1 FFP : 1 Trombocyte Concentrate
1 PRC : 1 FFP : 1 Trombocyte Concentrate
2 PRC : 1 FFP : 2 Trombocyte Concentrate
3 PRC : 2 FFP
Otak sangat sensitif terhadap iskemia karena otak sangat membutuhkan oksigen dan
sangat tergantung pada metabolism glukosa secara aerob. Cedera otak iskemik biasanya
diklasifikasikan atas fokal (inkomplit) iskemia atao global (komplit) iskemia dimana
kondisi ini akan menyebakan kerusakan otak secara permanen. Strategi proteksi otak
untuk mencegah terjadinya iskemik/cedera otak:
Memperbaiki aliran darah otak dengan menggunakan barbiturat.
Memperbaiki aliran darah otak dengan cara menurunkan tekanan perfusi otak.
Memperbaiki aliran darah otak dengan menggunakan nimodipine.
Memperbaiki aliran darah otak dengan cara meningkatkan tekanan perfusi otak.
Memperbaiki aliran darah otak dengan cara mengoptimalkan tekanan perfusi otak.
Seorang laki-laki berusia 64 tahun dengan diagnose tumor paru kiri, akan menjalani
prosedur bronkoskopi.Dari pemeriksaan fisik didapatkan status fisik ASA 3 dengan
komorbid geriatric dan riwayat hipertensi,TD 140/70 mmhg,Nadi 64x/I, teraba kuat
dan teratur pada nadi radialis.Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal,Faal
hemostasis dalam batas normal. Selama bronkoskopi dilakukan, Tekanan darah pasien
berfluktuasi sesuai dengan stimulasi yang terjadi selama prosedur.Manakah yang bukan
merupakan pilihan obat atau tindakan untuk menjaga stabilitas hemodinamik selama
procedure endoskopi laring ?
Melakukan blok n.glossopharyngeal
Memberikan remifentanil ketika stimulasi meningkat
Memberikan vasopressor ketika tekanan darah turun
Memberikan esmolol ketika tekanan darah naik
Memberikan propofol ketika tekanan darah naik
Seorang Spesialis Anestesi bertugas di Kota A dan telah memiliki 3 Surat Ijin Praktik
yang masih berlaku di kota tersebut.Sebuah Rumah Sakit di Kabupaten B yang masihdalam satu provinsi dengan Kota A, yang jaraknya kira kira 10 km dari Kota A, meminta bantuan kepada Spesialis Anestesi tersebut untuk memberikan pelayanan Anestesi di RS Kabupaten B, karena belum adanya tenaga Spesilasis Anestesi di Kabupaten B.
Berdasarkan Permenkes 2052 tahun 2011 tentang ijin praktik dan pelaksanaan praktik
kedokteran , apakah yang diperlukan oleh Spesialis Anestesi tersebut ?
Surat Ijin Praktik oleh Dinas Kesehatan Kota A
Surat Ijin Praktik oleh Dinas Kesehatan Kabupaten B
Surat Ijin Praktik oleh Dinas Kesehatan Provinsi
Surat Tugas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten A
Surat Tugas oleh Dinas Kesehatan Provinsi
Seorang remaja laki-laki membawa temannya yang mengalami patah tulang pada
lengan akibat kecelakaan olahraga. Pasien dikonsultasikan untuk tindakan ORIF dan
pemasangan wire cito. Hasil pemeriksaan penunjang sebelum operasi didapatkan Hb
12,2 gr/dL, Hct 39,1%, Leukosit 10.600/µL, Trombosit 435.000/µL. Total perdarahan
selama operasi adalah 2.000 cc. Selama operasi, pasien diberikan cairan kristaloid,
koloid, dan produk darah. Pernyataan yang tepat mengenai pemberian cairan koloid
adalah:
Waktu paruh cairan koloid di intravaskuler adalah 2-3 jam.
Cairan koloid diberikan bersama dengan cairan kristaloid apabila terapi cairan yang dibutuhkan lebih dari 3-4 L sebelum transfusi dilakukan
Pelarut cairan koloid adalah ringer laktat
Dextran dapat digunakan sebagai ekspansi volume dan meningkatkan risiko pengentalan darah serta agregrasi sel darah merah.
Koloid yang merupakan produk turunan dari darah meliputi gelatin dan dextrose starch.
asien laki-laki 48 tahun dirawat di ICU setelah dilakukan operasi koreksi scoliosis
selama 12 jam. Intraoperatif terdapat perdarahan massif dan pasien mendapatkan
transfusi 5 unit PRC, 3 unit FFP dan 3 unit TC. Saat di ICU, pasien dicurigai TRALI
(transfusion related acute lung injury). Temuan apakah yang tidak sesuai dengan
diagnosis TRALI?
Durasi gejala 48-96 jam
Biasanya terjadi 12 jam pascatransfusi
Gradien oksigen Alveolar to arterial (A-a) 25 mmHg
Infiltrat pulmonal bilateral
Hypoxemia
Termasuk non catecholamine sintetik kerja tak langsung adalah
Dopamin
Ephedrin
Isoproterenol
Phenylephrine
Dobutamine
Wanita usia 76 tahun menajalani operasi THR. Operasi berjalan lancar selama 4 jam
dengan anestesi regional (anestesi kombinasi spinal-epidural) dan sedasi propofol.
Pasca operasi pasien dipindah keruang pulih. Pasien dipindah keruangan setelah skor
Aldrete l;ebih dari 9. Kesekoan harinya, anda di telp oleh perawat ruangan karena pasien
tidak mengenali anaknya dan mencari istrinya yang sudah meninggal 20 tahun yang lalu.
Pernyataan yang benar tentang diagnosis pasien ini adalah
Delirium pasca operasi yang disebabkan gangguan kognitif praoperasi, tapi tidak berhubungan dengan derajat fraility pra operasi.
Delirium pasca operasi yang berhubungan dengan operasi panggul yang dijalaninya
Delirium pasca operasi yang berhubungan dengan ansietas praoperasi, dan dapat diatasi dengan pemberian benzodiazepine
Post operative cognitive dysfunction yang disebabkan Tindakan anestesia
Penyakit Parkinson
Seorang residen anestesi tidak melakukan persiapan alat yang lengkap dalam
tindakan intubasi, walaupun tindakan intubasi tersebut berhasil dilakukan. Apakah
insiden keselamatan pasien yang terjadi pada kasus ini?
Kejadian Potensial Cedera (KPC)
Kejadian Nyaris Cedera (KNC)
Kejadian Tidak Cedera (KTC)
Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)
Kejadian Sentinel
Seorang wanita berusia 86 tahun mengalami patah tulang pinggul kanan dan menjalani operasi penggantian seluruh sendi pinggul kanan. Setelah operasi, pasien mengalami delirium dan disorientasi pasca operasi. Dia mengeluh melihat kerabat yang telah meninggal, mengunjungi kamarnya. Yang tidak dianggap sebagai factor resiko untuk komplikasi post operatif yang dialami pasien tersebut adalah
Gangguan tidur
Jenis kelamin wanita
Nyeri
Hipotensi perioperative
Tipe operasi ortopedi patah tulang panggul
Seorang perempuan hamil dengan status fisik ASA 2 akan menjalani prosedur bedah Caesar elektif dan direncanakan untuk dilakukan anestesi blok subaraknoid. Pilihan jenis tindakan anestesi tersebut disesuaikan dengan evidence based practice. Apakah prinsip dasar etika medis yang dianut pada kasus ini?
Beneficience
Non-maleficience
Respect for autonomy
Justice
Least harm
Pria 59 tahun telah menjalani pembedahan pemasangan prosthesis akibat fraktur collum femur kanan. Riwayat penyakit: pasien menderita cirrhosis hepatis akibat konsumsi alkohol kronis. Selama pembedahan terjadi perdarahan sebanyak 1200 ml, pasien mendapat kristaloid 1000 ml dan PRC 2 unit. Pascabedah dini prothrombin time 10 detlk diatas nilai kontrol, trombosit 146.000/cmm, hemoglobin 9 g/dL. Kateter luka operasi tertampung 500 ml darah. Terapl yang sesuai untuk kondisi terakhir ini adalah:
Platelet concentrate
Packed red blood cells
Cryoprecipitate
Vitamin K
Fresh frozen plasma
Chemoreseptor di carotid body mendeteksi perubahan komposisi darah yang akan merangsang pusat nafas di medulla. Rangsangan terbesar terhadap chemoreseptor carotid body disebabkan oleh perubahan
Oxygen content
PH darah
Partial pressure CO2
Partial pressure oksigen
Saturasi oksigen di hemoglobin
Manakah dari kondisi di bawah ini yang merupakan kontraindikasi absolut untuk menjalani transplantasi hepar?
High viral load HIV
Severe cardiomyopati
Severe pulmonary hypertension
Severe obesity
Metastasis malignancy
Seorang laki-laki dengan diagnosa OMSK direncanakan akan dilakukan operasi timpanoplasti. Dari evaluasi preoperatif didapatkan pasien dengan status fisik ASA 1. Pasien dilakukan anestesi umum kemudian diberikan gas inhalasi rumatan dengan sevoflurane 2 vol% dan O2:N2O = 50%:50%. Pada saat dokter bedah melakukan pemasangan graft membran timpani, apakah yang anda akan lakukan terkait dengan pemberian nitrous oxide?
Menghentikan nitrous oxide 15 menit setelah pemasangan graft.
Nitrous oxide dihentikan saat graft mulai dipasang
Nitrous oxide tetap diberikan selama dan setelah pemasangan graft.
Menghentikan pemberian nitrous oxide minimal 15 menit sebelum pemasangan graft.
Nitrous oxide dihentikan sesaat sebelum dilakukan pemasangan graft kemudian dapat digunakan kembali setelah graft terpasang
Functional residual capacity dapat diukur dengan Teknik wash out nitrogen atau wash out helium atau dengan cara body plethysmography. Faktor-faktor yang dapat merubah functional residual capacity adalah:
Sex
Body habitus/posture
Diaphragmatic tone
Lung disease
Semua jawaban benar
Seorang Residen Anestesi menemukan alat suntik kosong bekas fentanyl di kamar jaga. Teman jaga Residen Anestesi tersebut sudah lama dicurigai menggunakan fentanyl karena akhir-akhir ini berperilaku aneh. Apakah isu etika pada kasus ini sehubungan dengan yang harus dilakukan oleh Residen Anestesi tersebut?
Commitment and willingness to help colleagues
Professional responsibilities
Respect the colleagues
Ethical misconduct
Recognition of limitations
Seorang laki-laki usia 37 tahun direncanakan untuk operasi liang telinga, dari pemeriksaan fisik didapatkan dengan status fisik ASA 1. Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal. Setelah dilakukan anestesi umum, dilakukan sayatan pada lapangan operasi. Darah akibat manipulasi operasi dapat menganggu lapangan operasi. Teknik apa yang dapat dilakukan pada pasien tersebut?
Elevasi kepala 15o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:50.000 – 1: 200.000)
Elevasi kepala 15o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:25.000 – 1: 100.000)
Elevasi kepala 30o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:50.000 – 1: 200.000)
Elevasi kepala 0o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:50.000 – 1: 200.000)
Elevasi kepala 30o, epinephrine infiltrasi atau topical (1:25.000 – 1: 100.000)
Pria 46 tahun, didiagnosa tromboemboli tungkai kanan, direncanakan pembedahan darurat embolektomi dan graft vascular. Penyakit penyerta end stage renal disease yang memerlukan dialysis 2-3 kali seminggu. Pemeriksaan penunjang : EKG PR interval memanjang dan Tall T, Natrium 138 mmol/L, Kalium 7,2 mmol/L, Terapi yang tepat untuk mengatasi hiperkalemia pada kasus ini adalah
Furosemide 20 mg IV
kalsium chlorida 10% 3-5 ml IV
Salbutamol 250 mcg IV
Insulin 50 Iu dalam waktu 1 jam IV
Sodium bicarbonat 50 mmol dalam waktu 30 menit IV
Sistem sirkulasi terdiri dari jantung, pembuluh darah dan darah. Fungsi sistem sirkulasi adalah untuk mensuplai oksigen dan nutrient ke jaringan dan membawa sisa hasil metabolisme untuk dibuang. Sebagian besar agen volatile anestesi bersifat vasodilator coroner, dengan efek yang bervariasi terhadap aliran darah coroner yaitu karena efek vasodilatasi secara langsung, menurunkan kebutuhan metabolic miokardium dan efeknya terhadap tekanan darah arteri. Pernyataan di bawah yang paling tepat tentang efek agen volatile anestesi terhadap aliran darah coroner adalah:
Halothane dan isoflurane keduanya mempengaruhi pembuluh darah coroner yang kecil.
Halothane dan isoflurane keduanya mempengaruhi pembuluh darah coroner yang besar.
Halothane dan isoflurane memberikan efek yang paling besar terhadap aliran darah coroner.
Halothane dan isoflurane tidak memberikan efek terhadap aliran darah coroner.
Halothane dan isoflurane memberikan efek yang paling kecil terhadap aliran darah coroner.
Seorang pasien laki-laki ASA 1 berumur 55 tahun dilakukan anestesi umum untuk
prosedur scleral buckle dan vitrectomy pada mata sebelah kiri. Keadaan pasien stabil
dengan tanda vital dalam batas normal. Sewaktu operator Anesthesia umum ETT
dengan kombinasi epidural analgesia bupivacaine terlihat di monitor laju nadi menurun
dari 72 kali per menit menjadi 40 kali per menit. Apakah langkah pertama yang perlu
dilakukan ?
Memberikan sulfas atropine 0,5 milligram intravena
Meningkatkan fraksi oksigen menjadi 100 %
Memberikan ephedrine 5 milligram intravena
Memberikan propofol untuk lebih mendalamkan anestesi pasien
Memberitahu operator untuk menghentikan sementara
Pria 56 tahun dating ke klinik nyeri dengan keluhan nyeri, rasa tidak nyaman, dan
kesemutan di panat kanan sampai tungkai kanan. Pasien didiganosa sindroma priformis
akibat penjepitan saraf
Obturator
Ingunalis
Femoralis
Sciatic
Saphenous
Salah satu pertimbangan dalam ambulatory anesthesia adalah pencegahan kondisi mual muntah pasca operasi. Obat pencegahan PONV yang terbukti efektif khususnya pada kondisi pembedahan rawat jalan adalah:
Ondansetron 4 – 8 mg IV intraoperatif
Ranitidine 50 mg IV pascaoperasi
Tidak ada jawaban yang benar
Dexametason 10 mg IV dalam 2-5 menit sebelum induksi
Ondansetron 4 – 8 mg IV dalam 2-5 menit sebelum induksi
Sistem sirkulasi terdiri dari jantung, pembuluh darah dan darah. Fungsi sistem
sirkulasi adalah untuk mensuplai oksigen dan nutrient ke jaringan dan membawa sisa
hasil metabolisme untuk dibuang. Aliran darah coroner normalnya seiring dengan
kebutuhan metabolik miokard. Dimana aliran darah rata-rata pada laki-laki dewasa
adalah 250 mL/mnt saat istirahat. Miokardium mengatur sendiri laju aliran darahnya
dengan rentang tekanan perfusi antara 50-120 mmHg. Diluar rentang ini, aliran darah
akan bersifat pressure dependent. Faktor-faktor yang mempengaruhi keseimbangan
oksigen supply dan demand miokard adalah :
Heart rate
Coronary perfusion pressure
Basal metabolic equipment
Coronary artery disease
Coronary vessel lumen
Anestesi lumbal epidural dengan xylocaine 2% dilakukan pada seorang pasien untuk
hysterectomy vaginal. 3 jam pasca bedah pasien mengalami gangguan motoric berat
karena hematoma epidural dilokasi suntikan, yang ditegakkan dengan MRI. Untuk hasilyang terbaik dari kembalinya fungsi motoric, maka pembedahan harus dilakukan dalam
waktu
12-18 jam
4-8 jam
1-4 jam
18-24 jam
8-12 jam
Dari pernyataan berikut yang tidak benar mengenai perubahan fisiologi pada geriatri adalah . . .
Penurunan respon hipekapnia dan hipoksia
Penurunan massa renal
Penurunan fungsi tubuler
Penurunan respon renin-angiotensin-aldosteron
Penurunan volume residual paru
Pada kunjungan preoperatif , seorang residen anestesi mendapatkan prediksi masalah dalam penanganan jalan napas.Sesuai dengan surgical safety checklist, maka masalah pada pasien ini haruslah ditandai pada fase apa?
Briefing
Time out
Before incision
Sign in
Sign out
Wanita 42 tahun dirawat di ICU karena subarachnoid hemorrhage.Terapi yang dianjurkan untuk mencegah deficit neurologic iskemik karena vasospasme cerebral akibat subarachnoid hemorrhage adalah
Amlodipine
Nimodipine
Nicardipine
Verapamil
Nifedipine
Seorang Laki-laki usia 76 tahun dengan keluhan suara serak sejak 5 tahun yang lalu,
dysfagia dan berat badan turun drastis di diagnosa CA Laryng Stadium 3.b direncanakan
akan dilakukan tindakan Laryngectomy Total. Dari pemeriksaan fisik ASA 2 Karena
PPOK. Pemeriksaan Laboratorium dalam batas normal dengan faal haemostatis dalam
batas normal. Hasil tes Biopsi pada laring : menunjukan Karsinoma sel adenokarsinoma,
yang pada beberapa tempat menunjukan gambaran inti besar ireguler dengan polarisasi
sel. Pemeriksaan laringoskopi direk (Glotis : didapatkan masa kemerahan berdungkul
dan rapuh, mudah berdarah dan menutupi 75%). Kondisi medis umum yang
berhubungan dengan pasien diatas adalah, kecuali ?
Coronary artery disease
Hipertensi
Obesitas
Penyalahgunaan Alkohol
Diabetes
Seorang wanita berusia 50 tahun akan menjalani prosedur pembedahan akibat
glaucoma. Pasien memiliki riwayat terapi dengan obat antiglaucoma. Pasien diintubasi
dengan menggunakan obat pelumpuh otot suksinil kolin. Pada monitoring
intraoperative didapatkan pemanjangan efek durasi dari suksinil kolin. Obat tetes mata
yang digunakan pasien adalah
Cyclopentate
Scopolamine
Acetazolamide
Timolol
Echotiophate
Seorang laki-laki usia 32 tahun dibawa ke IGD oleh ambulans dengan fraktur femurkanan terbuka akibat kecelakaan lalu lintas. Pada survey primer didapatkan kulit tampak pucat, akral dingin, tekanan darah 80/65 mmHg, nadi 112 kali per menit, nadi teraba lemah, dan saturasi O2 97% dengan pemberian oksigen sungkup 10 liter per menit. Tampak jejas di abdomen kiri atas, sehingga dicurigai adanya internal bleeding. Setelah resusitasi dan stabilisasi pasien dibawa ke kamar operasi. Durante operasi ditemukan laserasi omentum, trauma lien dan fraktur femur yang dilakukan Laparotomi eksplorasi dan ORIF plate-screw. Paska operasi pasien dibawa ke ruang pemulihan. Jumlah perdarahan kurang lebih 2000 cc, dengan pemberian kristaloid 3000 cc, koloid 500 cc. Post operasi hasil pemeriksaan laboratorium adalah Hb 6,2 gr% Ht 18,5% dan diputuskan pemberian darah PRC. Pada saat pasien diberikan darah PRC, pasien tampak sesak, dan menjadi gelisah. Pasien diberikan adrenalin dan hidrokortison, kemudian keluhan sesak berkurang. Setelah ditelusuri pasien memiliki riwayat alergi yang didugaberhubungan dengan defisiens IgA. Pada kasus anafilaksis pasien defisiensi IgA ,pemberian transfusi dianjurkan:
CMV negative packed
Leukoreduced packed red cell
Washed packed red cell
Cross-matched ulang segera untuk mengganti PRC sebelumnya
Stop transfusi, berikan manitol dan furosemide
Seorang laki laki umur 55 tahun post KLL (kecelakaan lalu lintas), datang ke RS dengan penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan pasien tampak jejas di dada dan perut, dengantensi 70/40 mmHg dan nadi 160 kali/menit. Tatalaksana awal dilakukan dengan survey primer dan pemberian Kristaloid 1000 cc. Pada evaluasi kemudian didapati kesadaran membaik, TD menjadi 100/40 mmHg. laju nadi 120 kali/menit, sehingga diputuskandiberikan koloid 500 cc dan 500 cc PRC. Dari evaluasi selanjutnya, klinis stabil, tekanan darah 120/90 mmHg, laju nadi 89 x/menit dan Hb 6 gr persen Het 28persen. Pernyataan di bawah ini yang benar tentang transfusi adalah
Trombosit yang ditransfusikan dapat bertahan di dalam darah sampai 14 hari pasca transfusi
Salah satu indikasi transfusi FFP adalah jika ada kelainan pembekuan karenakerusakan ginjal
Transfusi trombosit apheresis akan menaikkan kadar trombosit 5000-10,000 10^9/L tiap unitnya
Transfusi darah 2-3 unit labu darah intraoperatif tidak perlu dihangatkan 37°C
Tubing set transfusi harus memiliki filter 170 mikrometer untuk memfiter clot dandebris
Pria 63 tahun mengalami penyulit bronchopleural fistulae pasca bedah pneumonectomy. Pasien diberi ventilasi mekanik di ICU namun volume tidal tidak pernah bisa mencapai nilaiyang seharusnya karena besarnya kebocoran melalul fistulae 2.5 liter/menit. Cara apakah yang cukup efektif agar tercapal ventilasi yang adekuat?
Menggunakan high frequency jet ventilation
Menaikkan flow rate sebesar 2.5 liter/menit
Menaikkan PEEP sampal 7.5 cmH2O
Menurunkan tekanan Inflasi
Menurunkan frekuensi nafas
