wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pencegahan Penangan Cedera OLahraga

Total questions: 47

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Istilah Fungsiolisea dalam cedera patah tulang diartikan sebagai

a)

Bagian yang patah membengkak

b)

Bagian yang patah terasa nyeri

c)

Terjadi perubahan bentuk pada bagian badan yang patah

d)

Anggota badan yang patah mengalami gangguan fungsi

2.

Istilah Kolor dalam cedera patah tulang diartikan sebagai ….

a)

Bagian yang patah membengkak

b)

Bagian yang patah terasa nyeri

c)

Terjadi perubahan bentuk pada bagian badan yang patah

d)

Anggota badan yang patah mengalami gangguan fungsi

3.

Istilah Oedema dalam cedera patah tulang diartikan sebagai ….

a)

Bagian yang patah membengkak

b)

Bagian yang patah terasa nyeri

c)

Terjadi perubahan bentuk pada bagian badan yang patah

d)

Anggota badan yang patah mengalami gangguan fungsi

4.

Upaya pencegahan bisa diartikan dengan istilah…

a)

Preventif

b)

Rehabilitatif

c)

Konservatif

d)

Kuratif

5.

Upaya pengobatan bisa diartikan dengan istilah…

a)

Preventif

b)

Rehabilitatif

c)

Konservatif

d)

Kuratif

6.

Upaya pemulihan bisa diartikan dengan istilah…

a)

Preventif

b)

Rehabilitatif

c)

Konservatif

d)

Kuratif

7.

Cedera olahraga diartikan sebagai ….

a)

Cedera pada system intugmen, otot dan rangka yang disebabkan oleh kegiatan olahraga

b)

Cedera pada system otot dan rangka yang disebabkan oleh kegiatan olahraga

c)

Cedera pada system ligamen, otot dan rangka yang disebabkan oleh kegiatan olahraga

d)

Cedera pada system rangka, otot dan ligamen yang disebabkan oleh kegiatan olahraga

8.

Terjadinya cedera olahraga yang diistilahkan dengan overuse injuri adalah…

a)

Ada benturan atau gerak melebihi kemampuan

b)

Disebabkan oleh gerakan yang berulang, terlalu banyak dan terlalu cepat

c)

Gerakan yang dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan gerak teknik

d)

Disebabkan karena peralatan yang digunakan tdak sesuai

9.

Terjadinya cedera olahraga yang diistilahkan dengan traumatic injuri adalah…

a)

Ada benturan atau gerak melebihi kemampuan

b)

Disebabkan oleh gerakan yang berulang, terlalu banyak dan terlalu cepat

c)

Gerakan yang dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan gerak teknik

d)

Disebabkan karena peralatan yang digunakan tdak sesuai

10.

Faktor penyebab terjadinya cedera secara intrinsic, yaitu…

a)

Faktor Anatomi, Faktor Psikologi, Faktor Individu dan Faktor Umur

b)

Faktor Latihan, Faktor Alat dan Saran Olahraga, Faktor Lingkungan dan Faktor Nutrisi

c)

Faktor Psikologis, Faktor Fisiologis, Faktor Biologis dan Faktor Emosional

d)

Faktor Cuaca, Faktor Pelatih, Faktor Pogram Latihan dan Faktor Pendanaan

11.

Faktor penyebab terjadinya cedera secara ekstrinsic, yaitu…

a)

Faktor Anatomi, Faktor Psikologi, Faktor Individu dan Faktor Umur

b)

Faktor Latihan, Faktor Alat dan Saran Olahraga, Faktor Lingkungan dan Faktor Nutrisi

c)

Faktor Psikologis, Faktor Fisiologis, Faktor Biologis dan Faktor Emosional

d)

Faktor Cuaca, Faktor Pelatih, Faktor Pogram Latihan dan Faktor Pendanaan

12.

Cedera Muscoluskeletal seperti istilah Strain  adalah cedera yang terjadi…

a)

Bagian ligamen

b)

Bagian robekan otot atau tendo

c)

Kontraksi otot yang berkepanjangan/kelelahan

d)

Pada jaringan lunak karena benturan langsung pada otot atau ligamen

13.

Cedera Muscoluskeletal seperti istilah Sprain  adalah cedera yang terjadi…

a)

Bagian ligamen

b)

Bagian robekan otot atau tendo

c)

Kontraksi otot yang berkepanjangan/kelelahan

d)

Pada jaringan lunak karena benturan langsung pada otot atau ligamen

14.

Cedera Muscoluskeletal seperti istilah Kram  adalah cedera yang terjadi…

a)

Bagian ligamen

b)

Bagian robekan otot atau tendo

c)

Kontraksi otot yang berkepanjangan/kelelahan

d)

Pada jaringan lunak karena benturan langsung pada otot atau ligamen

15.

Cedera Muscoluskeletal seperti istilah Contusio  adalah cedera yang terjadi…

a)

Bagian ligamen

b)

Bagian robekan otot atau tendo

c)

Kontraksi otot yang berkepanjangan/kelelahan

d)

Pada jaringan lunak karena benturan langsung pada otot atau ligamen

16.

Pencegahan cedera olahrga Kram Otot dapat dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut…

a)

Konsumsi Buah dan sayur, penambahan waktu Pemanasan dan pendinginan

b)

Berolahraga sesuai dengan hobi dan keinginan

c)

Evaluasi Teknik Latihan, Pemanasan dan Pendinginan yang teratur

d)

Selalu melakukan gerak Latihan Teknik yang sebenarnya

17.

Pencegahan cedera olahrga Strain dapat dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut…

a)

Konsumsi Buah dan sayur, penambahan waktu Pemanasan dan pendinginan

b)

Berolahraga sesuai dengan hobi dan keinginan

c)

Evaluasi Teknik Latihan, Pemanasan dan Pendinginan yang teratur

d)

Selalu melakukan gerak Latihan Teknik yang sebenarnya

18.

Pencegahan cedera olahrga Cedera Sendi dapat dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut…

a)

Konsumsi Buah dan sayur, penambahan waktu Pemanasan dan pendinginan

b)

Penggunaan proteksi: Decker / Splinting dan penambahan porsi Latihan jangkauan gerak

c)

Evaluasi Teknik Latihan, Pemanasan dan Pendinginan yang teratur

d)

Selalu melakukan gerak Latihan Teknik yang sebenarnya

19.

Cedera yang terjadi diakibatkan oleh  adanya pergeseran letak sendi dari tempat seharusnya, disebut…

a)

Fraktur

b)

Ekskoriasi

c)

Contusio

d)

Dislokasi

20.

Kondisi patah tulang merupakan terputusnya kontinuitas tulang dan atau tulang rawan baik komplit maupun tidak komplit disebut….

a)

Fraktur

b)

Ekskoriasi

c)

Contusio

d)

Dislokasi

21.

Cedera yang terjadi karena adanya benturan secara langsung pada jaringan lunak otot atau ligament, disebut…

a)

Fraktur

b)

Ekskoriasi

c)

Contusio

d)

Dislokasi

22.

Tanda-tanda yang terjadi pada cedera seperti, kalor, rubor, dolor dan tumor sebagai gejala…

a)

Implamasi

b)

Fungsiolesi

c)

Diskontriksi

d)

Dilatasi

23.

Penanganan cedera dengan Teknik RICE sebaiknya diberikan pada kondisi

a)

Setelah kejadian < 48 jam

b)

Kapan saja dilakukan

c)

Bila terjadi pengulangan cedera

d)

Setelah merasa ngilu larena penekanan (elevasi)

24.

Cedera patah tulang yang tidak diikuti luka robekan, disebut…

a)

Simple Fraktur

b)

Compound Fraktur

c)

First degree strain/sprain

d)

Second  degree strain/sprain

25.

Cedera patah tulang dimana ujung tulang menonjol ke luar, disebut…

a)

Simple Fraktur

b)

Compound Fraktur

c)

First degree strain/sprain

d)

Second  degree strain/sprain

26.

Bila lutut/sendi kena pukul dan melukai simpai sendi disebut….

a)

Sinovitis

b)

Hidrops

c)

Haemarthros

d)

Ankilose

27.

Sendi bengkak karena produksi cairan sendi berlebih disebut….

a)

Sinovitis

b)

Hidrops

c)

Haemarthros

d)

Ankilose

28.

Cedera yang merobek simpai sendi, sehingga terjadi perdarahan yang bercampur cairan sendi, disebut ….

a)

Sinovitis

b)

Hidrops

c)

Haemarthros

d)

Ankilose

29.

Pelengketan dua tulang dalam satu sendi, disebut ….

a)

Sinovitis

b)

Hidrops

c)

Haemarthros

d)

Ankilose

30.

Penyedotan cairan sendi dengan jarum suntik, disebut ….

a)

Sinovitis

b)

Hidrops

c)

Haemarthros

d)

Pungsi

31.

Tindakan memfiksasi/mengimobilisasi bagian tubuh yang mengalami cedera dengan menggunakan benda yang bersifat fleksibel dan kaku, disebut….

a)

Balut bidai

b)

Pembebatan

c)

Priksion

d)

Compress

32.

Berbagai cedera Sendi, dilihat dari lokasi cedera. Bila cedera yang terjadi pada putusnya jaringan sendi disebut….

a)

Ruptur ligamen

b)

Patah tulang karena tarikan ligament

c)

Subluksasi

d)

Dislokasi

33.

Berbagai cedera Sendi, dilihat dari lokasi cedera. Bila cedera yang terjadi pada patahnya tulang sendi disebut….

a)

Ruptur ligamen

b)

Patah tulang karena tarikan ligament

c)

Subluksasi

d)

Dislokasi

34.

Berbagai cedera Sendi, dilihat dari lokasi cedera. Bila cedera yang terjadi pada putusnya jaringan sendi dan terjadinya pergeseran sendi disebut….

a)

Ruptur ligamen

b)

Patah tulang karena tarikan ligament

c)

Subluksasi

d)

Dislokasi

35.

Berbagai cedera Sendi, dilihat dari lokasi cedera. Bila cedera yang terjadi pada putusnya jaringan sendi dan keluarnya persendian disebut….

a)

Ruptur ligamen

b)

Patah tulang karena tarikan ligament

c)

Subluksasi

d)

Dislokasi

36.

Beberapa jenis Bidai atau Splint, diantaranya…

a)

Bidai Keras, Bidai Traksi, Bidai Improvisasi dan Bidai Bebat

b)

Rigid splint, Traction Splint, Mitela

c)

Kayu, streoform, mica dan kain kasa

d)

Fleksibel, Lentur, Kaku dan Keras

37.

Pembalut yang dipergunakan untuk pembalutan cedera, diantaranya yang berbentuk segitiga, disebut..

a)

Mitella

b)

Mitella yang berlipat lipat berbentuk dasi

c)

Zwacthel (pembalut gulung)

d)

Pembalut berperekat

38.

Pembalut yang dipergunakan untuk pembalutan cedera, diantaranya yang berbentuk dasi, disebut..

a)

Mitella

b)

Mitella yang berlipat lipat berbentuk dasi

c)

Zwacthel (pembalut gulung)

d)

Pembalut berperekat

39.

Pembalut yang dipergunakan untuk pembalutan cedera, diantaranya yang berbentuk pembalut gulung, disebut..

a)

Mitella

b)

Mitella yang berlipat lipat berbentuk dasi

c)

Zwacthel (pembalut gulung)

d)

Pembalut berperekat

40.

Pembalut yang dipergunakan untuk pembalutan cedera, diantaranya yang berbentuk plester, disebut..

a)

Mitella

b)

Mitella yang berlipat lipat berbentuk dasi

c)

Zwacthel (pembalut gulung)

d)

Pembalut berperekat

41.

Pembalut jenis Mitella biasa dipergunakan pada cedera bagian..

a)

Caivaria Cranium dan tulang dada

b)

Mata, dagu dan siku

c)

Kepala dan lengan

d)

Jari-jari tangan dan jari-jari kaki

42.

Pembalut jenis Dasi biasa dipergunakan pada cedera bagian..

a)

Caivaria Cranium dan tulang dada

b)

Mata, dagu dan siku

c)

Kepala dan lengan

d)

Jari-jari tangan dan jari-jari kaki

43.

Pembalut jenis Zwacthel biasa dipergunakan pada cedera bagian..

a)

Caivaria Cranium dan tulang dada

b)

Mata, dagu dan siku

c)

Kepala dan lengan

d)

Jari-jari tangan dan jari-jari kaki

44.

Pembebatan bagian tubuh yang dilakukan secara memutar untuk lingkaran yang sama menggunakan pembebatan bentuk …..

a)

Spiral (Spiral Turns)

b)

Sirkuler (Circular Turns)

c)

Spiral Terbalik (Spiral Reverse Turns)

d)

Putaran Berulang (Recurrent Turns)

45.

Mengunci bebat sebelum memulai pembebatan, mengakhiri pembebatan menggunakan pembebatan bentuk ….

a)

Spiral (Spiral Turns)

b)

Sirkuler (Circular Turns)

c)

Spiral Terbalik (Spiral Reverse Turns)

d)

Putaran Berulang (Recurrent Turns)

46.

Membebat bagian tubuh dengan bentuk silinder yang Panjang kelilingnya tidak sama sebaiknya menggunakan pembebatab bentuk ….

a)

Spiral (Spiral Turns)

b)

Sirkuler (Circular Turns)

c)

Spiral Terbalik (Spiral Reverse Turns)

d)

Putaran Berulang (Recurrent Turns)

47.

Menutup bagian bawah dari tubuh bagian bawah misalnya jari, tangan atau bagian tubuh yang diamputasi, sebaiknya menggunakan pembebatan bentuk…

a)

Spiral (Spiral Turns)

b)

Sirkuler (Circular Turns)

c)

Spiral Terbalik (Spiral Reverse Turns)

d)

Putaran Berulang (Recurrent Turns)