wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal UAS Filsafat Etika

Total questions: 100

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Secara etimologis, istilah "Akhlak" berasal dari bahasa Arab "Al-Khuluq" yang memiliki makna sebagai berikut, kecuali

a)

Watak

b)

Perangai

c)

Tabiat

d)

Pengetahuan

e)

Budi pekerti

2.

Mengapa Akhlakul Karimah dianggap sebagai nstrument penting bagi seorang mukmin di Hari Kiamat

a)

Karena menjadi penentu popularitas seseorang di dunia

b)

Karena merupakan penentu beratnya timbangan amal seorang mukmin

c)

Karena dapat membebaskan manusia dari segala tanggung jawab hukum dunia

d)

Karena merupakan satu-satunya syarat untuk mendapatkan kekayaan

e)

Karena menjamin seseorang menjadi pemimpin di akhirat

3.

Manakah di bawah ini yang merupakan karakteristik utama dari Akhlakul Karimah menurut materi yang disampaikan

a)

Bersifat lokal dan hanya berlaku bagi kelompok tertentu

b)

Lahir dari tekanan sosial dan lingkungan sekitar

c)

Bersifat universal, lahir dari hati, dan bernilai ibadah

d)

Dilakukan hanya untuk mendapatkan pujian dari sesama manusia

e)

Hanya berkaitan dengan hubungan ritual formal kepada Allah

4.

Dalam ruang lingkup Akhlakul Karimah kepada Allah, sikap "berserah diri setelah melakukan usaha secara maksimal" disebut dengan

a)

Syukur

b)

Taubat

c)

Tawakkal

d)

Dzikir

e)

Qana'ah

5.

Apabila seseorang selalu berbicara jujur dan dapat dipercaya dalam mengemban tugas, maka ia telah memenuhi pilar akhlak kepada sesama, yaitu

a)

Amanah dan Shiddiq

b)

Fathonah dan Tabligh

c)

Pemaaf dan Sabar

d)

Toleransi dan Empati

e)

Tawadhu dan Ikhlas

6.

Berikut adalah manifestasi Akhlakul Karimah terhadap diri sendiri dan lingkungan, kecuali

a)

Disiplin dalam mengatur waktu

b)

Bertanggung jawab atas setiap tindakan

c)

Senantiasa belajar dan mengembangkan potensi diri

d)

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar

e)

Menutup diri dari perkembangan ilmu pengetahuan

7.

Di era digital saat ini, manakah contoh praktis penerapan Akhlakul Karimah dalam kehidupan modern

a)

Mengomentari setiap isu viral meskipun tidak mengetahui faktanya

b)

Menyebar konten positif serta menghindari ghibah dan bullying di media sosial

c)

Melakukan provokasi untuk membela kelompok sendiri

d)

Bersikap ugal-ugalan dalam berkendara asalkan tepat waktu

e)

Mengabaikan hak orang lain demi mencapai tujuan pribadi

8.

Mengapa "kecenderungan jiwa pada hal-hal negatif" menjadi salah satu hambatan dalam menerapkan Akhlakul Karimah

a)

Karena lingkungan sosial selalu mendukung perbuatan baik

b)

Karena karakter manusia bersifat statis dan tidak bisa diubah

c)

Karena adanya dorongan internal yang seringkali bertentangan dengan nilai-nilai moral Islam

d)

Karena Akhlakul Karimah hanya bisa diterapkan oleh para nabi

e)

Karena pemahaman nilai akhlak tidak relevan dengan kehidupan masa kini

9.

Berdasarkan kesimpulan materi, bagaimana strategi terbaik dalam membangun Akhlakul Karimah

a)

Menunggu hingga usia tua agar lebih fokus beribadah

b)

Memulai dari hal-hal besar agar langsung terlihat hasilnya

c)

Dimulai dari diri sendiri, dari hal terkecil, dan merupakan proses seumur hidup

d)

Fokus hanya pada kualitas salat tanpa mempedulikan perilaku sosial

e)

Menuntut orang lain terlebih dahulu untuk berakhlak baik sebelum kita memulainya

10.

Hubungan antara iman dan Akhlakul Karimah dijelaskan sebagai berikut

a)

Akhlak adalah sesuatu yang terpisah dan tidak ada hubungannya dengan iman

b)

Akhlak yang baik adalah cerminan dari kekuatan iman dan kedekatan dengan Allah

c)

Iman cukup di hati saja tanpa perlu ditunjukkan melalui budi pekerti

d)

Seseorang bisa memiliki iman yang kuat meskipun akhlaknya sangat buruk

e)

Akhlakul Karimah hanyalah formalitas sosial yang tidak bernilai ibadah

11.

Konsep "Rahmatan lil 'Alamin" dalam Islam menegaskan bahwa nilai-nilai Islam bersifat

a)

Eksklusif hanya untuk umat Muslim

b)

Terbatas pada wilayah Arab saja

c)

Universal dan berlaku bagi seluruh umat manusia

d)

Hanya berlaku untuk urusan ibadah ritual

e)

Mengutamakan kepentingan kelompok tertentu

12.

Prinsip "Al-Musawah" dalam ajaran Islam secara spesifik merujuk pada

a)

Keadilan dalam hukum

b)

Persamaan derajat manusia tanpa diskriminasi

c)

Kasih sayang kepada sesama

d)

Kejujuran dalam perkataan

e)

Kewajiban menuntut ilmu

13.

Manakah di bawah ini yang merupakan pilar utama Islam yang menuntut perlakuan seimbang dalam bidang hukum, sosial, maupun ekonomi

a)

Al-Musawah (Persamaan)

b)

Al-'Adl (Keadilan)

c)

Ar-Rahmah (Kasih Sayang)

d)

Shiddiq (Kejujuran)

e)

Amanah (Integritas)

14.

Sikap tolong-menolong antar sesama manusia dalam Islam dikenal dengan istilah

a)

Al-Amin

b)

Hifzh an-Nafs

c)

Ta'awun

d)

Khalifah

e)

Maqasid Syariah

15.

Nabi Muhammad SAW mendapat gelar "Al-Amin" karena memiliki sifat inti berupa

a)

Keberanian dalam berperang

b)

Kecerdasan dalam berdagang

c)

Kejujuran dan dapat dipercaya (integritas)

d)

Kemampuan memimpin negara

e)

Kedermawanan kepada fakir miskin

16.

"Hifzh an-Nafs" atau menjaga kesucian kehidupan merupakan salah satu dari lima tujuan utama syariat Islam yang disebut

a)

Ar-Rahman

b)

Maqasid Syariah

c)

Rahmatan lil 'Alamin

d)

Al-Khuluq

e)

Ukhuwah Islamiyah

17.

Dalam konteks menuntut ilmu, Islam menekankan adanya keseimbangan antara

a)

Ilmu hitam dan ilmu putih

b)

Ilmu dunia dan ilmu akhirat (Akal dan Wahyu)

c)

Teori dan imajinasi semata

d)

Ilmu ekonomi dan ilmu politik saja

e)

Ilmu masa lalu dan ilmu masa depan

18.

Sebagai "Khalifah" di muka bumi, manusia memiliki tanggung jawab universal untuk

a)

Mengeksploitasi sumber daya alam demi kemajuan ekonomi

b)

Menjaga dan merawat lingkungan serta planet bumi

c)

Menguasai wilayah seluas-luasnya

d)

Memisahkan diri dari urusan duniawi

e)

Fokus hanya pada pembangunan infrastruktur fisik

19.

Mengapa Islam secara tegas menolak rasisme dan tribalisme berdasarkan nilai universalnya

a)

Karena rasisme dianggap menguntungkan ekonomi

b)

Karena Islam menganggap satu suku lebih unggul dari yang lain

c)

Karena kemuliaan manusia didasarkan pada ketakwaan, bukan warna kulit atau status sosial

d)

Karena rasisme hanya dilarang di wilayah tertentu

e)

Karena rasisme merupakan budaya modern yang tidak ada di masa lalu

20.

Apa inti dari nilai universal Islam terhadap keberagaman manusia

a)

Mengharuskan semua orang menjadi Muslim agar diperlakukan adil

b)

Menciptakan batasan yang kaku antara Muslim dan Non-Muslim

c)

Menjadi inklusif dan memberikan rahmat serta perlindungan hak bagi seluruh umat manusia

d)

Fokus pada kepentingan politik umat Muslim saja

e)

Mengabaikan perbedaan dan menutup pembahasan identitas budaya masing-masing bangsa

21.

Apa yang dimaksud dengan identifikasi isu etika di bidang lingkungan?

a)

Proses mengeksploitasi alam untuk kepentingan ekonomi

b)

Proses mengenali masalah yang timbul dari interaksi manusia dengan alam yang melibatkan nilai moral

c)

Studi tentang bagaimana hukum pidana mengatur kerusakan lingkungan

d)

Cara meminimalkan biaya operasional dalam pengelolaan limbah

e)

Penelitian tentang jenis-jenis flora dan fauna yang hampir punah

22.

Fokus utama dari etika lingkungan adalah membahas dilema moral mengenai apa?

a)

Cara manusia memperlakukan sesama dalam organisasi

b)

Bagaimana manusia memperlakukan alam dan keseimbangan ekosistem

c)

Aturan berpakaian dalam sebuah kebudayaan

d)

Teknik pemasaran produk yang ramah lingkungan

e)

Sejarah perkembangan teknologi industri

23.

Manakah yang termasuk dalam tujuan identifikasi isu etika dalam pengelolaan sumber daya alam?

a)

Meningkatkan laba perusahaan secara instan

b)

Menghapus semua aturan sosial yang membatasi industri

c)

Memberikan pedoman bagi pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan

d)

Mengabaikan dampak negatif demi kemajuan teknologi

e)

Menyeragamkan semua budaya di seluruh dunia

24.

Etika sosial-budaya merupakan cabang filsafat etika yang secara khusus membahas tentang apa?

a)

Kelestarian makhluk hidup di lautan

b)

Norma dan nilai moral dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat

c)

Hubungan antara manusia dengan Allah secara vertikal

d)

Manajemen konflik di tempat kerja secara profesional

e)

Dampak perubahan iklim terhadap ekonomi global

25.

Salah satu isu etika di bidang lingkungan yang melibatkan aspek jangka panjang adalah apa?

a)

Tanggung jawab terhadap generasi mendatang

b)

Persaingan bisnis antar perusahaan global

c)

Perbedaan bahasa antar suku bangsa

d)

Hak warga negara untuk mendapatkan pendidikan

e)

Pelestarian bahasa daerah yang mulai punah

26.

Apa yang dimaksud dengan "Krisis Moral" dalam konteks isu sosial-budaya masyarakat modern?

a)

Ketidakmampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi terbaru

b)

Pergeseran nilai-nilai luhur yang menyebabkan menurunnya standar etika perilaku

c)

Meningkatnya jumlah penduduk di daerah perkotaan

d)

Perubahan pola makan masyarakat akibat globalisasi

e)

Ketidaktahuan masyarakat terhadap sejarah nenek moyang

27.

"Disintegrasi sosial dan melemahnya solidaritas" merupakan isu etika sosial yang ditandai dengan apa?

a)

Meningkatnya rasa gotong royong di pedesaan

b)

Melemahnya ikatan antaranggota masyarakat dan hilangnya rasa kebersamaan

c)

Terciptanya keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat

d)

Banyaknya inovasi teknologi yang membantu komunikasi

e)

Munculnya berbagai jenis kesenian baru di masyarakat

28.

Mengapa kemajuan teknologi dan globalisasi tidak boleh mengorbankan nilai moral dan kemanusiaan?

a)

Karena teknologi akan rusak jika tidak dibarengi dengan moral

b)

Karena nilai moral dan kemanusiaan adalah pondasi keberadaban agar tidak terjadi krisis nilai

c)

Karena globalisasi hanya menguntungkan negara-negara maju saja

d)

Karena nilai moral lebih mahal harganya daripada teknologi modern

e)

Karena masyarakat cenderung menolak segala bentuk perubahan teknologi

29.

Dalam etika lingkungan, pertanyaan mengenai "hak makhluk hidup lain" muncul karena apa?

a)

Makhluk hidup lain memiliki nilai ekonomi yang tinggi untuk manusia

b)

Manusia memiliki kecenderungan untuk mengorbankan apa pun yang tidak ada kepentingannya

c)

Adanya kesadaran moral bahwa alam memiliki nilai intrinsik dan hak untuk eksis secara seimbang

d)

Adanya tuntutan hukum dari organisasi internasional

e)

Sumber daya alam sudah sangat menipis dan sulit diperbarui

30.

Langkah awal yang krusial dalam menghadapi krisis nilai di masyarakat adalah apa?

a)

Melarang penggunaan media sosial di seluruh lapisan masyarakat

b)

Mengidentifikasi isu etika sebagai dasar untuk mengambil tindakan yang benar

c)

Meningkatkan anggaran pemerintah untuk pembangunan fisik

d)

Mengubah seluruh kurikulum pendidikan menjadi berbasis teknologi saja

e)

Menutup diri dari pengaruh budaya asing secara total

31.

Apa yang dimaksud dengan Etika Pendidikan?

a)

Peraturan hukum yang mengatur gaji guru dan staf kependidikan

b)

Pedoman moral dan perilaku dalam proses pendidikan yang mengatur hubungan antarwarga sekolah

c)

Teknik mengajar yang efektif agar siswa mendapatkan nilai tinggi

d)

Standar bangunan dan fasilitas infrastruktur di lembaga pendidikan

e)

Kebijakan pemerintah dalam menentukan kurikulum nasional

32.

Salah satu tujuan utama dari penerapan etika pendidikan adalah apa?

a)

Meningkatkan jumlah lulusan agar mudah mendapatkan pekerjaan

b)

Membangun karakter moral dan spiritual peserta didik

c)

Menghapuskan sistem ujian nasional secara total

d)

Memberikan kebebasan mutlak kepada siswa tanpa aturan

e)

Menstandarisasi biaya pendidikan di seluruh daerah

33.

Prinsip "Keadilan" dalam etika pendidikan dimanifestasikan melalui tindakan apa?

a)

Memberikan nilai tambahan kepada siswa yang rajin menolong guru

b)

Memberikan perlakuan dan penilaian objektif tanpa membeda-bedakan siswa

c)

Memberikan fasilitas lebih kepada siswa yang membayar biaya sekolah lebih mahal

d)

Fokus hanya pada siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi

e)

Mengabaikan perbedaan latar belakang siswa demi keseragaman

34.

Dalam etika guru, terdapat prinsip bahwa guru harus menjadi "pendidik", bukan sekadar "pengajar". Hal ini berarti apa?

a)

Guru hanya bertugas menyampaikan materi di dalam kelas

b)

Guru fokus pada penyelesaian administratif laporan harian

c)

Guru bertanggung jawab membentuk kepribadian dan moral, bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan

d)

Guru harus mengikuti semua keinginan siswa agar suasana kelas menyenangkan

e)

Guru menyerahkan urusan moral sepenuhnya kepada orang tua siswa

35.

Manakah yang merupakan salah satu poin penting dalam etika siswa terhadap proses belajar?

a)

Mengutamakan hasil nilai akhir daripada proses pembelajaran

b)

Tidak menyontek atau berbuat curang dalam mengerjakan tugas dan ujian

c)

Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab kebersihan kelas kepada petugas sekolah

d)

Berpakaian sebebas mungkin untuk mengekspresikan diri di sekolah

e)

Mengikuti instruksi guru hanya jika dirasa menguntungkan secara pribadi

36.

Etika dalam lingkungan pendidikan juga mencakup hubungan harmonis antarwarga sekolah. Hal ini ditunjukkan dengan apa?

a)

Mengabaikan tindakan perundungan (bullying) selama tidak merugikan diri sendiri

b)

Membangun budaya tolong-menolong, empati, dan menghindari kekerasan

c)

Membuat kelompok-kelompok eksklusif berdasarkan status sosial

d)

Berkompetisi secara tidak sehat untuk menjadi yang terbaik di lingkungan sekolah

e)

Membiarkan konflik antar siswa agar mereka belajar menyelesaikannya sendiri tanpa bantuan

37.

Mengapa guru diwajibkan menjaga kerahasiaan siswa dalam konteks etika profesional?

a)

Agar guru tidak perlu repot berinteraksi dengan orang tua siswa.

b)

Untuk melindungi privasi, martabat, dan membangun kepercayaan antara siswa dan pendidik.

c)

Karena informasi siswa tidak memiliki nilai penting bagi proses pendidikan.

d)

Untuk menghindari tuntutan hukum dari pihak kepolisian secara langsung

e)

Agar guru memiliki posisi tawar yang lebih kuat di hadapan siswa.

38.

Dalam sebuah kasus, seorang siswa menyalin tugas temannya tanpa izin. Berdasarkan tinjauan etika pendidikan, tindakan tersebut melanggar prinsip...

a)

Keadilan dan Kedisiplinan

b)

Kejujuran dan Tanggung Jawab

c)

Kesopanan dan Keindahan

d)

Ketertiban dan Keramahan

e)

Kebebasan dan Kemandirian

39.

Etika pendidikan dikatakan sebagai fondasi pendidikan karakter karena...

a)

Etika pendidikan menyediakan sanksi yang berat bagi setiap pelanggaran karakter

b)

Melalui etika, siswa belajar mengendalikan diri dan menjadi pribadi yang beradab

c)

Etika pendidikan menggantikan peran agama dalam kehidupan sehari-hari di sekolah

d)

Pendidikan karakter hanya bisa diajarkan melalui mata pelajaran etika saja

e)

Tanpa etika, sekolah tidak akan mendapatkan akreditasi dari pemerintah

40.

Mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif dan toleran merupakan penerapan etika pendidikan di tingkat...

a)

Etika Individu (Guru saja)

b)

Etika Individu (Siswa saja)

c)

Etika Lingkungan Pendidikan (Sistemik)

d)

Etika Ekonomi Pendidikan

e)

Administrasi Negara

41.

Secara etimologis, kata "Etika" berasal dari bahasa Yunani ethos yang berarti...

a)

Hukum dan peraturan

b)

Kebiasaan, adat, atau watak

c)

Kebijaksanaan dalam memimpin

d)

Pengetahuan tentang negara

42.

Apa perbedaan mendasar antara "Etika" dan "Akhlak" berdasarkan penjelasan dalam materi tersebut?

a)

Etika bersumber dari agama, sedangkan Akhlak dari hukum negara

b)

Etika menekankan pendekatan filosofis (akal), sedangkan Akhlak bersumber dari agama dan moral masyarakat

c)

Etika hanya berlaku di Barat, sedangkan Akhlak hanya berlaku di Timur

d)

Etika bersifat tetap, sedangkan Akhlak selalu berubah sesuai zaman

e)

Tidak ada perbedaan sama sekali antara keduanya

43.

Dalam konteks kenegaraan, politik yang berasal dari kata politicus memiliki arti...

a)

Strategi perang

b)

Pencarian keuntungan

c)

Bijaksana

d)

Kekuatan absolut

e)

Perdebatan publik

44.

Mengapa etika politik sangat penting dalam jalannya sebuah pemerintahan?

a)

Agar pemerintah dapat membuat aturan tanpa campur tangan rakyat

b)

Untuk memastikan politik tidak menjadi alat kekuasaan yang sewenang-wenang

c)

Untuk mempercepat proses pengambilan keputusan secara sepihak

d)

Agar pemimpin mendapatkan popularitas yang tinggi di mata internasional

e)

Untuk membatasi hak berpendapat bagi masyarakat umum

45.

Prinsip "Asy-Syura" dalam etika politik Islam merujuk pada...

a)

Kepemimpinan tunggal tanpa kritik

b)

Musyawarah untuk mencapai keputusan kolektif bagi kemaslahatan umat

c)

Pemberian mandat kekuasaan berdasarkan garis keturunan

d)

Pembagian harta rampasan perang secara adil

e)

Kewajiban rakyat untuk selalu setuju dengan pemimpin

46.

Apa kewajiban utama seorang pemimpin menurut konsep "Amanah" dalam politik Islam?

a)

Mengumpulkan kekayaan sebanyak-banyaknya untuk negara

b)

Menjalankan tugas kekuasaan sebagai titipan yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat dan Allah

c)

Menyingkirkan lawan politik demi stabilitas nasional

d)

Menjaga citra pribadi di atas kepentingan umum

e)

Menentukan kebijakan tanpa perlu berkonsultasi dengan ahli

47.

"Risywah" dan "Ghulu" adalah bentuk penyimpangan politik dalam Islam yang merujuk pada tindakan...

a)

Nepotisme dan kronisme

b)

Manipulasi informasi dan kebohongan publik

c)

Korupsi dan suap

d)

Adu domba dan fitnah

e)

Pemberontakan tanpa alasan yang sah

48.

Bagaimana etika rakyat terhadap pemimpin dalam pandangan Islam jika pemimpin memerintahkan sesuatu yang baik?

a)

Rakyat boleh memilih untuk patuh atau tidak

b)

Rakyat wajib taat selama perintah tersebut berada dalam koridor kebaikan dan tidak bermaksiat

c)

Rakyat harus selalu curiga terhadap setiap kebijakan pemimpin

d)

Rakyat wajib taat meskipun diperintahkan untuk melakukan dosa

e)

Rakyat harus melakukan demonstrasi sebelum menyetujui kebijakan tersebut

49.

Nepotisme dan kronisme dilarang dalam etika politik Islam karena...

a)

Menghambat proses birokrasi yang lambat

b)

Melanggar prinsip keadilan karena lebih mengutamakan lobi keluarga/teman daripada kompetensi

c)

Mengurangi jumlah pegawai di instansi pemerintahan

d)

Tidak sesuai dengan budaya modern saat ini

e)

Membuat anggaran negara menjadi terlalu hemat

50.

Kesimpulan utama mengenai etika politik dalam Islam adalah bahwa politik merupakan...

a)

Alat untuk mencapai kekuasaan pribadi seumur hidup

b)

Bagian integral dari ibadah untuk menegakkan kemaslahatan umat dan keadilan ilahiah

c)

Sesuatu yang kotor dan harus dihindari oleh umat Muslim

d)

Hanya sekadar teori filsafat tanpa aplikasi praktis

e)

Upaya untuk menyeragamkan pendapat seluruh warga negara

51.

Siapakah tokoh filosof Muslim besar dari masa pasca keemasan Islam yang menyatukan berbagai aliran pemikiran dalam karyanya Al-Hikmah al-Muta'aliyah?

a)

Ibnu Sina

b)

Al-Farabi

c)

Mulla Shadra

d)

Suhravardi

e)

Ibnu Rusyd

52.

Di manakah Mulla Shadra dilahirkan dan pada masa pengasingan di desa mana ia menulis banyak karya pentingnya?

a)

Isfahan dan Syiraz

b)

Syiraz dan Kahak

c)

Baghdad dan Kufa

d)

Teheran dan Qom

e)

Nishapur dan Khurasan

53.

Prinsip "Ashalat al-Wujud" (Primalitas Eksistensi) dalam filsafat Mulla Shadra menyatakan bahwa...

a)

Esensi (mahiyyah) adalah realitas yang nyata, sedangkan Wujud hanya konsep mental

b)

Wujud adalah realitas yang nyata dan hakiki, sedangkan esensi hanyalah batasan mental dari Wujud

c)

Wujud dan esensi memiliki kedudukan yang sama dalam realitas eksternal

d)

Keberadaan Allah tidak dapat dibuktikan melalui logika wujud

e)

Alam semesta tercipta dari ketiadaan murni tanpa adanya wujud dasar

54.

Apa yang dimaksud dengan konsep "Tasykik al-Wujud" (Gradasi Wujud)?

a)

Wujud bersifat seragam dan tidak memiliki perbedaan tingkatan

b)

Wujud hanya dimiliki oleh Allah, sementara makhluk tidak memiliki wujud

c)

Wujud adalah satu kenyataan, namun memiliki tingkatan intensitas dan kesempurnaan yang berbeda-beda

d)

Perbedaan antara manusia dan benda mati terletak pada esensinya, bukan wujudnya

e)

Wujud setiap makhluk terpisah secara total dan tidak memiliki keterkaitan satu sama lain

55.

Konsep "Al-Harakah al-Jauhariyah" (Gerak Substansial) menjelaskan bahwa...

a)

Gerak hanya terjadi pada aspek aksidental (luar) seperti warna dan posisi

b)

Alam semesta bersifat statis dan hanya bergerak jika digerakkan oleh faktor luar

c)

Perubahan terjadi pada tingkat substansi atau inti dari eksistensi menuju kesempurnaan

d)

Manusia tidak mengalami perubahan dalam dimensi wujudnya

e)

Gerak substansial bertentangan dengan prinsip kesatuan wujud

56.

Dalam konsep "Ittihad al-Aql wa al-Ma'qul", Mulla Shadra berpendapat bahwa...

a)

Pengetahuan dan objek yang diketahui adalah dua hal yang tidak akan pernah bersatu.

b)

Pengetahuan hanyalah sekadar pengumpulan data informasi secara kognitif.

c)

Pengetahuan adalah peristiwa eksistensial di mana terjadi penyatuan antara subjek pengetahuan dan objek yang diketahui.

d)

Pikiran manusia tidak mampu menjangkau hakikat realitas yang sebenarnya.

e)

Objek yang diketahui lebih rendah derajatnya daripada subjek yang mengetahui.

57.

Konstruktivisme etika dalam pandangan Mulla Shadra menekankan bahwa nilai moral...

a)

Merupakan doktrin yang diberikan secara pasif dari otoritas eksternal.

b)

Harus diterima secara dogmatis tanpa perlu pembuktian rasional.

c)

Dikonstruksi melalui interaksi antara rasio, pengalaman spiritual, dan pemahaman metafisika.

d)

Bersifat relatif dan tergantung pada kesepakatan budaya masing-masing.

e)

Hanya bisa dicapai melalui pengasingan diri total dari masyarakat.

58.

Apa tujuan utama dari pencapaian "Otonomi Moral" menurut filsafat Shadra?

a)

Agar manusia dapat membuat aturan moral sendiri tanpa mempedulikan agama.

b)

Agar seseorang bertindak etis karena pemahaman rasional yang mendalam, bukan karena paksaan atau ketakutan.

c)

Menghapuskan semua bentuk hukum formal dalam masyarakat.

d)

Membuktikan bahwa akal manusia lebih tinggi daripada wahyu.

e)

Mencapai popularitas sebagai tokoh yang mandiri dalam berpikir.

59.

Perjalanan ketiga (Safar ila al-Khalq bi al-Haq) dalam konsep "Al-Asfar al-Arba'ah" bermakna...

a)

Perjalanan dari diri makhluk menuju Allah untuk meleburkan ego.

b)

Perjalanan bersama Allah di dalam lingkungan ilahiah yang sunyi.

c)

Perjalanan kembali ke tengah makhluk (dunia) dengan membawa kesadaran ilahiah yang baru.

d)

Perjalanan meninggalkan dunia secara permanen demi kebahagiaan akhirat.

e)

Perjalanan mencari guru spiritual untuk membimbing ke jalan kebenaran.

60.

Perjalanan keempat (Safar fi al-Haq fi al-Khalq) merupakan tingkatan tertinggi di mana seorang pesuluk...

a)

Mengabaikan realitas dunia demi fokus pada ibadah ritual.

b)

Menyatukan kesadaran ilahiah dengan realitas dunia sehari-hari dalam setiap tindakannya.

c)

Berhenti belajar filsafat karena merasa sudah mencapai pencerahan.

d)

Hidup menyendiri di goa untuk menjaga kemurnian jiwanya.

e)

Menyebarkan ajarannya hanya kepada kelompok elit tertentu saja.

61.

Mulla Shadra melakukan integrasi tiga pendekatan dalam membangun sistem filsafatnya, yaitu...

a)

Logika, Matematika, dan Fisika.

b)

Sosiologi, Psikologi, dan Antropologi.

c)

Intuisi Intelektual, Pembuktian Rasional, dan Syariat.

d)

Skeptisisme, Empirisme, dan Idealisme.

e)

Politik, Ekonomi, dan Kebudayaan.

62.

Mengapa Shadra mengkritik pendekatan etika konvensional yang bersifat "Eksternalis"?

a)

Karena etika eksternalis terlalu fokus pada kebahagiaan duniawi.

b)

Karena menempatkan sumber otoritas moral di luar kapasitas rasional manusia, sehingga menghasilkan kepatuhan buta.

c)

Karena etika tersebut terlalu banyak menggunakan dalil-dalil rasional.

d)

Karena dianggap tidak sesuai dengan perkembangan ekonomi modern.

e)

Karena etika tersebut menolak adanya keberadaan Allah.

63.

Di manakah Mulla Shadra menimba ilmu di bawah bimbingan guru-guru besar seperti Syekh Baha'i dan Mir Damad?

a)

Syiraz

b)

Isfahan

c)

Baghdad

d)

Kairo

e)

Madinah

64.

Dalam teori pengetahuan Shadra, objek yang diketahui (Ma'qul) sebenarnya adalah...

a)

Bayangan semua yang ada di luar pikiran.

b)

Tingkatan wujud yang hadir dan menyatu dalam jiwa subjek.

c)

Data statistik yang dikumpulkan melalui panca indera.

d)

Sesuatu yang selamanya tidak akan bisa dipahami oleh manusia.

e)

Hanya sekadar nama tanpa makna yang hakiki.

65.

Apa yang dimaksud dengan "Wujud adalah satu namun bergradasi" dalam konsep Tasykik?

a)

Setiap orang memiliki Allah yang berbeda-beda sesuai tingkatannya.

b)

Realitas itu tunggal, namun perbedaannya terletak pada intensitas cahaya eksistensinya.

c)

Wujud manusia lebih nyata daripada wujud Allah.

d)

Gradasi hanya berlaku bagi benda-benda fisik, bukan makhluk spiritual.

e)

Semua makhluk memiliki tingkat kesempurnaan yang sama persis.

66.

"Otonomi Moral" dalam Hikmah Transenden berimplikasi bahwa manusia...

a)

Tidak membutuhkan petunjuk wahyu lagi setelah menjadi filsuf.

b)

Menjalankan nilai moral karena telah menjadi bagian dari wujud dirinya, bukan karena perintah eksternal.

c)

Bebas menentukan mana yang baik dan buruk tanpa batasan apa pun.

d)

Menyerahkan seluruh keputusan moral kepada pemimpin negara.

e)

Mengabaikan tanggung jawab sosial demi kepuasan batin.

67.

Bagaimana pengaruh masa pengasingan 14 tahun di Kahak terhadap pemikiran Mulla Shadra?

a)

Membuatnya berhenti menulis dan menjadi petani.

b)

Menjadi masa kontemplasi mendalam yang melahirkan sintesis besar karyanya.

c)

Menjadikannya seorang sosiolog yang fokus pada penderitaan rakyat.

d)

Menimbulkan kebencian yang mendalam terhadap ajaran Islam.

e)

Menyebabkan ia kehilangan kemampuan rasionalnya.

68.

Apa definisi dasar dari etika religius?

a)

Aturan hukum yang dibuat oleh lembaga legislatif negara.

b)

Nilai-nilai perilaku baik dan benar yang berlandaskan pada ajaran agama.

c)

Kesepakatan sosial yang berubah-ubah sesuai tren masyarakat.

d)

Teknik berkomunikasi efektif dalam organisasi modern.

e)

Aturan mengenai cara berpakaian di tempat umum.

69.

Manakah yang termasuk dalam ruang lingkup "Etika Ketuhanan"?

a)

Taat aturan lalu lintas dan tidak korupsi.

b)

Jujur, adil, dan menghargai perbedaan.

c)

Ikhlas, tawakal, syukur, dan sabar.

d)

Tidak boros (israf) dan menjaga kelestarian alam.

e)

Menjaga kebersihan dan ketertiban sekolah.

70.

Apa yang dimaksud dengan "Dinamika Sosial"?

a)

Ketetapan hukum yang tidak pernah berubah sejak zaman dahulu.

b)

Perubahan yang terjadi dalam masyarakat akibat faktor teknologi, budaya, atau ekonomi.

c)

Sistem kasta yang membagi masyarakat berdasarkan keturunan.

d)

Keinginan individu untuk hidup menyendiri tanpa bantuan orang lain.

e)

Proses penghapusan seluruh nilai agama dalam kehidupan modern.

71.

Dalam konteks etika religius, perilaku moral yang tulus lahir dari...

a)

Rasa takut akan sanksi hukum dari pemerintah.

b)

Keinginan untuk mendapatkan popularitas sosial.

c)

Kesadaran, tanggung jawab, dan ketaatan kepada Allah.

d)

Tekanan dari lingkungan pergaulan sehari-hari.

e)

Kebutuhan untuk mengikuti tren globalisasi.

72.

Etika lingkungan dalam perspektif religius melarang tindakan "Israf" dan "Mubazir". Apa makna dari prinsip tersebut?

a)

Larangan untuk bekerja terlalu keras demi dunia.

b)

Anjuran untuk menumpuk harta sebanyak mungkin.

c)

Larangan bersikap boros dan merusak kelestarian alam.

73.

Mengapa etika religius dianggap mampu membantu manusia menjadi lebih "Otonom"?

a)

Karena agama membebaskan manusia dari segala tanggung jawab sosial.

b)

Karena etika menuntut orang bersikap rasional terhadap norma sehingga mampu mengatur diri sendiri dengan tanggung jawab.

c)

Karena etika religius memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan apa pun.

d)

Karena otonomi berarti manusia tidak perlu lagi mendengarkan pendapat orang lain.

e)

Karena dengan beragama, manusia otomatis menjadi kaya dan mandiri.

74.

Apa peran utama etika religius di tengah masyarakat yang serba pragmatis dan rasional?

a)

Menghambat kemajuan teknologi agar masyarakat kembali ke zaman tradisional.

b)

Menjadi penuntun moral agar manusia tidak kehilangan arah dan nilai kebaikan.

c)

Menggantikan peran hukum negara dalam mengatur ketertiban umum.

d)

Memaksa setiap individu untuk memiliki pendapat yang seragam.

e)

Menjamin semua orang mendapatkan kekayaan yang sama secara ekonomi.

75.

Bagaimana hubungan timbal balik antara etika religius dan dinamika sosial?

a)

Etika religius harus dihapus jika dinamika sosial sudah terlalu maju.

b)

Dinamika sosial tidak memiliki pengaruh apa pun terhadap pemahaman agama.

c)

Etika religius menjadi benteng moral, sementara dinamika sosial perlu disikapi dengan nilai agama agar membawa manfaat.

d)

Etika religius hanya berlaku di tempat ibadah, sedangkan dinamika sosial berlaku di luar.

e)

Dinamika sosial bertujuan untuk melemahkan seluruh nilai etika religius secara sistematis.

76.

Salah satu bentuk implementasi etika kebangsaan dalam etika religius adalah...

a)

Menolak segala bentuk budaya yang berasal dari luar negeri.

b)

Mengutamakan kepentingan golongan sendiri di atas kepentingan negara.

c)

Menjaga persatuan, taat aturan, dan menjauhi tindakan korupsi.

d)

Membatasi interaksi dengan warga yang berbeda keyakinan.

e)

Melakukan demonstrasi anarkis untuk mengubah kebijakan pemerintah.

77.

"Membentuk pribadi yang jujur, beriman, dan bertanggung jawab" merupakan fungsi etika religius sebagai...

a)

Instrumen politik untuk meraih kekuasaan.

b)

Benteng terhadap pengaruh negatif dari kemajuan zaman.

c)

Alat untuk mengeksploitasi sumber daya alam secara maksimal.

d)

Cara untuk menghindari pajak dan kewajiban warga negara.

e)

Metode untuk menyeragamkan budaya lokal menjadi satu budaya global.

78.

Tantangan terbesar etika religius dalam menghadapi dinamika sosial di era digital adalah..

a)

Kurangnya jumlah tempat ibadah fisik di daerah perkotaan.

b)

Menyesuaikan diri agar tetap relevan tanpa mengorbankan nilai-nilai fundamental agama.

c)

Melarang penggunaan internet agar moral masyarakat terjaga.

d)

Memaksa setiap pengguna media sosial untuk hanya membagikan konten agama.

e)

Menghapus kurikulum sains karena dianggap bertentangan dengan religiusitas.

79.

Manakah simpulan yang paling tepat mengenai hubungan etika, religi, dan individu?

a)

Etika religius membuat individu menjadi kaku dan sulit bergaul.

b)

Etika religius memberikan landasan keimanan yang menjadikan perilaku baik lebih tulus dan bermakna.

c)

Individu tidak memerlukan etika religius jika sudah memiliki pendidikan tinggi.

d)

Etika religius hanya penting untuk mereka yang bekerja di bidang keagamaan.

e)

Religi adalah urusan pribadi yang tidak boleh dibawa ke dalam etika sosial.

80.

"Mengangkat perbedaan dan toleransi" merupakan bagian dari etika..

a)

Etika Lingkungan

b)

Etika Kebangsaan

c)

Etika Kemanusiaan dan Sosial

d)

Etika Ketuhanan

e)

Etika Jabatan

81.

Mengapa etika religius menuntut penganutnya untuk bersikap rasional?

a)

Agar manusia bisa mengubah isi kitab suci sesuai keinginan sendiri.

b)

Agar manusia mampu memahami maksud di balik norma dan bertanggung jawab atas tindakannya secara mandiri (otonom).

c)

Karena akal manusia adalah satu-satunya sumber kebenaran yang mutlak.

d)

Agar manusia tidak perlu lagi mengikuti aturan agama.

e)

Untuk membuktikan bahwa agama tidak lagi diperlukan di era modern.

82.

"Syukur" dalam etika ketuhanan bukan sekadar ucapan, melainkan juga...

a)

Menunjukkan kekayaan kepada orang lain sebagai bukti berkat.

b)

Menggunakan nikmat pemberian Allah untuk hal-hal yang bermanfaat dan diridhai-Nya.

c)

Menyimpan seluruh harta untuk kepentingan pribadi.

d)

Meminta imbalan atas setiap perbuatan baik yang dilakukan.

e)

Mengabaikan hak orang lain yang sedang kekurangan.

83.

Tantangan etika religius dalam dinamika pendidikan saat ini adalah...

a)

Semakin banyaknya buku bacaan di perpustakaan.

b)

Menjaga integritas akademik (tidak menyontek/plagiasi) di tengah kemudahan akses internet.

c)

Penggunaan seragam sekolah yang terlalu beragam.

d)

Kurangnya waktu libur bagi siswa dan mahasiswa.

e)

Munculnya beasiswa bagi siswa berprestasi.

84.

Mengapa etika religius dianggap mampu menjadikan perilaku baik seseorang lebih "Tulus"?

a)

Karena dilakukan hanya untuk menghindari denda uang dari pemerintah.

b)

Karena dilandasi kesadaran batin dan ketaatan kepada Allah, bukan sekadar mencari pujian manusia.

c)

Karena etika religius menjanjikan kekuasaan politik bagi pelakunya.

d)

Karena perilaku baik otomatis membuat seseorang terkenal di media sosial.

e)

Karena individu tersebut tidak memiliki pilihan lain dalam masyarakat.

85.

Apa tujuan akhir dari etika dalam pandangan filsafat Mulla Shadra?

a)

Mencapai popularitas di dunia akademik.

b)

Penyempurnaan jiwa manusia menuju kesempurnaan spiritual (al-kamal al-insani).

c)

Mengumpulkan kekayaan sebagai bekal ibadah.

d)

Memperoleh pengakuan hukum dari otoritas negara.

e)

Menghapuskan seluruh keinginan duniawi secara total.

86.

Etika Mulla Shadra bersifat "konstruktif", yang artinya...

a)

Moralitas hanya didasarkan pada perintah hukum tertulis.

b)

Nilai moral dibangun melalui kesadaran dan refleksi diri yang aktif.

c)

Etika sudah terbentuk secara otomatis sejak manusia lahir.

d)

Aturan moral tidak bisa diubah oleh pemikiran manusia.

e)

Moralitas hanyalah tiruan dari budaya masyarakat sekitar.

87.

Manakah yang termasuk dalam tantangan masalah kontemporer menurut materi tersebut?

a)

Meningkatnya literasi digital di pelosok desa.

b)

Krisis moral, individualisme, dan hedonisme akibat globalisasi.

c)

Stabilitas ekonomi global yang semakin membaik.

d)

Hilangnya teknologi komunikasi dari kehidupan sehari-hari.

e)

Menguatnya nilai-nilai gotong royong secara universal.

88.

Etika religius bersumber dari nilai-nilai wahyu ilahi dengan prinsip utama sebagai berikut, kecuali...

a)

Keadilan

b)

Kasih sayang

c)

Hedonisme

d)

Tanggung jawab sosial

e)

Kejujuran

89.

Apa yang menjadi fokus utama dalam "Etika Digital" pada isu kontemporer?

a)

Cara memperbaiki perangkat keras komputer yang rusak.

b)

Masalah privasi data, penggunaan AI, dan tanggung jawab di media sosial.

c)

Penjualan perangkat elektronik dengan harga murah.

d)

Sejarah perkembangan jaringan internet di dunia.

e)

Teknik pemrograman tingkat lanjut untuk industri.

90.

Konsep "Transformasi Individu" dalam etika kontemporer bertujuan untuk...

a)

Mengubah identitas fisik agar terlihat lebih modern.

b)

Melepaskan diri dari ego demi mencapai keselarasan dan harmoni sosial.

c)

Meningkatkan status ekonomi agar dihormati masyarakat.

d)

Menghindari segala jenis interaksi sosial di dunia nyata.

e)

Mencari pengikut sebanyak-banyaknya di ruang digital.

91.

Isu "Bioetika" dalam konteks masalah kontemporer menangani dilema seputar...

a)

Pengelolaan sampah plastik di perkotaan.

b)

Rekayasa genetika, aborsi, eutanasia, dan distribusi sumber daya kesehatan.

c)

Penggunaan energi matahari sebagai pengganti listrik.

d)

Tata ruang kota yang ramah lingkungan.

e)

Perlindungan terhadap hewan yang hampir punah.

92.

Mengapa relevansi etika Mulla Shadra penting dalam menghadapi globalisasi?

a)

Karena Shadra menolak semua bentuk kemajuan teknologi.

b)

Karena Shadra menekankan kesadaran moral internal, bukan sekadar mengikuti aturan luar.

c)

Karena ajaran Shadra fokus pada keuntungan ekonomi jangka pendek.

d)

Karena Shadra menyarankan manusia untuk hidup tanpa akal budi.

e)

Karena filsafatnya hanya berlaku untuk masyarakat tradisional.

93.

Ciri etika kontemporer yang "Global dan Digital" ditandai dengan...

a)

Pembatasan akses informasi hanya untuk kelompok tertentu.

b)

Interaksi sosial daring yang menuntut tanggung jawab atas dampak tindakan di ruang digital.

c)

Penghapusan norma moral karena dianggap tidak relevan di internet.

d)

Fokus hanya pada hukum nasional tanpa memperhatikan etika global.

e)

Penggunaan media sosial hanya untuk kepentingan hiburan tanpa nilai moral.

94.

"Relativisme moral" dianggap sebagai tantangan kontemporer karena...

a)

Memperkuat nilai-nilai spiritual dalam masyarakat.

b)

Melemahkan standar nilai spiritual dan moral yang bersifat transenden.

c)

Membuat semua orang memiliki pendapat yang sama.

d)

Mempercepat pertumbuhan ekonomi di negara berkembang.

e)

Membantu manusia memahami wahyu ilahi secara lebih mendalam.

95.

Integrasi antara akal, wahyu, dan spiritualitas dalam etika Shadra bertujuan untuk membangun...

a)

Etika yang murni berdasarkan insting hewani.

b)

Etika rasional-spiritual yang mampu menjawab masalah modern secara mendalam.

c)

Sistem hukum yang hanya berlaku di tempat ibadah.

d)

Ideologi politik untuk menguasai negara lain.

e)

Budaya konsumerisme yang berbasis pada spiritualitas.

96.

Konsep "Al-Kamal al-Insani" (Kesempurnaan Manusia) dalam etika Shadra dicapai melalui...

a)

Pengumpulan ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya secara teoretis.

b)

Integrasi antara ilmu, amal saleh, dan penyucian jiwa (tazkiyah).

c)

Kemenangan dalam kompetisi politik dan kekuasaan.

d)

Penghapusan seluruh emosi manusia dalam bertindak.

e)

Pemisahan diri secara total dari masalah-masalah duniawi.

97.

Bagaimana etika Shadra memandang "Kecerdasan Buatan" (AI) dalam masalah kontemporer?

a)

Sebagai pengganti akal manusia yang tidak lagi diperlukan.

b)

Sebagai alat yang penggunaannya harus dipandu oleh kesadaran moral dan tanggung jawab manusia sebagai subjek.

c)

Sebagai entitas yang memiliki hak moral yang sama dengan manusia.

d)

Sebagai sesuatu yang harus dilarang karena tidak disebutkan dalam wahyu.

e)

Sebagai solusi otomatis untuk semua masalah degradasi moral manusia.

98.

Mengapa etika Shadra disebut memiliki relevansi internal?

a)

Karena hanya membahas masalah psikologi manusia.

b)

Karena menekankan bahwa perubahan perilaku yang langgeng harus dimulai dari transformasi kesadaran batin individu.

c)

Karena tidak mempedulikan perubahan yang terjadi di dunia luar.

d)

Karena hanya berlaku untuk orang-orang yang tinggal di dalam satu komunitas tertentu.

e)

Karena menolak penggunaan bukti-bukti empiris dari luar.

99.

Bioetika menangani masalah "Eutanasia" dan "Rekayasa Genetika" karena...

a)

Melibatkan pertanyaan mendalam tentang hak hidup dan batas campur tangan manusia terhadap ciptaan.

b)

Terkait dengan biaya rumah sakit yang semakin mahal di era global.

c)

Merupakan tren gaya hidup yang populer di negara maju.

d)

Memudahkan proses administrasi kependudukan di masa depan.

e)

Menjamin semua manusia memiliki wajah yang serupa.

100.

Relevansi etika Mulla Shadra dalam pendidikan karakter adalah...

a)

Memberikan hukuman fisik bagi siswa yang tidak bermoral.

b)

Mengintegrasikan pemahaman rasional dengan pengalaman spiritual untuk membentuk pribadi yang utuh.

c)

Fokus pada nilai akademik tanpa mempedulikan perilaku siswa.

d)

Mengajarkan siswa untuk selalu meragukan kebenaran wahyu.

e)

Membatasi siswa agar tidak belajar teknologi modern.