
Eksponen
Presentation
•
Mathematics
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Medium
MUHAMMAD PRATAMA
Used 16+ times
FREE Resource
18 Slides • 1 Question
1
MEDIA MENGAJAR
UNTUK SMA/MA KELAS X
MATEMATIKA
2
EKSPONEN DAN LOGARITMA
BAB 1
Sumber gambar: Shutterstock.com
3
1.1 Bentuk Pangkat
Definisi Pangkat Bulat Positif:
Jika 𝑛 adalah sebuah bilangan bulat positif dan 𝑎 bilangan real maka 𝑎𝑛
didefinisikan sebagai perkalian 𝑛 faktor yang masing- masing faktornya ialah 𝑎.
𝑛 faktor
𝒂𝒏= 𝒂 × 𝒂 × 𝒂 × . . . × 𝒂
Contoh
Nyatakan dalam bentuk perkalian berulang.
a) 43
b) 1
2
3
c) −34
Jawab:
a)
43= 4 × 4 × 4
b)
1
2
3
=
1
2×
1
2×
1
2
c) −34= −3 × −3 × −3 × −3
4
Definisi Pangkat Nol:
a) Untuk setiap a bilangan real bukan nol, maka 𝑎0= 1.
b) Jika n bilangan bulat positif dan a bilangan bukan nol maka
𝑎−𝑛= 1
𝑎𝑛
Contoh
Nyatakan dengan pangkat nol atau negatif.
a) 50
b) −60
c)
1
3
0
d) 9−1
Jawab: (Berdasarkan definisi di atas)
a) 50= 1
b) −60= 1
c)
1
3
0
= 1
d) 9−1=
1
9
5
Sifat Bilangan Berpangkat Positif
1. 𝑎𝑛× 𝑎𝑚= 𝑎𝑛+𝑚
2. 𝑎𝑛∶ 𝑎𝑚= 𝑎𝑛−𝑚
3. 𝑎0= 1, untuk 𝑎 ≠ 0
4. 𝑎𝑛 𝑚= 𝑎𝑛𝑚
Contoh
1.Sederhanakan menjadi satu bilangan
berpangkat.
a)
24× 23
b)
2𝑎4𝑏 × 3𝑎5𝑏3
c)
𝑎6
𝑎2
d)
2𝑏3 5
Jawab:
a) 24× 23=2 × 2 × 2 × 2 × 2 × 2 × 2
= 2 × 2 × 2 × 2 × 2 × 2 × 2
= 24+3= 27
b) 2𝑎4𝑏 × 3𝑎5𝑏3= 2 × 3 × 𝑎4× 𝑎5× 𝑏 × 𝑏3
= 6𝑎9𝑏4
c)
𝑎6
𝑎2 =
𝑎×𝑎×𝑎×𝑎×𝑎×𝑎
𝑎×𝑎
= 𝑎 × 𝑎 × 𝑎 × 𝑎 = 𝑎4
d) 2𝑏3 5= 21×5𝑏3×5= 32𝑏15
6
a)Sederhanakan bentuk 4
3
2
b) Sederhanakan dengan bilangan pokok 2.
Jawab:
a)
32 ⟺
32 =
32
1
2 = 25
1
2 = 2
5
2
b) 4
3
2 =
4
1
2
3
= 23= 8
1.2 Bentuk Akar
Sifat 5:
𝑎
1
𝑛 =𝑛𝑎 dan 𝑎
𝑚
𝑛 =
𝑛 𝑎𝑚
Kita ketahui bahwa 16
1
2
2
= 161dengan
menggunakan sifat 𝑎𝑛 𝑚= 𝑎𝑛𝑚. Tarik akar pada
kedua ruas, diperoleh 16
1
2 =
16, Hal ini sesuai dengan
sifat 5 di atas. Pangkat1
2berarti
dari suatu bilangan.
Contoh
7
𝑛 𝑎 mewakili suatu bilangan rasional jika dan hanya jika 𝑎 adalah perkalian
berulang sebanyak 𝑛 faktor dari suatu bilangan rasional lainnya.
i.
4 = 2 → 2 × 2 = 4
ii.
9 = 3 → 3 × 3 = 9
iii.
3 27 = 3 → 3 × 3 × 3 = 27
iv.
5 −32 = −2 → −2 × −2 × −2 × −2 × −2 = −32
v.
5,
3 8 → bilangan irasional, karen bilangan-bilangan tersebut tidak dapt
dinyatakan dalam bentuk𝑝
𝑞. Bilangan-bilangan irasional tersebut disebut
BENTUK AKAR
➢ Bentuk akar merupakan bilangan irasional sehingga tidak dapat dinyatakan
sebagai perbandingan dua bilangan bulat.
8
Pangkat Rasional
Untuk setiap bilangan real 𝑎 dan 𝑏, dan bilangan bulat 𝑚
dan 𝑛 sedemikian sehingga𝑛𝑎 dan
𝑛 𝑏 adalah real maka:
Sifat:
1.
𝑛 𝑎 𝑛 = ቊ 𝑎 , jika 𝑛 genap
𝑎, jika 𝑛 ganjil
2.
𝑛 𝑎 ∙
𝑛 𝑏 = 𝑛 𝑎𝑏
3.
𝑛 𝑎
𝑛 𝑏=
𝑛 𝑎
𝑏
4.
𝑚𝑛 𝑎 = 𝑚𝑛 𝑎
Sederhanakan.
a)
108 ⟺
108 =
36 ∙ 3 = 6 3
b)
3 54 ⟺
3 54 =
3 27 ∙ 2 = 3
3 2
c)
43⟺
43= 4
3
2 =
22
3
2 = 23= 8
Contoh
9
Dengan menggunakan sifat pangkat rasional,
sederhanakan
a) 3 5 + 4 5
Jawab:
3 5 + 4 5 = 3 + 4
5 = 7 5
Operasi Alajabar bentuk Akar
Jika a dan b bilangan-bilangan rasional positif, maka:
1.
𝑎 +
𝑏 =
𝑏 +
𝑎
2.
𝑥 𝑎 + 𝑦 𝑎 = 𝑥 + 𝑦
𝑎
3.
𝑎 ×
𝑏
2 =
𝑎 𝑏 ×
𝑎 𝑏 =
𝑎 ×
𝑎 ×
𝑏 ×
𝑏 = 𝑎𝑏
4.
𝑎 ×
𝑎 = 𝑎
5.
𝑎 ×
𝑏 =
𝑎𝑏
Contoh
b) 2 6 × 5 3
Jawab:
2 6 × 5 3 = 2 × 5 ×
6 ×
3 = 10 ×
18
= 10 ×
9 ∙ 2 = 10 × 3 2 = 30 2
10
Perhatikan rumus berikut.
𝑎 + 𝑏
𝑎 − 𝑏 = 𝑎2− 𝑏2
𝑎 + 𝑏2= 𝑎2+ 2𝑎𝑏 + 𝑏2
Sederhanakanlah bentuk di bawah ini dengan menggunakan rumus di atas.
3 +
2
5 −
3
Jawab:
𝑎 + 𝑏
𝑐 + 𝑑 = 𝑎𝑐 + 𝑎𝑑 + 𝑏𝑐 + 𝑏𝑑
3 +
2
5 −
3 =
3 ×
5 −
3 ×
3 +
2 ×
5 −
2 ×
3
=15 − 3 +
10 −
6
Contoh
11
Cara merasionalkan akar seperti berikut:
Misalkan 𝑎, 𝑏 adalah bilangan bulat dengan 𝑏 ≠ 0,
maka
Kalikan dengan akar
penyebutnya.
Contoh soal di bawah ini
diselesaikan dengan mengalikan
akar sekawannya.
Merasionalkan Penyebut Pecahan
𝑎
𝑏⟶ Suatu pecahan dengan penyebutnya yang merupakan bentuk akar, seringkali dapat
dinyatakan dengan mudah sebagai pendekatan desimal, apabila pecahan tersebut diubah
terlebih dahulu dengan suatu pecahan yang ekuivalen yang penyebutnya adalah rasional.
1 −
2
1 +
2
=1 −
2
1 +
2
×1 −
2
1 −
2
=1 − 2 2 + 2
1 − 2
= 2 2 − 3
𝑎
𝑏
=𝑎
𝑏
×
𝑏
𝑏
=𝑎 𝑏
𝑏
12
Bentuk 𝑎𝑓(𝑥)= 𝑎𝑐; 𝑐 konstanta dan 𝑎 > 0, 𝑎 ≠ 1 𝑓 𝑥 = 𝑐
Menentukan nilai 𝑥, jika 3𝑥= 27 maka
3𝑥= 27 ⟺ 3𝑥= 33
Jadi, 𝑥 = 3.
Tulis 27 sebagai bilangan pangkat
(bilangan pokok 3 )
Bentuk 𝑎𝑓(𝑥)= 𝑎𝑔(𝑥); 𝑎 > 0 dan 𝑎 ≠ 1 𝑓 𝑥 = 𝑔(𝑥)
Menentukan nilai 𝑥 yang memenuhi 23𝑥= 42𝑥−1adalah
23𝑥= 42𝑥−1⇔ 23𝑥= 22 2𝑥−1
3𝑥 = 4𝑥 − 2
Jadi, nilai 𝑥 yang memenuhi adalah 𝑥 = 2.
Persamaan Eksponen Sederhana
13
1.3 Fungsi Eksponen
Suatu fungsi 𝑓: 𝑥 → 𝑎𝑥yang memetakan setiap bilangan rasional 𝑥 ke 𝑎𝑥.
Definisi:
Fungsi eksponensial 𝑓 dengan bilangan pokok
𝑎 (𝑎 𝑘𝑜𝑛𝑠𝑡𝑎𝑛) adalah fungsi yang
didefinisikan dengan rumus:
𝑓 𝑥 = 𝑎𝑥, 𝑎 > 0, 𝑑𝑎𝑛 𝑎 ≠ 1
Grafik Fungsi Eksponensial
Gambar grafik eksponensial
Jika kurva fungsi 𝑦 = 𝑎𝑥Digambar pada diagram Cartesisus, maka:
1.kurvanya akan monoton turun jika 0 < 𝑎 < 1,
2.Kurvanya monoton naik jika 𝑎 > 1.
3.Memotong sumbu Y di titik (0, 1), dan
4.sumbu 𝑋 sebagai asimtot.
14
Pertumbuhan dan Peluruhan
Contoh Kasus
Massa 𝑦 gram suatu radioaktif yang mengalami penyusutan
dalam 𝑡 tahun ditentukan oleh rumus 𝑦 = 10
1
2
𝑡
25.
a)
Berapakah massa 𝑦 mula-mula, apabila 𝑡 = 0?
b)
Berapakah massa 𝑦 setelah 80 tahun?
Grafik fungsi 𝒚 = 𝟏𝟎
𝟏
𝟐
𝒕
𝟐𝟓 pada gambar di bawah ini
a)Untuk 𝑡 = 0, maka massanya adalah
𝑦 = 10 1
2
0
25
𝑦 = 10 1 = 10 gram
b)Untuk t = 80, maka massanya adalah
𝑦 = 101
2
80
25
= 100 0,53,2≈ 1,088 gram
15
2log 16 ⇔ 2log 16 = 𝑥
2𝑥= 16
2𝑥= 24
Jadi, 𝑥 = 4.
3log 243 ⇔ 3log 243 = 𝑚
3𝑚= 243
3𝑚= 35
Jadi, nilai 𝑚 = 5.
1.4 Logaritma
Contoh
Definisi:
Untuk 𝑎 > 0 dan 𝑎 ≠ 1
𝑦 =𝑎log 𝑥 ⟺ 𝑎𝑦= 𝑥
Dalam notasi logaritma bilangan pokok disebut basis. Logaritma
dengan bilangan pokok 10 disebut logaritma basis 10.
16
Sederhanakanlah bentuk 2log 4 + 2log 8.
Jawab:
2log 4 + 2log 8 =
2log 4 ∙ 8
=2log 32
= 5 (Karena 25= 32)
Sifat-Sifat Logaritma
Jik 𝑥 dan 𝑦 bilangan real positif dan 𝑟 bilangan real, di mana 𝑎 > 0 dan a≠ 1, maka:
1.
𝑎log 𝑥𝑦 = 𝑎log 𝑥 + 𝑎log 𝑦 ⋯ (Sifat perkalian)
2.
𝑎log𝑥
𝑦= 𝑎log 𝑥 − 𝑎log 𝑦 ⋯ (Sifat pembagian)
3.
𝑎log 𝑥𝑟 = 𝑟 𝑎log 𝑥 ⋯ (Sifat perpangkatan)
4.
𝑎log 𝑎 = 1
5.
𝑎log 1 = 0
Contoh sifat 1
17
Sederhanakan bentuk5log 1.000 +5log 8.
Jawab:
5log 1.000 + 5log 8 = 5log1.000
8
= 5log 125 = 3
( Karena 53= 125 )
Sederhanakan bentuk 10log 287.
Jawab:
10log 287 = 7 ∙ 10log 28
Contoh sifat 2
Contoh sifat 3
18
Mengubah Bilangan Pokok Logaritma
Jika 𝑥 bilangan posistif dan 𝑎 > 0, 𝑏 > 0, 𝑏 ≠ 1, maka
𝑎log 𝑥 =
𝑏log 𝑥
𝑏log 𝑎
Contoh
1. Hasil dari5log 7 adalah . . . .
Jawab:
2log 7 = log 7
log 2
=0,845
0,301= 2,807
2. Hasil dari7log 1.000 adalah . . . .
Jawab:
7log 1.000 =log 1.000
log 7
=
3
0,845= 3,550
Dari sifat di samping, diperoleh
sifat
•𝑎log 𝑥 =
ln 𝑥
ln 𝑎
•𝑎log 𝑏 ∙ 𝑏log 𝑥 = 𝑎log 𝑥
19
Multiple Choice
Hasil dari 25 . 42 =
26
27
28
29
MEDIA MENGAJAR
UNTUK SMA/MA KELAS X
MATEMATIKA
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 19
SLIDE
Similar Resources on Wayground
15 questions
Relasi dan Fungsi
Presentation
•
10th Grade
13 questions
LFA PRESENTASI
Presentation
•
KG
13 questions
X-02A Logaritma
Presentation
•
10th Grade
14 questions
Notasi Ilmiah
Presentation
•
9th Grade
17 questions
Peluang X
Presentation
•
10th Grade
10 questions
EKSPONEN dan LOGARITMA
Presentation
•
10th Grade
14 questions
PPT TRANSFORMASI
Presentation
•
9th Grade
10 questions
UH MATEMATIKA
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
GPA Lesson
Presentation
•
9th - 12th Grade
7 questions
Albert Einstein
Quiz
•
3rd Grade
31 questions
Bridge A Review
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Blue Sue and Red Ruth
Quiz
•
3rd Grade
8 questions
(Day12 HW) Inverse Trig Ratios
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Summer Geometry QUIZ (Week3)
Quiz
•
9th Grade
16 questions
Theme Practice
Quiz
•
7th Grade
20 questions
Taxes
Quiz
•
9th - 12th Grade