WorksheetsXI Biology Questions on Plant Physiology
Total questions: 100
Worksheet time: 53mins
Seorang ilmuwan mengamati bahwa laju transpirasi pada tanaman meningkat tajam saat suhu udara tinggi dan kelembaban rendah. Kondisi tersebut berdampak negatif pada tanaman jika berlangsung terus menerus karena
peningkatan transpirasi akan mempercepat penyerapan mineral
laju fotosintesis akan menurun drastis karena stomata menutup untuk mencegah kehilangan air
tanaman akan kehilangan air lebih cepat daripada kemampuannya menyerap, yang dapat menyebabkan kelayuan permanen
peningkatan transpirasi akan menyebabkan akumulasi karbon dioksida di dalam daun
turgor sel akan meningkat, yang dapat menyebabkan sel pecah
Faktor-faktor di bawah ini yang merupakan faktor internal dan mempengaruhi laju transpirasi pada tanaman adalah
suhu lingkungan
kadar karbon dioksida
kelembaban udara
luas permukaan daun
intensitas cahaya
Seorang petani ingin mengairi tanaman di kebunnya secara efisien. Ia berencana menyiram tanaman pada malam hari. Praktik ini dianggap lebih efektif untuk penyerapan air dibandingkan menyiram pada siang hari yang terik karena
pada malam hari, laju transpirasi sangat rendah sehingga air yang diserap lebih banyak yang disimpan
pada malam hari, stomata terbuka lebih lebar
pada malam hari, akar tanaman lebih aktif menyerap nutrisi
pada malam hari, tidak ada kompetisi dengan hewan lain untuk mendapatkan air
pada malam hari, suhu dingin membantu air meresap lebih cepat ke dalam tanah
Pita kaspari pada endodermis akar berfungsi sebagai
penghalang yang memaksa air masuk ke jalur simplas
jalur alternatif untuk transportasi air
area untuk penyimpanan cadangan makanan
bagian dari xilem
jalur untuk transportasi gula
5. Seorang ilmuwan melakukan percobaan untuk mengukur laju transpirasi pada dua jenis tanaman, A dan B. Tanaman A memiliki banyak stomata di permukaan atas daun. Manakah dari berikut ini yang kemungkinan besar terjadi pada tanaman A dibandingkan tanaman B?
Tanaman A mengalami laju transpirasi lebih tinggi.
Tanaman A memiliki laju fotosintesis lebih rendah.
Tanaman A tumbuh lebih lambat.
Tanaman A memiliki akar lebih panjang.
Floem memiliki dua jenis sel utama, yaitu sel tapis (sieve-tube elements) dan sel pengiring (companion cells), peran sel pengiring dalam proses translokasi adalah
menyediakan energi (ATP) dan mengendalikan aktivitas sel tapis
mengatur pembukaan dan penutupan stomata
membantu penyerapan air dari akar
melindungi sel tapis dari serangan hama
mengangkut air ke seluruh tubuh tanaman
Pernyataan di bawah ini yang tepat menjelaskan pengaruh laju penyerapan air oleh akar disebabkan kadar oksigen dalam tanah adalah
oksigen membantu floem mengangkut gula ke akar
oksigen diperlukan untuk respirasi sel-sel akar, yang menghasilkan energi untuk penyerapan aktif mineral
kekurangan oksigen akan membuat akar lebih mudah menyerap air
oksigen diperlukan untuk fotosintesis di akar
oksigen membantu air bergerak lebih cepat di dalam tanah
Seorang ilmuwan menempatkan tanaman dalam kondisi suhu yang sangat rendah. Berakibat pada laju transpirasi tanaman
tidak akan berubah
akan menurun karena molekul air bergerak lebih lambat
penyerapan air akan meningkat
akan meningkat karena udara lebih dingin
stomata akan membuka lebih lebar
Teori kohesi-tegangan (cohesion-tension theory) adalah penjelasan yang paling diterima mengenai naiknya air dari akar ke daun. Peran utama dari tegangan (tension) dalam teori ini adalah
mendorong air dari akar ke atas melalui tekanan positif -> tekanan akar
memicu pembukaan stomata
mengikat molekul air satu sama lain di dalam xilem -> kohesi
membantu floem mengangkut gula
menarik air dari daun ke atas karena adanya transpirasi -> daya hisap daun
Jawaban yang tepat untuk pernyataan berikut mengenai perbedaan antara jalur apoplas dan simplas dalam penyerapan air oleh akar adalah
V
X
Y
Z
Seorang siswa melakukan percobaan fotosintesis menggunakan daun yang sebagian ditutup dengan kertas aluminium foil. Daun tersebut kemudian diletakkan di bawah sinar matahari selama beberapa jam. Setelah itu, daun dipanaskan dalam alkohol dan ditetesi lugol (iodin), hasil percobaan adalah.. amilum + iodin = biru hitam
bagian yang ditutup aluminium foil akan berwarna biru kehitaman
bagian yang tidak ditutup aluminium foil akan berwarna biru kehitaman
seluruh daun akan berwarna coklat
bagian yang tidak ditutup aluminium foil akan berwarna coklat
seluruh daun akan berwarna biru kehitaman
Tanaman yang kekurangan ion magnesium, mempengaruhi proses fotosintesis pada bagian
sintesis klorofil akan terganggu
stomata akan tetap tertutup
enzim RuBisCO tidak dapat bekerja
produksi ATP dan NADPH akan terhenti
penyerapan air akan terhambat
Pada percobaan fotosintesis, seorang siswa menempatkan tanaman air Hydrilla verticillata di dalam tabung reaksi yang berisi air dan diberi natrium bikarbonat. Tabung tersebut kemudian diletakkan di bawah lampu. Setelah beberapa menit, gelembung gas terlihat muncul dari tanaman. Gelembung gas tersebut adalah
hidrogen
karbon dioksida
nitrogen
oksigen
uap air
Tanaman padi (Oryza sativa) termasuk dalam kelompok tanaman C3. Jika tanaman ini ditanam di daerah tropis dengan suhu tinggi dan intensitas cahaya kuat, menimbulkan dampak negatif yang paling signifikan terhadap laju fotosintesisnya yaitu
penyerapan air dari akar akan terhenti
kadar karbohidrat yang dihasilkan akan sangat tinggi
terjadinya fotopernapasan (photorespiration) yang menghambat fotosintesis
Seorang peneliti mengamati bahwa tanaman X yang hidup di gurun memiliki stomata yang hanya terbuka pada malam hari. Adaptasi ini sangat penting untuk kelangsungan hidupnya sehingga menimbulkan konsekuensi
fotosintesis hanya dapat terjadi pada malam hari
tanaman tersebut tidak dapat menyerap air secara maksimal
fotosintesis akan menghasilkan glukosa dalam jumlah yang sangat sedikit
siklus Calvin dan fiksasi CO2 terpisah secara waktu
tanaman tersebut tidak dapat melakukan siklus Calvin
Proses yang terjadi pada label X adalah
reaksi terang -> tilakoid
reaksi metabolisme
reaksi tilakoid
reaksi stroma
reaksi gelap
Tahapan fotosintesa pada reaksi terang menampilkan aliran elektron dari fotosistem II ke fotosistem I melalui rantai transpor elektron yang berfungsi
menghasilkan karbon dioksida
memicu pembentukan ATP dan NADPH
memecah glukosa menjadi energi
mengangkut air dari akar ke daun
mengubah panjang gelombang cahaya
Fotopernapasan adalah proses yang mengurangi efisiensi fotosintesis, terutama pada tanaman C3 di lingkungan yang panas dan kering. Proses ini terjadi ketika enzim RuBisCO mengikat
glukosa
ATP
oksigen
karbon dioksida
air
Proses yang terjadi pada label X terjadi pada bagian
strobilus
sitoplasma
kloroform
tilakoid
stroma
Proses yang terjadi pada label W adalah
reaksi stroma
reaksi terang
reaksi tilakoid
reaksi metabolisme
reaksi gelap
Perkembangbiakkan secara cangkok pada tanaman memiliki kelemahan utama, yaitu
membutuhkan waktu yang sangat lama untuk berbuah
hasilnya berbeda sifat genetiknya dengan induk
tidak dapat dilakukan pada tanaman yang berkayu
tanaman hasil cangkokan tidak memiliki akar tunggang
tanaman hasil cangkokan lebih rentan terhadap penyakit
Keterangan pada gambar no 4, 5, 6, dan 7 adalah
sel telur, antipoda, sel polar, sel sinergid
antipoda, sel polar, sel telur, sel sinergid
sel telur, sel polar, antipoda, sel sinergid
antipoda, sel sinergid, sel polar, sel telur
antipoda, sel telur, sel sinergid, sel polar
Jika serangga yang berperan sebagai penyerbuk suatu tanaman punah, berdampak pada populasi tanaman tersebut adalah
tanaman akan beralih ke penyerbukan oleh angin
tanaman tersebut akan segera punah
keturunan yang dihasilkan akan memiliki keanekaragaman genetik yang lebih rendah
keturunan akan tumbuh lebih cepat
keturunan yang dihasilkan akan menjadi mandul
Proses pembuahan yang menghasilkan endosperm adalah bernomor
3 dengan 7
1 dengan 5
3 dengan 5
2 dengan 6
2 dengan 4
Seorang ahli botani ingin menyilangkan dua jenis tanaman yang berbeda untuk mendapatkan varietas baru. Syarat utama agar persilangan ini berhasil dan menghasilkan keturunan yang subur adalah
salah satu tanaman harus berjenis kelamin jantan dan yang lainnya betina
keduanya harus memiliki akar yang kuat
kedua tanaman harus berasal dari famili yang sama atau berkerabat dekat
kedua tanaman harus tumbuh di lingkungan yang sama
kedua tanaman harus memiliki warna bunga yang sama
Gambar no 4, 5, 6, dan 7 merupakan hasil dari peristiwa V
gametogenesis betina
pembuahan
pembentukan biji
penyerbukan
gametogenesis jantan
What process is represented by the transition from stage 1 to stage 2 in the diagram?
Keterangan gambar no 5 adalah..V
zigot
megasporangium - mikrosporangium
strobilus
megasporofil- mikrosporofil
pinus
Tumbuhan lumut (Bryophyta) dan paku (Pteridophyta) menunjukkan pergiliran keturunan (metagenesis). Perbedaan utama antara pergiliran keturunan pada lumut dan paku terletak pada
lumut melakukan penyerbukan, sedangkan paku tidak
reproduksi pada lumut hanya secara aseksual, sedangkan pada paku secara seksual
lumut tidak memiliki spora, sedangkan paku memilikinya
fase sporofit pada lumut lebih dominan daripada gametofit, sedangkan pada paku sebaliknya
fase gametofit pada lumut lebih dominan daripada sporofit, sedangkan pada paku sebaliknya
Sebuah bunga memiliki mahkota yang berwarna cerah, kelenjar nektar, dan benang sari serta putik yang tersembunyi di dalam mahkota. Bunga tersebut kemungkinan besar diserbuki oleh
manusia
burung (ornitogami)
air (hidrogami)
serangga (entomogami)
angin (anemogami)
Seorang peneliti menemukan spesies tanaman baru yang tidak memiliki bunga, biji, atau spora. Tanaman tersebut tumbuh di koloni koloni dan anakan baru muncul dari bagian akar yang menjalar. Tanaman ini kemungkinan besar berkembang biak secara
vegetatif alami melalui rizoma
generatif melalui biji
generatif melalui penyerbukan
generatif melalui spora
vegetatif buatan melalui cangkok
Tanaman kacang-kacangan memiliki sulur yang melilit pada tiang penyangga. Mekanisme gerak melilit (tigmotropisme) ini adalah
sel-sel sulur yang bersentuhan dengan tiang tumbuh lebih cepat daripada sel-sel yang tidak bersentuhan
sulur tersebut melakukan gerak termonasti
adanya gradien hormon giberelin di seluruh permukaan sulur
Seorang siswa melakukan percobaan dengan meletakkan pot tanaman di dekat jendela. Setelah beberapa hari, ia mengamati bahwa batang tanaman tumbuh membengkok ke arah jendela. Respon ini terjadi karena…
konsentrasi hormon auksin di sisi batang yang tidak terkena cahaya lebih tinggi, merangsang pertumbuhan sel yang lebih cepat
sel-sel di sisi batang yang terkena cahaya tumbuh lebih cepat daripada sel di sisi yang gelap
tanaman tersebut melakukan gerak fotonasti
sel-sel di sisi yang terkena cahaya memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap auksin
konsentrasi hormon auksin meningkat di sisi batang yang terkena cahaya
Tumbuh membutuhkan hormon auksin untuk melakukan fototropisme positif disebabkan
auksin membantu menyerap cahaya matahari
auksin merangsang pertumbuhan sel secara merata
auksin terdistribusi tidak merata dan menyebabkan pemanjangan sel yang tidak seimbang
auksin hanya berperan dalam gerak nasti
auksin menghambat pertumbuhan sel pada sisi yang tidak terkena cahaya
Sel-sel di sisi batang yang tidak terkena cahaya saat terjadi fototropisme positif adalah
sel-sel tersebut kehilangan air
sel-sel tersebut berhenti tumbuh
sel-sel tersebut membelah lebih cepat
sel-sel tersebut menyusut
sel-sel tersebut memanjang lebih cepat
Seorang ilmuwan memotong ujung koleoptil (tunas) kecambah. Setelah itu, ia mengamati bahwa kecambah tersebut tidak lagi menunjukkan gerak fototropisme. Hal ini membuktikan bahwa
akar adalah tempat produksi hormon auksin
ujung koleoptil adalah tempat produksi hormon auksin
gerak fototropisme adalah gerak nasti
cahaya tidak diperlukan untuk pertumbuhan kecambah
hormon auksin tidak mempengaruhi pertumbuhan kecambah
Mekanisme utama di balik gerak akar tanaman kacang-kacangan yang tumbuh ke arah sumber air (hidrotropisme positif) adalah...
perbedaan konsentrasi air di sekitar akar
pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan akar
adanya gravitasi yang menarik akar ke bawah
reaksi akar terhadap sentuhan benda padat
Faktor utama yang menyebabkan akar tumbuh membengkok ke arah air adalah:
konsentrasi auksin yang lebih tinggi di sisi akar yang jauh dari air
adanya perbedaan tekanan turgor
penurunan kadar giberelin di sisi akar yang dekat dengan air
konsentrasi auksin yang lebih tinggi di sisi akar yang dekat dengan air
pergerakan air dari akar ke daun
Ari menempatkannya dalam kondisi cahaya dari satu sisi dan gravitasi yang dimanipulasi agar tidak ada rangsangan gravitasi mengakibatkan
tunas akan tumbuh membengkok ke arah gravitasi
tunas akan berhenti tumbuh
tunas akan tumbuh membengkok ke arah cahaya
tunas akan layu
tunas akan tumbuh lurus ke atas
Seorang petani ingin membuat tanaman merambat di pagar rumahnya tumbuh secara seragam. Untuk mencapai tujuan ini, ia harus memastikan bahwa tanaman tersebut mendapatkan
suhu yang sangat bervariasi
penyangga yang tidak rata
rangsangan yang merata dari semua sisi
cahaya dari satu arah saja
air yang banyak di satu sisi saja
Tanaman eceng gondok (Eichornia crassipes) adalah tanaman air. Batang dan daunnya selalu mengapung di permukaan air, kondisi tersebut salah satu contoh
gerak niktinasti
hidrotropisme positif
fototropisme negatif
tigmotropisme negatif
gerak tropisme, geotropisme negatif -> melawan arah gravitasi
Arman menanam bibit di lingkungan dengan nutrisi yang terbatas di satu sisi saja, dampak pertumbuhan akarnya adalah
akar akan tumbuh membengkok ke arah sumber nutrisi
akar akan tumbuh menjauhi sumber nutrisi
akar akan tumbuh lurus ke bawah
akar akan tumbuh ke atas
pertumbuhan akar akan terhenti
Pernyataan di bawah ini yang paling tepat mengenai peran sel parenkim xilem adalah
menyediakan dukungan struktural untuk xilem
mengatur pembukaan stomata
menyimpan cadangan makanan
mengangkut air dan mineral
Tanaman yang diletakkan di dalam lingkungan sangat berangin akan memberikan dampak
laju transpirasi akan meningkat karena angin membawa lebih banyak karbon dioksida
laju transpirasi tidak akan berubah
laju transpirasi akan menurun karena angin mendinginkan daun
laju transpirasi akan menurun karena angin menyebabkan stomata menutup
laju transpirasi akan meningkat karena angin menghilangkan lapisan udara lembab di sekitar daun
Sebuah tanaman A diletakkan dalam lingkungan dengan kelembaban udara 90%, sementara tanaman B diletakkan dalam lingkungan dengan kelembaban 30%. Kedua tanaman disiram dengan jumlah air yang sama. Pernyataan di bawah ini yang paling tepat mengenai kondisi kedua tanaman setelah 24 jam adalah
kedua tanaman akan memiliki laju fotosintesis yang sama
tanaman B akan mengalami kelayuan lebih cepat daripada tanaman A -> kering -> transpirasi tinggi
penyerapan air pada tanaman A akan lebih cepat daripada tanaman B
tanaman A akan memiliki laju transpirasi yang lebih tinggi daripada tanaman B
tanaman B akan memiliki tekanan akar yang lebih tinggi daripada tanaman A
Pernyataan yang paling tepat mengenai transportasi gula di dalam floem adalah
gula diangkut secara pasif dari sel sumber ke sel penampung
transportasi gula dalam floem hanya terjadi pada siang hari
gula diangkut dari daun ke akar melalui jalur apoplas
gula diangkut dari sumber bertekanan tinggi ke penampung bertekanan rendah
gula diangkut dari sel penampung ke sel sumber
Transpirasi merupakan “penggerak” utama transportasi air pada tumbuhan disebabkan
transpirasi menciptakan tekanan positif di dalam xilem
transpirasi membuat molekul air menjadi lebih ringan, sehingga lebih mudah naik
transpirasi menghasilkan energi yang mendorong air ke atas
transpirasi menyebabkan air di daun menguap, menciptakan tegangan yang menarik air dari bawah
transpirasi mengaktifkan pompa proton di membran sel akar
Sebuah tanaman yang diletakkan di lingkungan sangat lembab, akan berdampak pada proses pembukaan stomata menjadi
tidak akan terpengaruh
tetap terbuka lebih lama
Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis (gula) dari daun ke seluruh bagian tanaman. Mekanisme transportasi ini dikenal sebagai transokasi. Pernyataan di bawah ini yang paling tepat mengenai proses transokasi ini adalah
gula diangkut dari sumber (source) ke penampung (sink) dengan bantuan tekanan turgor -> sel hidup
transokasi adalah proses pasif yang tidak memerlukan energi
transokasi hanya terjadi pada siang hari
laju transokasi dipengaruhi oleh laju fotosintesis dan ketersediaan air
transokasi hanya terjadi dari daun ke akar
Pemotongan cincin kulit batang (termasuk floem) dari sebuah pohon mengakibatkan kondisi V
akar akan tumbuh lebih cepat karena semua energi disimpan di akar
akar tidak akan terpengaruh sama sekali
akar akan layu dan mati karena tidak dapat menyerap air
pohon akan mati karena tidak dapat melakukan fotosintesis
akar akan mati karena tidak mendapatkan suplai gula dari daun
Fase reaksi gelap fotosintesis tidak memerlukan cahaya secara langsung, tetapi tidak dapat berlangsung selamanya tanpa adanya reaksi terang disebabkan oleh
reaksi gelap menggunakan ATP dan NADPH yang dihasilkan dari reaksi terang
reaksi gelap membutuhkan oksigen yang dihasilkan dari reaksi terang
reaksi gelap memerlukan klorofil yang diaktifkan oleh cahaya
reaksi gelap hanya dapat berlangsung di malam hari
reaksi gelap hanya dapat berlangsung pada suhu yang stabil, yang dipertahankan oleh cahaya
Pernapasan seluler dan fotosintesis adalah dua proses yang saling berkaitan dalam ekosistem. Persamaan reaksi kimia fotosintesis adalah 6CO2 + 6H2O -> C6H12O6 + 6O2. Zat yang menjadi produk akhir dari pernapasan seluler juga menjadi bahan baku utama dalam fotosintesis adalah
a. air dan karbon dioksida
b. glikogen
c. oksigen
d. glukosa
e. energi ATP
Seorang petani mengukur kadar karbohidrat pada daun tanaman jagung (C4) dan tanaman kacang-kacangan (C3) pada siang hari yang terik. Hasil pengukurannya menunjukkan bahwa kadar karbohidrat pada daun jagung jauh lebih tinggi daripada kacang-kacangan. Hal ini disebabkan
kacang-kacangan lebih efisien dalam melakukan fotopernapasan
jagung memiliki kemampuan untuk menyimpan air lebih baik daripada kacang-kacangan
kacang-kacangan menyerap CO2 lebih sedikit daripada jagung
jagung memiliki klorofil yang lebih banyak daripada kacang-kacangan
jagung dapat berfotosintesis lebih efisien pada suhu tinggi dan intensitas cahaya kuat
Seorang siswa mengamati bahwa tanaman hias di dalam kamarnya tumbuh lambat meskipun ia selalu menyiraminya. Ia mencurigai intensitas cahaya yang rendah sebagai penyebabnya. Untuk membuktikan dugaannya, ia dapat membandingkan laju fotosintesis tanaman tersebut dengan tanaman lain. Variabel terikat (dependent variable) yang harus ia ukur adalah
suhu ruangan
jumlah air yang diberikan
kadar CO2
intensitas cahaya
laju pertumbuhan tanaman (misalnya, pertambahan tinggi)
Tahapan siklus Calvin menghasilkan molekul gliseraldehida 3-fosfat (G3P) yang akan diproses
a. sebagian besar digunakan untuk regenerasi RuBP, dan sisanya diubah menjadi karbohidrat lain
b. semuanya langsung diubah menjadi NADPH
c. semuanya langsung diubah menjadi ATP
d. semuanya langsung diubah menjadi glukosa
e. sebagian besar diubah menjadi glukosa, dan sisanya digunakan untuk regenerasi RuBP
Air (H2O) sebagai bahan baku proses fotosintesa berasal dari…
akar -> transport simplas apoplas dan intervaskular
batang
daun
biji
bunga
Tanaman CAM (Crassulacean Acid Metabolism) memiliki adaptasi fotosintesis yang sangat khusus untuk bertahan di lingkungan kering. Adaptasi ini melibatkan pemisahan proses fiksasi karbon secara
fisiologis
temporal (waktu)
morfologis
biokimia
spasial (lokasi) -> tetap di mesofil/kloroplas
Ketika daun mengalami layu akibat kekurangan air, stomata cenderung menutup sehingga berakibat pada proses fotosintesis yaitu
siklus Calvin akan terpicu secara instan
kadar oksigen dalam daun akan menurun
penyerapan karbon dioksida akan terhambat -> stomata khusus jalur gas
penyerapan cahaya oleh klorofil akan terhenti
reaksi terang akan berlangsung lebih cepat
Reproduksi generatif pada tumbuhan gymnosperma (misalnya, pinus) melibatkan pembentukan dua jenis strobilus, yaitu jantan dan betina. Penjelasan di bawah ini yang menggambarkan perbedaan utama antara kedua strobilus tersebut adalah
strobilus jantan menghasilkan biji, strobilus betina menghasilkan serbuk sari
strobilus jantan terletak di ujung ranting, sedangkan betina di pangkal
strobilus jantan berukuran lebih kecil dan menghasilkan serbuk sari
strobilus jantan menghasilkan ovum, strobilus betina menghasilkan inti sperma
strobilus jantan memiliki skala yang lebih besar daripada betina
Proses pembuahan ganda angiosperma, menggambarkan pembelahan inti generatif menghasilkan dua inti sel sperma, yang mengakibatkan
keduanya membuahi inti sinergid
keduanya tidak membuahi, hanya berfungsi sebagai cadangan makanan
keduanya membuahi inti kandung lembaga sekunder
keduanya membuahi ovum
satu membuahi ovum, yang lain membuahi inti kandung lembaga sekunder
Peran utama dari perisikel (pericycle) pada akar tanaman dalam proses reproduksi adalah
tidak memiliki peran langsung dalam reproduksi, tetapi penting untuk pertumbuhan vegetatif
merupakan tempat fotosintesis
merupakan tempat penyimpanan cadangan makanan -> parenkim penimbun
mengatur pembentukan cabang akar -> pertumbuhan
melindungi xilem dan floem
(Refer to the diagram) Keterangan gambar no 1 adalah
strobilus
megasporofil - mikrosporofil
zigot
pinus
megasporangium - mikrosporangium
Gambar no 1, 2, dan 3 merupakan hasil dari peristiwa
gametogenesis jantan
penyerbukan
pembuahan
pembentukan biji
Tanaman A berkembang biak secara vegetatif alami melalui rizoma, sementara tanaman B berkembang biak secara vegetatif buatan melalui stek batang. Keunggulan utama yang dimiliki oleh keturunan tanaman B dibandingkan dengan tanaman A adalah...
keturunan tanaman B memiliki akar yang lebih kuat dan dalam
keturunan tanaman B lebih tahan terhadap penyakit
keturunan tanaman B lebih cepat berbuah dan memiliki sifat genetik yang sama persis dengan induknya
keturunan tanaman B dapat beradaptasi lebih baik terhadap perubahan lingkungan
keturunan tanaman B memiliki keanekaragaman genetik yang lebih tinggi
Proses pembuahan yang menghasilkan zigot adalah bernomor V
1 dengan 5
3 dengan 5
2 dengan 6
2 dengan 4
3 dengan 7
Seorang ilmuwan mengamati bahwa populasi tanaman X di suatu daerah terancam punah karena perubahan iklim yang drastis. Tanaman X ini hanya berkembang biak secara vegetatif alami. Resiko utama dari strategi reproduksi ini bagi kelangsungan hidup populasi tersebut adalah
populasi tidak dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan
tanaman tersebut akan menjadi lebih tahan terhadap penyakit
produksi buah dan biji akan menurun
keturunan akan memiliki keanekaragaman genetik yang tinggi
keturunan akan memiliki sifat genetik yang berbeda dengan induknya
Pernyataan berikut yang paling tepat untuk menjelaskan proses penyerbukan sendiri (autogami) lebih sering terjadi pada tanaman yang tumbuh di lingkungan terisolasi (misalnya, di puncak gunung) adalah
untuk memastikan adanya keanekaragaman genetik
untuk menghasilkan keturunan yang lebih tahan terhadap hama
untuk memastikan produksi biji meskipun agen penyerbuk tidak tersedia
karena bunga-bunga tersebut memiliki kelenjar nektar yang sangat melimpah
untuk mempercepat pertumbuhan tanaman
Gerak tidur daun pada tanaman polong-polongan di malam hari adalah contoh dari niktinasti. Gerak ini disebabkan oleh
konsentrasi auksin yang meningkat di malam hari -> menurun
adanya rangsangan gravitasi
perbedaan laju pertumbuhan sel
pengaruh kelembaban udara
perubahan tekanan turgor pada sel-sel di dasar tangkai daun
Gerak daun bunga kupu-kupu yang membuka di siang hari dan menutup di malam hari adalah contoh dari gerak..
seismonasti
kemotaksis
fotonasti
niktinasti
tigmonasti
Perbedaan utama antara gerak tropisme dan taksis adalah…
taksis dipengaruhi oleh gravitasi, sedangkan tropisme tidak
taksis adalah gerak perpindahan seluruh tubuh, sedangkan tropisme adalah gerak sebagian tubuh
taksis adalah gerak tidur, sedangkan tropisme adalah gerak tumbuh
tropisme adalah gerak perpindahan seluruh tubuh, sedangkan taksis adalah gerak sebagian tubuh
tropisme dipengaruhi oleh suhu, sedangkan taksis tidak
Tumbuhan membutuhkan hormon auksin untuk melakukan fototropisme positif disebabkan
auksin merangsang pertumbuhan sel secara merata
auksin hanya berperan dalam gerak nasti
auksin menghambat pertumbuhan sel pada sisi yang tidak terkena cahaya
auksin membantu menyerap cahaya matahari
auksin terdistribusi tidak merata dan menyebabkan pemanjangan sel yang tidak seimbang
Penyebab tumbuhan dapat melakukan gerak fototropisme positif adalah..
auksin terdistribusi tidak merata dan menyebabkan pemanjangan sel yang tidak seimbang
adanya klorofil yang menyerap cahaya secara merata di seluruh bagian tumbuhan
akar tumbuh menuju sumber air
daun melakukan fotosintesis lebih cepat di tempat gelap
Pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan bahwa akar tanaman cenderung tumbuh ke arah air, bukan menjauhi air adalah
karena air adalah sumber energi bagi akar
karena gravitasi mendorong akar ke bawah
karena air mengandung nutrisi yang penting
karena air diperlukan untuk fotosintesis
karena hidrotropisme positif memastikan akar mendapatkan pasokan air untuk kelangsungan hidup
Penyebab gerak fototropisme pada batang dan fototropisme pada akar memiliki arah yang berbeda adalah
karena batang adalah organ reproduksi
karena sensitivitas auksin pada batang dan akar berbeda -> auksin tinggi = batang bertumbuh, akar terhambat tumbuh
karena batang dipengaruhi oleh cahaya, sedangkan akar oleh gravitasi
karena batang memiliki auksin, sedangkan akar tidak
karena batang memiliki klorofil, sedangkan akar tidak
Perbandingan antara gerak tropisme yang umumnya merupakan gerak pertumbuhan, sementara gerak nasti seringkali merupakan gerak turgor adalah
karena tropisme hanya terjadi di siang hari
karena tropisme hanya terjadi pada organ reproduksi
karena tropisme dipengaruhi oleh hormon, sedangkan nasti tidak
karena tropisme memerlukan waktu yang lama untuk menghasilkan perubahan permanen, sementara nasti adalah respons cepat
karena nasti dipengaruhi oleh gravitasi, sedangkan tropisme tidak
Perhatikan urutan proses berikut: V 1) Air dan mineral masuk ke xilem akar 2) Air menguap dari permukaan daun melalui stomata (transpirasi) 3) air diserap oleh rambut akar 4) Adanya tegangan transpirasi yang menarik kolom air di xilem 5) Air bergerak dari sel ke sel hingga mencapai xilem Urutan yang paling tepat untuk menggambarkan jalur transportasi air dari tanah hingga ke daun adalah
1 - 3 - 5 - 4 - 2
3 - 5 - 1 - 2 - 4
5 - 3 - 1 - 4 - 2
Peristiwa kohesi dan adhesi berperan penting dalam transportasi air karena V
kohesi mendorong air ke atas, sedangkan adhesi menarik air ke bawah
kohesi dan adhesi sama-sama mengikat molekul air satu sama lain
kohesi mengikat molekul air satu sama lain, sedangkan adhesi mengikat molekul air dengan dinding xilem
kohesi mengikat molekul air dengan dinding xilem, sedangkan adhesi mengikat molekul air satu sama lain
kohesi membantu air bergerak di dalam floem, sedangkan adhesi di xilem
Seorang siswa ingin membuktikan adanya tekanan akar (root pressure). Ia dapat memotong batang tanaman yang sehat dan mengamati tetesan air yang keluar dari permukaan potongan batang. Fenomena ini dikenal sebagai peristiwa gutasi dan terjadi pada waktu
malam hari, karena laju transpirasi rendah dan tekanan akar tinggi
siang hari, karena laju transpirasi tinggi
siang hari, karena fotosintesis menghasilkan air
malam hari, karena akar tidak menyerap air
gutasi tidak berhubungan dengan tekanan akar
Pernyataan yang tepat tentang faktor eksternal yang dapat memengaruhi laju transpirasi adalah
kelembaban udara
jumlah stomata
jumlah rambut akar
ukuran kutikula
luas permukaan daun
Tanaman C4 memiliki mekanisme fotosintesis yang berbeda dari tanaman C3. Salah satu keunggulan tanaman C4 adalah kemampuannya untuk berfotosintesis secara efisien di lingkungan kering dan panas. Fenomena yang dapat dihindari oleh tanaman C4 sehingga fotosintesisnya tetap efisien adalah
terhambatnya siklus Calvin
penyerapan air yang berlebihan
fotopernapasan (photorespiration)
fotooksidasi klorofil oleh sinar matahari
penurunan kadar ATP
Pernyataan yang benar tentang reaksi terang fotosintesis adalah
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
1, 2, dan 3
hanya 3
Pernyataan yang merupakan ciri-ciri reaksi terang fotosintesis adalah
1, 2, dan 4
2, 3, dan 5
3, 4, dan 5
1, 3, dan 4
1, 2, dan 3
Seorang petani ingin meningkatkan hasil panen sayuran di rumah kacanya. Ia menyadari bahwa pertumbuhan tanaman cenderung melambat pada sore hari. Untuk mengatasi masalah ini, ia berpikir untuk meningkatkan kadar salah satu bahan fotosintesis, bahan yang paling baik untuk ditingkatkan adalah
cahaya, karena intensitas cahaya matahari berkurang di sore hari
mineral, karena mineral diperlukan untuk pertumbuhan tanaman
oksigen, karena oksigen sangat penting untuk respirasi sel
air, karena air adalah bahan utama dalam fotosintesis
karbon dioksida, karena kadar CO2 biasanya lebih rendah di sore hari
Seorang ilmuwan menanam dua tanaman A dan B dalam pot terpisah. Tanaman A diletakkan di dalam ruangan gelap total, sementara tanaman B diletakkan di bawah sinar matahari penuh. Kedua tanaman diberi air dan nutrisi yang cukup. Setelah seminggu, daun pada tanaman A menguning dan layu, sedangkan tanaman B tumbuh subur. Kesimpulan yang paling tepat dari kondisi tersebut adalah
fotosintesis hanya terjadi pada tanaman yang tumbuh di luar ruangan
tanaman A layu karena tidak mendapatkan cukup air
tanaman A tidak dapat menyerap nutrisi dari tanah di dalam ruangan gelap
cahaya matahari merupakan faktor esensial yang memengaruhi laju fotosintesis
proses fotosintesis tidak dapat berlangsung tanpa adanya klorofil
Pernyataan berikut yang tepat mengenai lokasi fotosintesis pada tumbuhan hijau adalah V
reaksi terang terjadi di membran luar kloroplas, dan siklus Calvin di stroma
reaksi terang terjadi di stroma, dan siklus Calvin terjadi di tilakoid
reaksi terang dan siklus Calvin terjadi di stroma
reaksi terang terjadi di tilakoid, dan siklus Calvin terjadi di stroma
reaksi terang terjadi di membran tilakoid, dan siklus Calvin di dalam lumen tilakoid
Seorang ilmuwan meneliti peran klorofil dalam fotosintesis. Ia mengisolasi klorofil dari daun dan mengamati spektrum serapannya. Klorofil menunjukkan penyerapan yang kuat pada spektrum cahaya biru dan merah sehingga terjadi implikasi dari pengamatan ini terhadap warna daun yang kita lihat adalah
Daun tampak berwarna hijau karena klorofil memantulkan cahaya hijau.
Daun tampak berwarna merah karena klorofil menyerap cahaya hijau.
Daun tampak berwarna biru karena klorofil memantulkan cahaya biru.
Daun tampak tidak berwarna karena semua cahaya diserap klorofil.
Daun terlihat hijau karena klorofil menyerap semua warna kecuali hijau.
daun terlihat hijau karena klorofil menyerap semua warna kecuali hijau
daun terlihat hijau karena klorofil hanya menyerap warna biru dan merah
daun terlihat hijau karena klorofil memantulkan kembali warna hijau
daun terlihat hijau karena klorofil memancarkan kembali warna hijau
daun terlihat hijau karena klorofil menyerap warna hijau dengan kuat
Peristiwa fotosintesa memiliki tahapan fotofosforilasi siklik, dimana elektron yang tereksitasi dari fotosistem I (PSI) akan kembali ke PSI dengan tujuan V
untuk menghasilkan NADPH
untuk mengangkut proton ke stroma
untuk memecah molekul air
untuk menghasilkan glukosa
untuk menghasilkan ATP lebih banyak
Suhu lingkungan mempengaruhi proses fotosintesa jika meningkat akan menimbulkan laju fotosintesis
terus meningkat
tidak akan terpengaruh
menurun karena denaturasi enzim -> suhu berlebih enzim rusak
menurun karena kelebihan air
meningkat karena aktivitas stomata
Seorang ilmuwan menempatkan beberapa tanaman di dalam ruangan tertutup. Ia ingin mengamati efek dari peningkatan kadar CO2 terhadap laju fotosintesis. Jika ia terus menerus meningkatkan kadar CO2 yang terjadi pada laju fotosintesis adalah
laju fotosintesis akan meningkat hingga mencapai titik jenuh, lalu stabil
laju fotosintesis tidak akan berubah sama sekali
laju fotosintesis akan menurun karena CO2 menghalangi penyerapan cahaya
laju fotosintesis akan menurun karena keracunan CO2
laju fotosintesis akan terus meningkat tanpa batas
Seorang siswa ingin membuktikan bahwa cahaya diperlukan untuk fotosintesis. Ia dapat melakukan percobaan dengan langkah-langkah berikut: 1) Menutup sebagian daun tanaman dengan aluminium foil 2) Membiarkan tanaman di bawah sinar matahari selama beberapa jam 3) Memanaskan daun dalam air mendidih, lalu dalam alkohol 4) Meneteskan larutan lugol pada daun. Langkah pemanasan dalam alkohol diperlukan dalam percobaan untuk
mematikan sel-sel daun
menghilangkan klorofil sehingga warna hasil dapat diamati -> amilum dengan tetesan lugol terlihat jelas
membuat daun menjadi lunak
menghentikan proses fotosintesis
melarutkan karbohidrat yang terbentuk
Pada reproduktif vegetatif buatan, teknik okulasi (menempel) lebih dianjurkan daripada stek batang jika tujuannya adalah
mempercepat pertumbuhan akar
memperbanyak tanaman tanpa biji
menghasilkan tanaman yang lebih tahan terhadap hama
menghasilkan banyak anakan dalam waktu singkat
memperoleh sifat unggul dari dua jenis tanaman yang berbeda
Siklus hidup yang terjadi pada tanaman di atas disebut
tunggal
miosis
mitosis
metagenesis -> pergiliran sporofit + gametofit
ganda
Penyebaran biji yang dibantu oleh angin (anemokori) memiliki ciri-ciri biji yang
berukuran besar dan berat
memiliki buah yang berdaging
memiliki sayap atau rambut
memiliki cangkang yang sangat keras
berbentuk bulat dan licin
Metode reproduksi vegetatif buatan berikut yang paling efektif untuk menyatukan dua sifat unggul dari dua tanaman yang berbeda adalah
mencangkok
merunduk
okulasi atau menyambung
menyetek
kultur jaringan
Fase haploid pada proses metagenesis tumbuhan paku yang bertanggung jawab menghasilkan gamet adalah...
protalium
sporofit
spora
rizoid
Seorang petani ingin memperbanyak tanaman buah unggul yang ia miliki agar memiliki sifat genetik yang persis sama dengan induknya. Metode reproduksi buatan yang paling tepat untuk digunakan oleh petani tersebut adalah
okulasi
kultur jaringan
penanaman biji
penyerbukan
pencangkokan
Kultur jaringan adalah metode perbanyakan tanaman secara vegetatif yang sangat canggih dibandingkan dengan metode vegetatif buatan lainnya sehingga memiliki keunggulan
menghasilkan keturunan yang memiliki keanekaragaman genetik tinggi
dapat menghasilkan ribuan anakan dalam waktu singkat dari satu sel atau jaringan
lebih murah dan mudah dilakukan
menghasilkan tanaman yang lebih tahan hama
dapat dilakukan pada semua jenis tanaman
Bunga tulip akan mekar saat suhu meningkat dan menutup kembali saat suhu menurun. Gerak ini disebut termonasti. Mekanisme utama yang menyebabkan gerak ini adalah…..
perbedaan laju pertumbuhan sel di sisi dalam dan luar kelopak bunga akibat perubahan suhu
adanya gaya tarik gravitasi yang berubah
pergerakan air keluar dari sel-sel kelopak bunga
peningkatan konsentrasi auksin di kelopak bunga
penurunan kadar karbon dioksida
Gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) saat disentuh adalah contoh dari gerak seismonasti disebabkan oleh
karena geraknya terjadi pada malam hari
karena geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan
karena geraknya sangat lambat
karena geraknya dipengaruhi oleh arah sentuhan
karena geraknya dipengaruhi oleh gravitasi
