wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL CCG HUT PGRI RAHUL 2025

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Saat mengajar pecahan, guru mendapati 60% siswa keliru menuliskan ¾ sebagai 3:8. Guru ingin menemukan sumber miskonsepsi. Langkah paling tepat adalah...

a)

Melakukan tes diagnostik tertulis sebelum remedial

b)

Mengamati proses belajar siswa saat latihan menulis pecahan

c)

Memberikan contoh konkret menggunakan benda konkret

d)

Menanyakan langsung kepada siswa penyebab kesalahan

2.

Dalam pembelajaran IPA, siswa tidak mampu menghubungkan konsep gaya dan gerak. Guru ingin memperbaiki coherence konsep. Strategi terbaik adalah...

a)

Menggunakan analogi sehari-hari

b)

Menyajikan peta konsep yang guru buat sendiri

c)

Meminta siswa membuat peta konsep sendiri

d)

Memberikan video eksperimen gaya

3.

Guru melakukan penilaian proyek, tetapi hasilnya rata-rata tinggi. Pengawas menduga ada bias penilaian. Cara guru untuk memastikan objektivitas adalah...

a)

Meminta guru lain memeriksa rubrik

b)

Menggunakan dua penilai eksternal

c)

Menggunakan rubrik yang lebih rinci

d)

Menambah jumlah indikator penilaian

4.

Saat pembelajaran kooperatif, hanya dua dari lima anggota kelompok yang aktif. Guru ingin meningkatkan positive interdependence. Tindakan terbaik...

a)

Menetapkan peran khusus bagi setiap anggota

b)

Menambah waktu kerja kelompok

c)

Mengurangi jumlah anggota kelompok

d)

Memberi hukuman bagi yang pasif

5.

Pada pembelajaran literasi, siswa mampu membaca tetapi gagal menyimpulkan isi teks. Guru perlu meningkatkan kemampuan...

a)

Kompetensi dasar membaca intensif

b)

Keterampilan berpikir tingkat tinggi

c)

Pemahaman literal

d)

Penguasaan kosakata

6.

Dalam evaluasi formatif, guru menemukan ketidaksesuaian antara hasil observasi dan hasil kuis siswa. Guru harus...

a)

Mengutamakan hasil kuis karena lebih objektif

b)

Menggabungkan dua data dan menganalisisnya

c)

Meminta siswa mengulang kuis

d)

Mengutamakan observasi karena lebih autentik

7.

Guru menghadapi kelas dengan perbedaan perkembangan emosi. Untuk meningkatkan keterlibatan belajar, guru sebaiknya...

a)

Mengatur tempat duduk lebih fleksibel

b)

Memberi proyek jangka panjang

c)

Mengadaptasi gaya komunikasi pada masing-masing siswa

d)

Memusatkan perhatian pada siswa yang paling aktif

8.

Dalam pembelajaran pecahan, Guru Mira memberikan contoh menggunakan kue plastik. Namun setelah kegiatan selesai, sebagian besar siswa tetap menyamakan 1/21/2 dengan 4:54:5 . Ketika ditanya, siswa mengatakan bahwa “cara pecahan itu sama dengan pembagian.” Guru Mira merasa media konkret tidak cukup. Langkah paling tepat adalah…

a)

Mengulang penjelasan memakai contoh konkret lainnya

b)

Mengamati cara siswa memproses informasi saat aktivitas konkret berlangsung

c)

Memberikan soal latihan secara bertahap sebelum remedial

d)

Meminta siswa menuliskan sendiri definisi pecahan

9.

Guru mengajar dengan diferensiasi proses, tetapi hasil belajar tetap timpang. Setelah diamati, guru selalu memberi tugas serupa pada semua siswa, hanya berbeda tingkat kesulitannya. Analisis terbaik adalah…

a)

Guru belum memahami konsep diferensiasi konten

b)

Guru belum melakukan asesmen diagnostik

c)

Diferensiasi hanya terjadi pada produk, bukan proses

d)

Tujuan pembelajaran terlalu sulit

10.

Guru memberi contoh soal terlalu banyak sehingga waktu habis untuk latihan. Kesalahan pedagogik terletak pada…

a)

Manajemen waktu instruksional

b)

Alokasi latihan

c)

Pengaturan porsi contoh

d)

Keseimbangan aktivitas

11.

Orang tua mengeluh tidak pernah mendapat informasi perkembangan belajar anak. Guru perlu…

a)

Mengirim laporan bulanan

b)

Membuat grup komunikasi yang jelas aturan

c)

Memperbanyak pertemuan tatap muka

d)

Menyuruh siswa menyampaikan sendiri

12.

Dalam beberapa minggu terakhir, Bu Rani tampak sering menunjukkan perubahan emosi spontan saat mengajar. Siswa merasa kesulitan memprediksi suasana kelas. Analisis kepribadian yang paling tepat adalah…

a)

Kurang stabil dalam pengelolaan emosi

b)

Kurang konsisten dalam penegakan aturan

c)

Kurang percaya diri terhadap kemampuan mengajar

d)

Terlalu berfokus pada pencapaian akademik

13.

Pak Umar sering terlihat ramah kepada siswa tertentu tetapi datar kepada siswa lain. Akibatnya, terjadi kecemburuan sosial. Problematika kepribadian yang muncul adalah…

a)

Tidak mampu menjaga objektivitas relasi

b)

Tidak mampu mengontrol ekspresi emosional

c)

Kurang memahami keunikan siswa

d)

Terlalu fokus pada prestasi akademik

14.

Bu Wati menunjukkan sikap pesimis tiap kali rencana mengajar tidak berjalan baik sehingga siswa ikut tidak bersemangat. Analisis kepribadian yang perlu diperbaiki adalah…

a)

Ketangguhan menghadapi kegagalan

b)

Kedisiplinan dalam perencanaan

c)

Ketegasan dalam pengambilan keputusan

d)

Keterbukaan terhadap perubahan strategi

15.

Pak Rendra sering membuat komentar bernada sinis kepada siswa dengan alasan “mendidik mental”, namun siswa menjadi takut berpendapat. Hal ini menandakan lemahnya…

a)

Pengendalian diri

b)

Ketegasan verbal

c)

Keterbukaan dialog

d)

Kepekaan moral dan empati

16.

Dalam pembelajaran, Pak Yudi menahan kritik yang masuk dan lebih memilih diam daripada memperbaiki diri. Kepribadian yang perlu ditingkatkan adalah…

a)

Sensitivitas moral

b)

Disiplin profesional

c)

Kematangan menerima umpan balik

d)

Keberanian mengambil risiko

17.

Pak Bayu sering mempermalukan siswa saat mereka salah menjawab dengan alasan agar siswa lebih hati-hati. Sikap demikian menunjukkan lemahnya…

a)

Ketegasan mendidik

b)

Kepekaan moral terhadap dampak psikologis

c)

Kemampuan memperbaiki kesalahan

d)

Pengetahuan psikologi pendidikan

18.

Pak Aldi menegur siswa tanpa mempertimbangkan konteks permasalahan. Tindakan ini mengindikasikan kurangnya…

a)

Pemahaman perspektif siswa

b)

Ketegasan dalam penegakan aturan

c)

Penguasaan materi

d)

Komitmen profesional

19.

Bu Kirana menggunakan humor yang merendahkan siswa tanpa menyadarinya sehingga siswa merasa malu. Kepribadian yang harus diperbaiki adalah…

a)

Ketegasan

b)

Kemampuan manajemen kelas

c)

Empati moral dalam berkomunikasi

d)

Kemandirian

20.

Pak Romli melihat siswa diperlakukan tidak adil oleh guru lain dan memilih berbicara empat mata daripada mempermalukan rekan tersebut. Ini mencerminkan…

a)

Kebijaksanaan komunikasi

b)

Etika profesional

c)

Empati antar guru

d)

Integritas sosial

21.

Di kelas, seorang siswa mengeluhkan bahwa guru sebelumnya tidak adil dalam memberi tugas. Pak Ali merespons dengan tidak menjelekkan guru lain dan fokus pada solusi. Ini mencerminkan…

a)

Kesantunan profesional

b)

Kedewasaan komunikasi

c)

Etika hubungan sejawat

d)

Sikap netral dalam konflik

22.

Buk Widya mendapatkan kritik di grup WhatsApp sekolah terkait metode pembelajarannya. Ia tidak membalas di grup, tetapi meminta klarifikasi secara pribadi. Sikap ini merupakan bentuk…

a)

Etika digital profesional

b)

Kontrol diri sosial

c)

Peredaman konflik sosial

d)

Preventif sosial media

23.

Wali murid mengeluh karena tidak dilibatkan dalam program sekolah. Buk Salsa merancang forum diskusi bulanan. Ini menunjukkan…

a)

Kolaborasi edukatif

b)

Partisipasi masyarakat

c)

Hubungan kemitraan

d)

Keterlibatan komunitas

24.

Guru menghadapi wali murid yang selalu membandingkan anaknya dengan siswa lain. Respons tepat…

a)

Menyanggah dengan tegas agar wali murid tidak merendahkan siswa lain

b)

Mengajak melihat kekuatan unik tiap anak dan cara meningkatkan potensi secara proporsional

c)

Memberikan data pembanding objektif agar wali murid sadar posisi kemampuan

d)

Menyarankan mengikuti bimbingan intensif luar sekolah tanpa evaluasi emosional

25.

Dalam rapat desa, guru diminta mendukung kebijakan yang menurutnya kurang sesuai dengan prinsip pendidikan karakter, tetapi didukung sebagian besar tokoh masyarakat. Respons yang paling tepat adalah…

a)

Menyampaikan keberatan secara terbuka meski berpotensi menimbulkan konfrontasi demi mempertahankan nilai pendidikan

b)

Menerima keputusan masyarakat sebagai wujud adaptasi sosial sambil mencari jalan edukatif setelahnya

c)

Tidak memberikan tanggapan langsung, namun mengatur strategi perubahan secara bertahap melalui kegiatan sekolah yang tidak langsung

d)

Mendukung secara formal agar harmonis, tetapi menyampaikan sikap pribadi hanya kepada pihak yang memahami bidang pendidikan

26.

Pak Badu sangat menekankan disiplin ketat, sementara Buk Ina percaya pada pendekatan humanis berbasis kesepakatan. Perbedaan prinsip ini sering menimbulkan ketegangan saat menangani kasus siswa bermasalah secara bersama. Solusi yang paling menggambarkan sinergi Kompetensi Sosial adalah…

a)

Mereka harus sepakat untuk menangani kasus siswa secara terpisah sesuai dengan prinsip masing-masing untuk menghindari konflik.

b)

Mereka harus meminta Kepala Sekolah menunjuk seorang mediator untuk menentukan standar penanganan kasus yang seragam.

c)

Mereka harus merumuskan pedoman intervensi bersama yang mengakomodasi elemen disiplin dan humanisme berdasarkan tahap perkembangan siswa.

d)

buk Ina harus belajar untuk lebih tegas, dan Pak Badu harus lebih memahami konteks psikologis siswa.

27.

Anda berhasil merancang sebuah program pengabdian masyarakat inovatif yang harus melibatkan 80% staf guru. Meskipun program ini memiliki potensi besar, 30% guru menolak keras karena merasa program tersebut tidak sesuai dengan budaya sekolah yang sudah mapan. Sebagai inisiator, langkah terbaik Anda untuk memastikan program berjalan sukses sekaligus menjaga solidaritas adalah…

a)

Menggunakan wewenang Kepala Sekolah untuk mewajibkan partisipasi, karena manfaat program lebih besar dari penolakan.

b)

Menganalisis alasan penolakan dan memodifikasi program agar mengakomodasi kekhawatiran tanpa mengurangi esensi.

c)

Membentuk tim kecil dari guru yang setuju untuk menjalankan program sebagai proyek percontohan terbatas.

d)

Mencari dan memberi peran kepemimpinan kunci pada beberapa guru yang menolak, yang tugasnya adalah mengidentifikasi dan memitigasi risiko program.

28.

Anda mendengar sekelompok guru membicarakan rekan kerja, bu Lusi, dengan nada negatif dan menyampaikan informasi yang belum terverifikasi tentang masalah pribadinya. Tindakan yang paling mencerminkan Kompetensi Sosial yang bijaksana dan berintegritas adalah…

a)

Memperingatkan bu Lusi secara rahasia tentang gosip tersebut tanpa menyebutkan sumbernya.

b)

Tegas memotong pembicaraan dan mengingatkan bahwa gosip merusak etos kerja dan profesionalisme.

c)

Mengubah topik pembicaraan dan menjauhkan diri dari kelompok tersebut untuk menunjukkan ketidaksetujuan.

d)

Bergabung dalam pembicaraan, namun secara bertahap mengajukan pertanyaan yang menuntun pada verifikasi fakta dan empati terhadap bu Lusi

29.

Pak Rendi ingin menerapkan kurikulum yang sensitif terhadap keberagaman budaya siswa. Dalam rapat tim pengajar, usulannya ditolak oleh mayoritas dengan alasan akan menambah beban kerja administrasi. Bagaimana Pak Rendi harus bertindak untuk mencapai tujuannya tanpa merusak hubungan kerja?

a)

Mengimplementasikan ide tersebut dalam kelasnya sendiri sebagai studi kasus, kemudian memaparkan hasilnya.

b)

Mencari dukungan dari Kepala Sekolah agar menggunakan wewenang untuk mendorong kebijakan tersebut.

c)

Mengajukan usulan tersebut kembali dengan memaparkan data potensi kerugian bagi siswa jika keberagaman diabaikan.

d)

Memfasilitasi sesi khusus dengan rekan-rekan untuk mengidentifikasi dan memecahkan hambatan administrasi secara kolektif, bukan fokus pada penolakan ide.

30.

Dalam konteks penggunaan strategi pembelajaran yang efektif untuk capaian belajar literasi dan numerasi murid, pilihlah pernyataan yang paling mendekati dalam praktik pengajaran.

a)

Guru hanya mengandalkan satu atau dua strategi pembelajaran dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi murid

b)

Guru secara aktif menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi murid

c)

Guru jarang menggunakan strategi pembelajaran yang efektif dan lebih sering mengandalkan pendekatan tradisional

d)

Guru jarang menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid dan kurang memperhatikan kemampuan literasi dan numerasi mereka

31.

Anda adalah seorang guru Bahasa Inggris di sebuah sekolah menengah. Salah satu siswa Anda, David, memiliki kesulitan dalam memahami tenses dalam kalimat bahasa Inggris. Anda tahu bahwa pemahaman yang kuat tentang tenses sangat penting dalam memahami struktur kalimat dan komunikasi dalam bahasa Inggris. Tindakan apa yang akan Anda ambil untuk membantu David memahami tenses?

a)

Menyajikan contoh-contoh kalimat dengan berbagai tenses dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak David untuk mempraktikkannya dalam percakapan atau penulisan

b)

Mengajak David untuk berdiskusi dengan teman sekelasnya mengenai tenses dan memberikan kesempatan untuk bertanya jika ada yang belum dipahami

c)

Menyarankan David untuk belajar tenses sendiri menggunakan buku teks, karena seharusnya menjadi tanggung jawab pribadinya untuk memahami materi tersebut

d)

Mengabaikan kesulitan David dalam memahami tenses karena menganggap hal itu sebagai masalah individual dan bukan tanggung jawab guru

32.

Bagaimana pengetahuan konten yang luas dan mendalam oleh guru dalam bidang keilmuan dapat berkontribusi mencapai tujuan pembelajaran yang efektif?

a)

Pengetahuan konten yang luas dan mendalam hanya diperlukan dalam tingkat pendidikan yang lebih tinggi, seperti perguruan tinggi, namun tidak terlalu relevan dalam pendidikan dasar dan menengah

b)

Guru bisa mencapai tujuan pembelajaran yang efektif tanpa memiliki pengetahuan konten yang luas dan mendalam, dengan mengandalkan metode pengajaran yang inovatif

c)

Pengetahuan konten yang luas dan mendalam memungkinkan guru untuk memahami struktur dan alur pengetahuan dalam bidang keilmuan yang relevan, sehingga dapat merancang pembelajaran yang terstruktur dan terarah

d)

Guru hanya perlu memahami konsep-konsep utama dalam bidang keilmuan yang relevan, tidak perlu memiliki pemahaman yang mendalam terhadap seluruh struktur pengetahuan dalam bidang tersebut

33.

Bagaimana keterlibatan guru dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas dapat berkontribusi dalam peningkatan pembelajaran yang berpusat pada murid?

a)

Dengan berpartisipasi dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas, guru dapat mendapatkan akses ke berbagai sumber daya, pengetahuan, dan kolaborasi untuk memecahkan masalah pembelajaran

b)

Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas hanya relevan untuk guru yang sudah berpengalaman, sementara guru baru tidak perlu terlibat

c)

Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas hanya memberikan manfaat yang terbatas dalam peningkatan pembelajaran murid

d)

Guru seharusnya tidak membagikan praktik baik dan karya mereka dengan organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas, karena dapat mengungkapkan kelemahan mereka sebagai pendidik

34.

Seorang guru merasa perlu untuk mengembangkan dirinya agar dapat meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada murid. Guru tersebut memulai dengan merenungkan pengalaman mengajar dan mengevaluasi kebutuhan pengembangan diri yang berfokus pada murid. Langkah selanjutnya yang sebaiknya dilakukan oleh guru adalah:

a)

Mengevaluasi cara pengajaran yang telah dilakukan dan mencari alternatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan murid

b)

Mencari sumber belajar yang secara umum meningkatkan kualitas pengajaran

c)

Tidak melakukan apa pun karena menganggap dirinya sudah cukup baik sebagai seorang guru

d)

Mengikuti pelatihan yang disarankan oleh kepala sekolah untuk pengembangan diri

35.

Asesmen yang berfokus pada perkembangan murid sangat penting dalam proses pembelajaran. Salah satu jenis asesmen yang sering digunakan adalah asesmen sumatif. Apa yang menjadi ciri khas dari asesmen sumatif dibandingkan dengan asesmen formatif?

a)

Asesmen sumatif memberikan umpan balik yang berkelanjutan selama pembelajaran, sedangkan asesmen formatif memberikan penilaian akhir

b)

Asesmen sumatif dilakukan untuk mengevaluasi hasil belajar di akhir periode, sedangkan asesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran

c)

Asesmen sumatif bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan murid, sedangkan asesmen formatif mengukur kelemahan murid

d)

Asesmen sumatif melibatkan partisipasi aktif murid, sedangkan asesmen formatif dilakukan secara independen oleh guru