NEW
Font size
WorksheetsKuis Kinesiologi
Total questions: 40
Worksheet time: 21mins
Dalam sprint 50 m, atlet belum mengalami kelelahan metabolik yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem energi yang dominan bekerja adalah …
A. Oksidatif
B. ATP–PC
C. Glikolitik
D. Aerob–laktat
Atlet dengan proporsi serabut otot Tipe I lebih banyak biasanya menunjukkan tren performa …
A. Kekuatan eksplosif tinggi
B. Ketahanan tinggi
C. Kecepatan tinggi ≤10 detik
D. Fleksibilitas sendi lebih tinggi
Saat atlet menahan posisi squat statis, tanpa perubahan panjang otot, mekanisme yang dominan adalah …
A. Kontraksi konsentrik karena otot memendek
B. Kontraksi eksentrik karena resistensi meningkat
C. Kontraksi isokinetik karena kecepatannya konstan
D. Kontraksi isometrik dengan tegangan tetap
Peningkatan denyut jantung di menit-menit awal latihan terutama disebabkan oleh …
A. Aktivasi parasimpatis yang memperlambat jantung
B. Pengurangan ventilasi
C. Penarikan tonus parasimpatis dan aktivasi simpatis
D. Penurunan kebutuhan oksigen otot
Dalam RPE 18–20, atlet biasanya menunjukkan pola napas …
A. Ringan dan ritmis
B. Stabil tanpa peningkatan signifikan
C. Sangat cepat, tidak mampu berbicara kalimat pendek
D. Terkontrol dengan baik
Pada lari kontinu 5 menit, sistem energi aerob mendominasi karena …
A. ATP–PC menyediakan energi paling lama
B. Ketersediaan oksigen meningkat, memungkinkan fosforilasi oksidatif
C. Glikogen tidak digunakan pada durasi panjang
D. Produksi laktat adalah mekanisme utama
Frekuensi napas atlet naik hingga 28 kali/menit ketika intensitas latihan meningkat. Hal ini terjadi karena …
A. Penurunan CO₂ dalam darah
B. Peningkatan kebutuhan oksigen untuk metabolisme aerob
C. Penurunan ventilasi tidal
D. Kelelahan serabut otot Tipe I
Pada penurunan beban (fase eksentrik), tegangan otot cenderung lebih besar dibandingkan saat mengangkat beban karena …
A. Aktivitas ATP meningkat drastis
B. Komponen elastik pasif otot ikut menahan gerakan
C. Serabut Tipe I tidak aktif
D. Otot tidak membutuhkan energi sama sekali
Latihan 12–15 repetisi biasanya berada pada zona intensitas menengah, sehingga energi paling banyak disediakan oleh …
A. ATP–PC
B. Glikolitik anaerobik
C. Sistem aerob oksidatif
D. Pemecahan asam lemak bebas
Jika Ca²⁺ meningkat dalam sarkoplasma, frekuensi cross-bridge cycling juga meningkat karena …
A. Troponin menjadi tidak aktif
B. Tropomiosin tetap menutup sisi aktin
C. Ikatan aktin–miosin terjadi lebih sering
D. Otot langsung memasuki fase relaksasi
Selama berenang 10–15 menit intensitas sedang, peningkatan ventilasi terjadi terutama karena …
A. Penurunan kebutuhan oksigen otot
B. Akumulasi CO₂ dari metabolisme aerob
C. Aktivasi saraf parasimpatis
D. Penurunan produksi panas tubuh
Saat otot memanjang di bawah beban dan atlet tetap mengontrol gerakan, kontraksi yang terjadi adalah …
A. Isometrik
B. Konsentrik
C. Eksentrik
D. Isokinetik
Pola rekrutmen motor unit yang benar saat beban semakin berat adalah …
A. Serabut besar direkrut lebih awal
B. Serabut kecil → sedang → besar sesuai kebutuhan gaya
C. Semua serabut diaktifkan sekaligus
D. Serabut cepat selalu aktif duluan
Pada aktivitas berenang jarak menengah (400–800 m), sistem aerob mendominasi karena …
A. Intensitas sangat rendah
B. Aktivitas parasimpatis lebih dominan
C. PCr adalah sumber energi utama
D. Durasi cukup panjang untuk mencapai steady-state
Saat suhu tubuh naik selama latihan, pengeluaran keringat meningkat sebagai bentuk …
A. Vasokonstriksi perifer
B. Upaya tubuh untuk meningkatkan laju evaporasi
C. Peningkatan tekanan darah
D. Penurunan ventilasi
Penurunan performa pada atlet 200 m di 50 meter terakhir biasanya disebabkan oleh …
A. Akumulasi ion H⁺ yang menghambat aktivitas enzim glikolisis
B. Penurunan drastis ATP
C. Dominasi sistem oksidatif sejak awal sprint
D. Penurunan suhu tubuh
Atlet dengan dominasi serabut Tipe IIa lebih unggul pada aktivitas power-endurance karena …
A. Tipe IIa memiliki kapasitas oksidatif lebih rendah
B. Memiliki kombinasi kemampuan menghasilkan gaya dan ketahanan
C. Tidak mampu bekerja lama
D. Tidak memproduksi ATP secara aerob
Pada squat berat, aktivasi serabut tipe cepat meningkat terutama karena …
A. Beban ringan
B. Tidak ada rekrutmen motor unit besar
C. Sistem aerob mendominasi
D. Momen gaya tinggi memerlukan gaya besar dalam waktu singkat
Pada permainan dengan pola sprint-stop (basket/futsal), kombinasi sistem energi yang dominan adalah …
A. Aerob penuh
B. ATP-PC untuk akselerasi, glikolitik untuk repetisi sprint
C. Oksidatif untuk seluruh sprint
D. Penggunaan lemak sebagai sumber energi utama
VO₂max meningkat pada HIIT karena …
A. Peningkatan kapilerisasi dan adaptasi jantung
B. Penurunan stroke volume
C. Penurunan volume darah
D. Tidak ada perubahan fisiologis signifikan
Sprint berulang pada sepak bola menuntut …
A. Pemanfaatan ATP–PC awal kemudian glikolitik saat cadangan PCr habis
B. Sistem oksidatif sejak sprint pertama
C. Tidak ada kontribusi sistem aerob
D. Energi hanya berasal dari lemak
Output tenaga tinggi pada atlet angkat besi bergantung pada …
A. Aktivasi serabut lambat secara dominan
B. Aktivasi serabut tipe cepat IIb
C. Ventilasi rendah
D. Kapasitas aerob tinggi
Kontraksi isometrik berat dapat menghentikan aliran darah otot karena …
A. Pembuluh darah terjepit akibat meningkatnya tegangan otot
B. Beban terlalu ringan
C. Otot memanjang bebas
D. Penurunan tekanan intramuskular
Atlet endurance memiliki efisiensi biomekanik lebih tinggi karena …
A. Kebutuhan O₂ meningkat drastis tiap langkah
B. Serabut IIb dominan bekerja
C. Pengeluaran energi lebih tinggi
D. Biaya energi per langkah lebih rendah
Produksi ATP aerob meningkat ketika …
A. Suplai oksigen meningkat
B. Aktivasi anaerob meningkat
C. Kapasitas ventrikel menurun
D. Serabut IIb dominan
Kontraksi eksentrik sering menyebabkan DOMS lebih besar karena otot menghasilkan tegangan tinggi sambil memanjang, menyebabkan lebih banyak mikroruptur pada serabut.
Benar
Salah
Pada latihan intensitas sedang, peningkatan denyut jantung terjadi sebagai respons untuk meningkatkan aliran darah ke otot dan memenuhi kebutuhan O₂ metabolik.
Benar
Salah
Rekrutmen motor unit kecil mendominasi aktivitas aerobik seperti lari 20 menit karena serabut kecil lebih hemat energi dan tahan lama.
Benar
Salah
Frekuensi napas dapat mencapai >30 kali/menit pada RPE tinggi karena tubuh harus mengeluarkan CO₂ yang meningkat akibat metabolisme aerob.
Benar
Salah
Dalam aktivitas 400 m, sistem glikolitik bekerja dominan karena oksigen tidak dapat dikirim cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan energi yang sangat besar dalam waktu singkat.
Benar
Salah
Selama sprint berulang dalam pertandingan sepak bola, pemulihan fosfokreatin (PCr) sepenuhnya mengandalkan kerja sistem glikolitik, karena sistem aerob tidak dapat menyuplai energi dengan cukup cepat untuk proses resintesis PCr di fase recovery singkat.
Benar
Salah
Ketika seorang atlet melakukan kontraksi isometrik maksimal lebih dari 10 detik, peningkatan tekanan intramuskular dapat menghambat aliran darah arteri, sehingga metabolisme anaerob meningkat drastis dan menyebabkan akumulasi ion H⁺ meskipun otot tidak berubah panjang.
Benar
Salah
Pada latihan resistensi berat, peningkatan kecepatan cross-bridge cycling terutama ditentukan oleh kemampuan sistem saraf pusat meningkatkan firing rate, sehingga atlet dapat menghasilkan gaya lebih besar tanpa peningkatan jumlah motor unit yang direkrut.
Benar
Salah
Atlet endurance tingkat elite mampu mempertahankan intensitas tinggi lebih lama karena adaptasi perifer seperti peningkatan densitas mitokondria dan kapilerisasi memungkinkan pembersihan laktat lebih cepat, sehingga laktat tidak lagi menjadi faktor pembatas utama.
Benar
Salah
Selama aktivitas intermittent intensitas tinggi, peningkatan ventilasi terutama disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh, bukan karena akumulasi CO₂. Hal ini membuat hubungan antara ventilasi dan kebutuhan metabolik menjadi tidak liner.
Benar
Salah
Kontraksi eksentrik menghasilkan gaya yang lebih besar daripada konsentrik karena adanya kontribusi tambahan dari protein titin dan elemen elastis pasif yang menahan regangan, sehingga kebutuhan ATP per unit gaya lebih rendah.
Benar
Salah
Penurunan performa pada sprint 300 m terutama terjadi karena menurunnya jumlah ATP total dalam otot, bukan karena hambatan enzimatik akibat akumulasi ion H⁺ dari glikolisis anaerob.
Benar
Salah
Dalam aktivitas maraton, dominasi serabut otot tipe I memungkinkan tubuh meminimalkan penggunaan glikogen otot dengan beralih ke oksidasi lemak, sehingga risiko kehabisan glikogen (hitting the wall) tertunda.
Benar
Salah
Peningkatan stroke volume pada atlet terlatih terutama dihasilkan oleh hipertrofi ventrikel kiri, yang meningkatkan kemampuan jantung memompa darah per denyut tanpa menyebabkan penurunan fraksi ejeksi.
Benar
Salah
Selama aktivitas anaerob intensitas tinggi, jumlah Ca²⁺ dalam sarkoplasma menurun drastis, menyebabkan penurunan kemampuan kontraksi otot walaupun kebutuhan gaya masih tinggi.
Benar
Salah
